Rektor UMY Resmikan Dapur Sentral UMB Boga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peresmian Dapur Sentral UMB Boga dihadiri Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
YOGYAKARTA — Linidaily.id, PT UMB Boga di bawah naungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meresmikan Dapur Sentral UMB Boga pada Sabtu (10/10/2026). Fasilitas produksi terintegrasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, menjaga standar kualitas, dan memperkuat kemandirian ekonomi kampus.
Peresmian dihadiri Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Direktur Utama PT UMB Boga Uang Wari, S.E., M.Ek., serta perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum. Turut hadir pula sejumlah rektor perguruan tinggi dari Sulawesi.
Berada di atas lahan seluas 1.313 meter persegi dengan bangunan dua lantai seluas 943 meter persegi, fasilitas ini dibangun selama tujuh bulan konstruksi ditambah satu bulan pemasangan peralatan. Alur kerjanya dirancang sistematis — mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, pembuatan roti dan minuman, hingga pengemasan dan distribusi — dilengkapi peralatan modern serta sarana pengawasan kebersihan dan keamanan pangan.
Direktur Utama PT UMB Boga, Uang Wari, menjelaskan kehadiran Dapur Sentral membuat operasional lebih efisien, kualitas produk lebih terjaga konsistensinya, dan biaya dapat dikendalikan dengan lebih baik.
Rektor UMY menegaskan bahwa aset dan unit usaha kampus wajib dikelola secara profesional agar menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan. “Bisnis kuliner memiliki prospek cerah karena makanan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pengelolaan yang baik akan memberi dampak nyata bagi pengembangan institusi,” ujarnya. Ke depan, kapasitas produksi yang meningkat juga membuka peluang memperluas layanan katering ke luar lingkungan kampus.
Drs. H. A. Dahlan Rais, M.Hum., dari PP Muhammadiyah menyambut positif langkah ini. Ia menekankan bahwa konsep ini sangat potensial untuk direplikasi oleh Universitas Muhammadiyah lainnya maupun jaringan amal usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Pengelolaan profesional seperti yang dikembangkan UMY dapat menjadi rujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi persyarikatan.
Dengan beroperasinya Dapur Sentral UMB Boga, PT UMB Boga kini memiliki pondasi yang lebih kokoh untuk tumbuh, berkembang, dan memberi kontribusi nyata — tidak hanya bagi UMY, tetapi juga sebagai inspirasi bagi institusi Muhammadiyah lainnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar