Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Maluku Utara Siapkan Tim Studi Banding Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan ke NTB

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, linidaily.id Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama sejumlah mitra pembangunan akan memberangkatkan tim untuk mengikuti kegiatan studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 31 Agustus hingga 3 September 2026, ini sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan di Maluku Utara.

Studi banding tersebut mengangkat tema implementasi dan tata kelola perikanan kakap kerapu berkelanjutan, dengan NTB dipilih sebagai lokasi belajar karena provinsi tersebut dinilai telah mengembangkan sejumlah praktik baik dalam tata kelola perikanan. Di antaranya penerapan pendekatan berbasis ekosistem atau Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), penguatan kawasan konservasi melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta pemberdayaan masyarakat pesisir melalui koperasi multipihak.

Rombongan dari Maluku Utara terdiri atas sepuluh peserta yang mewakili sejumlah instansi dan lembaga, yaitu Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara, Balai Kawasan Konservasi Perairan Daerah Maluku Utara, NGO Maluku Utara selaku fasilitator kegiatan, serta Pokja Pengelolaan Perikanan Provinsi Maluku Utara. Salah satu peserta dari unsur Pokja Pengelolaan Perikanan adalah Dr. Ir. Muhammad Assagaf, M.Si, yang juga dikenal aktif sebagai peneliti di Pusat Kolaborasi Riset (PUKAT) Maluku Utara.

Selama di NTB, peserta dijadwalkan pada hari kedua akan mengikuti rangkaian kegiatan di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, meliputi pemaparan kebijakan pengelolaan perikanan daerah, diskusi dengan Komite Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan NTB, serta paparan dari Forum Ilmiah Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan (FIP2B) NTB. Peserta juga akan mendalami mekanisme kerja BLUD Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Kawasan Konservasi Perairan Daerah (BKKPD) serta koordinasi Forum Komunikasi Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) NTB.

Pada hari ketiga, agenda kunjungan lapangan membawa peserta ke Selong, Lombok Timur, untuk melihat langsung operasional Koperasi Multipihak (KMP) Wishfood Indonesia sekaligus berdiskusi mengenai model pengembangan unit usaha berbasis masyarakat. Kunjungan dilanjutkan ke Desa Padaguar, kawasan konservasi Sulat Lawang, untuk bertemu langsung dengan kelompok Pokmaswas setempat yang menjalankan pengawasan partisipatif terhadap sumber daya kelautan dan perikanan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah pembelajaran konkret yang dapat diadaptasi di Maluku Utara, termasuk model kelembagaan komite dan forum ilmiah, tata kelola BLUD untuk kawasan konservasi, penguatan Pokmaswas, hingga pengembangan koperasi multipihak sebagai instrumen peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir. Seluruh hasil pembelajaran nantinya akan dirangkum dalam laporan yang memuat rekomendasi kebijakan dan rencana tindak lanjut bagi pengelolaan perikanan berkelanjutan dan kawasan konservasi perairan di Maluku Utara.

Kegiatan studi banding ini juga diharapkan memperkuat jejaring kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi NTB, serta para pemangku kepentingan lain yang selama ini konsisten mendorong pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang lestari dan berkelanjutan. Fasilitasi yang diberikan NGO Maluku Utara dalam kegiatan ini juga dinilai menjadi bentuk konkret dukungan mitra pembangunan terhadap penguatan tata kelola perikanan berkelanjutan di daerah. (MAS*)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Buruh Weda Bay Menguat, Tolak PHK Massal dan Tuntut Transparansi Perusahaan

    Aksi Buruh Weda Bay Menguat, Tolak PHK Massal dan Tuntut Transparansi Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    Tekanan terhadap rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan industri Weda Bay terus meningkat. Ratusan pekerja yang tergabung dalam PUK SPKEP SPSI Weda Bay Project turun ke jalan dan menggelar aksi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Halmahera Tengah, Selasa (21/7/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dinilai merugikan tenaga kerja lokal. Aksi tersebut […]

  • Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Operasional Wawali Ternate; Cuma Persoalan Komunikasi?

    Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Operasional Wawali Ternate; Cuma Persoalan Komunikasi?

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Isu penyalahgunaan keuangan daerah kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Kali ini sorotan tertuju pada anggaran operasional jabatan Wakil Walikota Ternate yang diduga dikuasai dan digunakan oleh oknum pejabat lain di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pemegang kewenangan, Nasri Abubakar. Persoalan ini bermula setelah adanya laporan internal yang […]

  • Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE Linidaily.id – Status Kota Ternate sebagai daerah yang berada dalam kategori “rentan korupsi” bukan lagi sekadar peringatan dini, melainkan alarm darurat yang menuntut aksi nyata. Setelah hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 menempatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate di zona merah. Lembaga antirasuah tersebut turun langsung memberikan ultimatum tegas: lakukan […]

  • 40 JUTA  HARI INI , TAPI MEMATIKAN DINAMIKA KONFERCAP YANG AKAN DATANG

    40 JUTA HARI INI , TAPI MEMATIKAN DINAMIKA KONFERCAP YANG AKAN DATANG

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    Jangan salahkan kader yang memukul. Dia bukan pelaku utama. Dia hanya aktor terakhir yang meledak di atas panggung yang sudah lama disiram bensin oleh orang lain. Dia hanya korban dari forum pelantikan yang sudah kehilangan adab, dari senior yang hobi mengadu domba, dari provokator yang memulai duluan dengan lisan dan manuver curang. Yang harus disalahkan […]

  • Amnesia

    Amnesia

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    Kota Ternate kembali diguncang dengan penipuan Investasi. Setelah Karapoto, muncul Zahra Berkah yang baru meletup. Namun yang paling mengagetkan bukan jumlah uang yang hilang, melainkan satu hal: seolah-olah warga Ternate melupakan pelajaran pahit masa lalu. Inilah amnesia yang sesungguhnya — amnesia kolektif. Karapoto, Luka yang Belum Sembuh Siapa yang tak ingat Karapoto? Pada 2018, PT […]

  • Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Linidaily.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menjadi sorotan publik setelah menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan yang dikategorikan sebagai perilaku LGBT. Sanksi yang ditetapkan bisa berujung pada pemberhentian sebagai mahasiswa secara tidak hormat. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Disiplin dan Etika Mahasiswa UMY yang menekankan pemeliharaan nilai-nilai Islam, […]

expand_less