Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Komisariat Persiapan FEBI Sudah Penuhi Syarat Konstitusional, Layak Disahkan Jadi Komisariat Penuh

  • account_circle Yanti Marasabessy
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisariat Persiapan (FEBI) hari ini berada dalam posisi yang sudah sangat layak untuk naik status menjadi Komisariat Penuh. Seluruh syarat konstitusional yang diatur HMI untuk peningkatan status ini bukan hanya terpenuhi, melainkan terlampaui jauh.

Fakta ini semestinya menjadi dasar yang cukup kuat bagi Pengurus HMI Cabang Ternate untuk segera memproses pengesahannya.

Pada Pasal 46 ayat (4) Anggaran Rumah Tangga HMI hasil Kongres XXXII di Pontianak mengatur secara jelas bahwa sebuah Komisariat Persiapan dapat disahkan menjadi Komisariat Penuh apabila, sekurang-kurangnya enam bulan sejak disahkan, telah memiliki minimal 50 anggota HMI dan mampu melaksanakan minimal satu kali Latihan Kader I di bawah bimbingan dan pengawasan Cabang setempat. Ini bukan aturan yang samar-samar atau multitafsir. Angkanya jelas dan syaratnya terukur.

Komisariat Persiapan FEBI hari ini memiliki 82 anggota aktif ,jauh melampaui angka minimal 50 yang disyaratkan konstitusi, bahkan lebih dari 60 persen di atas batas minimal. Bukan hanya itu, komisariat ini juga sudah dua kali menyelenggarakan Latihan Kader I, padahal aturan hanya mewajibkan satu kali pelaksanaan.

Dengan demikian, dari sisi kuantitas kader maupun kualitas pembinaan, syarat konstitusional bukan hanya terpenuhi, tapi sudah terlampaui. Ini bukan komisariat yang baru merangkak memenuhi syarat minimal dengan susah payah,ini komisariat yang sudah lama siap, dan buktinya ada di depan mata siapa pun yang mau melihatnya secara jujur.

Konstitusi HMI tidak dibuat sebagai formalitas administratif yang hanya dipajang di lemari arsip. Ia dibuat sebagai jaminan bahwa setiap komisariat yang layak naik status akan mendapatkan haknya secara adil dan tepat waktu.

Menariknya, Pasal 47 ART HMI hasil Kongres XXXII bahkan mengatur logika sebaliknya secara tegas: sebuah Komisariat Penuh justru bisa diturunkan statusnya menjadi Komisariat Persiapan jika jumlah anggotanya jatuh di bawah 50 orang. Artinya, angka 50 anggota bukan sekadar syarat administratif kosong yang bisa ditawar-tawar. Ia adalah tolak ukur kelayakan riil sebuah komisariat untuk berdiri secara mandiri, mengelola dinamika internalnya sendiri, dan menjalankan roda organisasi tanpa harus terus-menerus berada di bawah status transisi. Dan FEBI, dengan 82 anggota aktif, sudah membuktikan kelayakan itu dengan sangat baik.

Status ini juga bukan sekadar simbol administratif tanpa konsekuensi nyata.

Berdasarkan Pasal 16 ART HMI hasil Kongres XXXII, dalam Konferensi Cabang atau Musyawarah Anggota Cabang, hanya Komisariat Penuh yang berkedudukan sebagai peserta utusan dengan hak suara dan hak bicara penuh. Sementara Komisariat Persiapan hanya berstatus peserta peninjau, yang berarti hanya memiliki hak bicara tanpa hak suara. Artinya, selama status FEBI masih “persiapan”, kader-kadernya tidak memiliki hak suara dalam forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Cabang, sekalipun jumlah anggotanya sudah melampaui komisariat-komisariat penuh lain yang justru punya hak suara penuh. Ketimpangan semacam ini semestinya menjadi pertimbangan serius bagi Pengurus Cabang untuk segera menuntaskan proses pengesahan, agar suara 82 anggota FEBI tidak terus-menerus tidak terwakili secara konstitusional dalam forum pengambilan keputusan yang menentukan arah organisasi.

