Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Rektor UMY Resmikan Dapur Sentral UMB Boga

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

YOGYAKARTA — Linidaily.id, PT UMB Boga di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meresmikan Dapur Sentral UMB Boga pada Sabtu (10/10/2026). Fasilitas produksi terintegrasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, menjaga standar kualitas, dan memperkuat kemandirian ekonomi kampus.

Peresmian dihadiri Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Direktur Utama PT UMB Boga Uang Wari, S.E., M.Ek., serta perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum. Turut hadir pula sejumlah rektor perguruan tinggi dari Sulawesi.

Berada di atas lahan seluas 1.313 meter persegi dengan bangunan dua lantai seluas 943 meter persegi, fasilitas ini dibangun selama tujuh bulan konstruksi ditambah satu bulan pemasangan peralatan. Alur kerjanya dirancang sistematis — mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pembuatan roti dan minuman, hingga pengemasan dan distribusi — dilengkapi peralatan modern serta sarana pengawasan kebersihan dan keamanan pangan.

Direktur Utama PT UMB Boga, Uang Wari, menjelaskan kehadiran Dapur Sentral membuat operasional lebih efisien, kualitas produk lebih terjaga konsistensinya, dan biaya dapat dikendalikan dengan lebih baik.

Rektor UMY menegaskan bahwa aset dan unit usaha kampus wajib dikelola secara profesional agar menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. “Bisnis kuliner memiliki prospek cerah karena makanan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pengelolaan yang baik akan memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi,” ujarnya. Ke depan, kapasitas produksi yang meningkat juga membuka peluang memperluas layanan katering ke luar lingkungan kampus.

Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum., dari PP Muhammadiyah menyambut positif langkah ini. Ia menekankan bahwa konsep ini sangat potensial untuk direplikasi oleh Universitas Muhammadiyah lainnya maupun jaringan amal usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Pengelolaan profesional seperti yang dikembangkan UMY dapat menjadi rujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi persyarikatan.

Dengan beroperasinya Dapur Sentral UMB Boga, PT UMB Boga kini memiliki pondasi yang lebih kokoh untuk tumbuh, berkembang, dan memberi kontribusi nyata — tidak hanya bagi UMY, tetapi juga sebagai inspirasi bagi institusi Muhammadiyah lainnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LATAMLA Desak Pemeriksaan PT Feni Haltim, Dugaan Pencemaran Sungai Kukuba Disorot

    LATAMLA Desak Pemeriksaan PT Feni Haltim, Dugaan Pencemaran Sungai Kukuba Disorot

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) meminta Kementerian Lingkungan Hidup bersama aparat penegak hukum memeriksa aktivitas PT Feni Haltim di Kabupaten Halmahera Timur. Anak perusahaan PT Antam Tbk itu diduga menjalankan kegiatan pengolahan nikel tanpa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan dikaitkan dengan kerusakan di aliran Sungai Kukuba. Direktur LATAMLA, Drs. Faiz Albaar, mengatakan […]

  • Menjelang HUT RI ke-81: Ekonomi Tumbuh di Ujung Desa Damuli Kecamatan Patani Timur

    Menjelang HUT RI ke-81: Ekonomi Tumbuh di Ujung Desa Damuli Kecamatan Patani Timur

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-81, suasana kemerdekaan tidak hanya terasa di pusat-pusat kota, tetapi juga tumbuh dari pelosok desa. Di ujung Desa Damuli, Kecamatan Patani Timur, semangat kemerdekaan dapat dilihat dari aktivitas masyarakat yang terus berusaha menghidupkan roda ekonomi dengan kemampuan dan sumber daya yang mereka miliki. Di tengah keterbatasan akses […]

  • MENGENAL ORANG PAPUA

    MENGENAL ORANG PAPUA

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    Satu lagi buku tentang Papua yang kali ini diterbitkan oleh penerbit bonafit IRCiSod, Yogyakarta, Juli 2026.Buku ini pertama kali terbit tahun 1853. George Windsor Earl yang meniliti Papua sejak tahun 1845 berfokus pada etnografi. Karya tulisnya tentang jenis-jenis ras itu ditulis pada tahun 1845, didorong dan diedit oleh James Richardson Logan dan diterbitkan dalam Journal […]

  • Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    Pencabutan status daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terhadap Kabupaten Pulau Taliabu tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Bagi pemerintah, keputusan tersebut dapat dimaknai sebagai bukti bahwa pembangunan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan sehingga daerah ini dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai daerah tertinggal. Namun, pertanyaan yang patut diajukan adalah: apakah perubahan status tersebut benar-benar […]

  • BUNDA LITERASI MALUKU UTARA DUKUNG PENUH PENYELENGGARAAN BOOKFEST 2026

    BUNDA LITERASI MALUKU UTARA DUKUNG PENUH PENYELENGGARAAN BOOKFEST 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    Siap Berkolaborasi, Fasilitasi Stan UMKM, hingga Penuhi Kebutuhan Konsumsi Kegiatan TERNATE,  Linidaily.id  Upaya menggalakkan budaya literasi di Provinsi Maluku Utara mendapatkan dukungan yang sangat berarti. Hari ini,30 Juni 2026 Panitia Penyelenggara Festival Buku Maluku Utara atau yang dikenal dengan sebutan BookFest 2026 melakukan audiensi dengan Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK […]

  • Belajar dari NTB: Saat Nelayan, Pengawas Laut, dan Modal Bersatu dalam Satu Kelembagaan Koperasi Multi Pihak Wishfood

    Belajar dari NTB: Saat Nelayan, Pengawas Laut, dan Modal Bersatu dalam Satu Kelembagaan Koperasi Multi Pihak Wishfood

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Program konservasi laut yang didanai lembaga donor kerap menghadapi masalah klasik: begitu proyek berakhir, kelompok dampingan ikut mati suri. Persoalan itulah yang coba dijawab oleh Koperasi Pemasaran Multi Pihak Wishfood Indonesia Sejahtera (KMP-WIS), sebuah model kelembagaan baru hasil kolaborasi dua lembaga yaitu, Coastal Environmental and Fisheries (CEF) dan Bentang yang lahir di Mataram, […]

expand_less