Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

China Tayangkan Film Full AI Pertama

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

China resmi mengukir sejarah baru dengan menayangkan serial drama berdurasi penuh pertama yang sepenuhnya diproduksi kecerdasan buatan atau AI. Serial bertajuk Beyond Wukong itu bahkan mendapatkan jam tayang utama.

Penggunaan AI dalam drama China sesungguhnya bukan hal baru, tapi biasanya itu dilakukan untuk mengganti wajah aktor yang sedang terlibat kontroversi sehingga drama yang sudah diproduksi bisa tayang tanpa harus melakukan banyak perombakan.

Global Times memberitakan Beyond Wukong yang merupakan hasil adaptasi novel klasik Dinasti Ming itu juga tercatat langsung sukses mencetak rekor rating puncak di slot penayangannya.

Beyond Wukong menghadirkan babak terbaru dalam semesta legenda Journey to the West. Berlatar 1.000 tahun setelah era Kera Sakti, cerita berfokus pada kera batu muda bernama Sun Xiaosheng yang melakukan perjalanan baru demi memulihkan tatanan kosmik.

Seluruh visualnya dirancang mengawinkan estetika lukisan tradisional China dengan sentuhan teknologi digital modern.

Beyond Wukong yang sepenuhnya diproduksi AI itu menjadi proyek percontohan bagi kebijakan baru regulator penyiaran China yang dikenal sebagai 21 Broadcasting Guidelines.

Aturan terbaru itu mengatur pemangkasan birokrasi ketat lewat skema “tinjau sambil tayang”, sehingga produksi dan evaluasi konten musim drama televisi bisa dilakukan secara bertahap dan fleksibel.

Langkah berani tersebut memicu perdebatan sengit di media sosial China. Sebagian penonton memuji visual digitalnya yang mampu menyegarkan kembali kekayaan budaya klasik.

Namun, di sisi lain, banyak pula yang meragukan kedalaman emosi serta penokohan cerita buatan mesin. Muncul pula kekhawatiran soal potensi AI menggeser tenaga kerja kreatif manusia di industri film.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Li Dongshen selaku sutradara utama Beyond Wukong menegaskan bahwa proses kreatif drama ini tetap sepenuhnya dikendalikan manusia.

Tim penulis naskah manusia merancang seluruh alur cerita, perkembangan karakter, hingga dinamika emosi. Sementara itu, AI difungsikan untuk membantu pembuatan visual dan penataan tata adegan.

“Belum ada model AI untuk film yang bisa menulis naskah sendiri secara mandiri. Seluruh penciptaan tetap digerakkan dan dikendalikan oleh pemikiran serta pertimbangan estetika manusia,” ujar Li.

Li tak menampik bahwa keberadaan AI sangat memangkas biaya perbaikan naskah yang biasanya memakan anggaran besar pada produksi film konvensional.

Namun, ia menegaskan AI tetap memiliki keterbatasan karena tidak mampu memberikan penolakan intuitif seperti halnya juru kamera manusia, sehingga perancang tetap harus mengandalkan insting estetika mereka.

Demi menghindari isu hak cipta dan menjaga kualitas seni, tim produksi juga tetap menggunakan pengisi suara manusia serta mempertahankan tim artistik utama.

Pengamat media dari Universitas Normal Nanjing, Zhang Peng, menilai Beyond Wukong menjadi bukti masuknya teknologi AIGC (AI-generated content) dari sekadar video pendek di internet menuju sistem industri televisi arus utama.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belajar dari NTB: Forum Ilmiah dan Komite Bersama Jadi Pilar Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

    Belajar dari NTB: Forum Ilmiah dan Komite Bersama Jadi Pilar Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Selain tata kelola pembiayaan lewat skema BLUD, satu pelajaran penting lain yang dibawa pulang tim studi banding Maluku Utara dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah bagaimana pengelolaan perikanan berkelanjutan di sana ditopang oleh dua pilar kelembagaan yang saling melengkapi: Forum Ilmiah Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan (FIP2B) dan Komite Pengelola Bersama Perikanan (KPBP). Keduanya […]

  • Penundaan Penanganan Perkara Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Inprosedural

    Penundaan Penanganan Perkara Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Inprosedural

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    Hukum pidana dibangun di atas satu fondasi yang tidak dapat ditawar: negara wajib hadir memberikan perlindungan kepada setiap warga negara, terlebih kepada anak yang menjadi korban tindak pidana. Ketika perlindungan itu tertunda, yang sesungguhnya sedang mengalami kemunduran bukan hanya nasib satu perkara, melainkan wibawa negara sebagai penjamin keadilan. Dalam konteks inilah penanganan dugaan tindak pidana […]

  • Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Ketua Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU), Arsad S. Sangaji, meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, ST, agar memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berjalan secara transparan, adil, dan tidak memberikan ruang bagi praktik monopoli proyek. Menurut […]

  • Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU) menggelar Dialog Terbuka dengan tema krusial yang menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan keadilan ekonomi daerah: “Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur: Antara Konflik Kepentingan, Transparansi dan Keadilan Publik”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 20.00 WIT hingga selesai, bertempat […]

  • Peringkat Paling Bahagia dan Taat Beragama : Tapi Banyak yang Belum Merasakan Kesejahteraan, Bahkan Ada yang Mau Akhiri Hidup

    Peringkat Paling Bahagia dan Taat Beragama : Tapi Banyak yang Belum Merasakan Kesejahteraan, Bahkan Ada yang Mau Akhiri Hidup

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar

    Maluku Utara mencatat capaian luar biasa yang jarang dimiliki provinsi lain: selama lima tahun berturut-turut 2021–2025, Badan Pusat Statistik (BPS) secara konsisten menempatkan Maluku Utara sebagai Provinsi Paling Bahagia di Indonesia. Pada 2025, skor Indeks Kebahagiaan mencapai 76,34, jauh di atas rata-rata nasional 71,49. Pengukuran ini mencakup tiga dimensi: kepuasan hidup, perasaan positif, dan makna […]

  • Lagi, Penipuan Berkedok Investasi di Kota Ternate

    Lagi, Penipuan Berkedok Investasi di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id, Kota Ternate belakangan ini kembali diguncang gelombang kasus penipuan berkedok investasi yang memakan banyak korban. Kerugian masyarakat yang ditimbulkan mencapai angka miliaran rupiah, sementara para pelaku memanfaatkan kedekatan sosial dan keinginan untung cepat untuk menarik dana. Data & Fakta di Lapangan Sepanjang Agustus 2026, Satreskrim Polres Ternate mencatat 99 laporan masuk ke […]

expand_less