Saya mengajak Pengurus HMI Cabang Ternate untuk membaca kembali Pasal 46 ART HMI hasil Kongres XXXII, mencocokkannya dengan data yang ada di depan mata, dan bertindak sesuai dengan apa yang sudah digariskan konstitusi. Komisariat Persiapan FEBI sudah menunjukkan buktinya secara nyata dan terukur. Sekarang giliran Pengurus Cabang menunjukkan komitmennya terhadap konstitusi yang sama-sama kita junjung tinggi.

  • Penulis: Yanti Marasabessy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERJALANAN MENCARI KEADILAN: KETIKA HIDUP TIDAK BERJALAN SEPERTI YANG DIHARAPKAN

    PERJALANAN MENCARI KEADILAN: KETIKA HIDUP TIDAK BERJALAN SEPERTI YANG DIHARAPKAN

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    Ada masa dalam kehidupan ketika seseorang tidak lagi bertanya mengapa hidup begitu sulit, tetapi mulai bertanya sesuatu yang lebih dalam: mengapa saya harus mengalami semua ini? Pertanyaan itu mungkin tidak mudah dijawab. Sebab ada pengalaman dalam hidup yang tidak cukup dijelaskan hanya dengan kata-kata. Ada keadaan ketika seseorang sudah berusaha, tetapi hasil yang diperoleh tidak […]

  • Merawat Ingatan Kolektif: BEM FIB UNKHAIR Bersama UKM LEKSAS FIB Gelar Refleksi September Hitam di Landmark Ternate

    Merawat Ingatan Kolektif: BEM FIB UNKHAIR Bersama UKM LEKSAS FIB Gelar Refleksi September Hitam di Landmark Ternate

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id – 12 September 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) bersama UKM Lembaga Kesenian dan Sastra (LEKSAS) FIB UNKHAIR menggelar BERSASTRA — MENOLAK LUPA di Landmark Ternate, Sabtu (12/9). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dalam momentum September Hitam untuk merawat ingatan kolektif terhadap berbagai peristiwa kekerasan dan […]

  • Katanya Wakil Rakyat, Kok (Begitu) Cemen

    Katanya Wakil Rakyat, Kok (Begitu) Cemen

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • 0Komentar

    Untukmu yang duduk sambil berdiskusi. Untukmu yang biasa bersafari ke sana, ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Wakil rakyat adalah kumpulan orang-orang hebat, bukan sekadar kumpulan teman dekat, apalagi sanak keluarga. Di hati dan lidahmu, kami berharap: dengarkanlah suara kami, lalu sampaikanlah. Demikian penggalan lirik lagu legendaris karya Iwan Fals berjudul Surat Buat Wakil Rakyat. Lagu […]

  • Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMMU, Rasid Pora, S.IP,M.IP

    Akreditasi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMMU Naik Level

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi calon mahasiswa baru yang akan memilih untuk kuliah. Karena saat ini program studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara memperoleh akreditasi “Baik Sekali” setelah divisitasi dua asesor pada 13-14 Mei 2026. Dua asesor yang melakukan visitasi adalah Dr. Suranto yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Yogjakarta, […]

  • Cara Berani Gubernur Sulawesi Tengah, Luncurkan “Berani Cerdas”: Biaya Kuliah Ditanggung Penuh

    Cara Berani Gubernur Sulawesi Tengah, Luncurkan “Berani Cerdas”: Biaya Kuliah Ditanggung Penuh

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • 0Komentar

    PALU — Linidaily.id Tak salah jika wajib memberi apresiasi kepada Gubernur yang satu ini. Dia bukan Gubernur TikTok, dia Gubernur yang sedang bekerja bukan mengharap pujian dan tepuk tangan. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membuktikan komitmen nyata membangun sumber daya manusia melalui terobosan besar bernama Program Berani Cerdas. Berbeda dengan program yang sebatas seremonial atau […]

  • Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Seorang ibu dari Kelurahan Kalumpang, Ternate, kemarin pagi berdiri lama di depan lapak beras pasar Bahari Berkesan. Bukan karena memilih-milih kualitas. Tapi karena menghitung ulang uang di tangannya yang tidak cukup. Harga beras naik lagi. Bukan untuk pertama kali. Dan hampir pasti bukan untuk terakhir kali. Kejadian sederhana itu sebenarnya menyimpan kisah yang jauh lebih […]

expand_less