KAGAMA Maluku Utara Bersinergi dengan FK-KMK UGM Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Kota Tidore Kepulauan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
- visibility 79
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TIDORE KEPULAUAN — Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku Utara bersinergi dengan Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Bakti sosial ini mulai dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, dengan target sebanyak 100 pasien namun yang lolos skrining untuk siap dilakukan operasi sebanyak 30 orang.
Program berskala besar ini mengusung tema “Melihat adalah Anugerah” dan merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, KAGAMA, RSUP Dr. Sardjito Kementerian Kesehatan, PT Erela, Duke GO, Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, serta Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).
Ketua Panitia dari Tim KAGAMA Maluku Utara, drg. Linda, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KAGAMA dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya di bidang kesehatan mata. Menurutnya, operasi katarak gratis ini menyasar masyarakat kurang mampu yang selama ini kesulitan mengakses layanan operasi mata karena keterbatasan biaya dan fasilitas.
“Kami dari KAGAMA Maluku Utara bersyukur dapat menjadi jembatan antara kepakaran tim dokter FK-KMK UGM dan kebutuhan masyarakat di Tidore Kepulauan. Ini adalah bentuk pengabdian kami sebagai alumni UGM untuk daerah,” ujar drg. Linda.
Sementara itu, Ketua KAGAMA Maluku Utara, Mulyadi Wowor, menegaskan bahwa program ini merupakan bukti bahwa KAGAMA tidak hanya hadir sebagai wadah silaturahmi alumni, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan di daerah. Ia berharap kerja sama ini menjadi program berkelanjutan yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah kepulauan.
“KAGAMA Maluku Utara berkomitmen untuk terus menginisiasi program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Operasi katarak gratis ini baru permulaan. Ke depan kami akan memperluas kerja sama dengan UGM di berbagai sektor lainnya,” tegas Mulyadi Wowor.
Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK-KMK UGM, Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Ia menjelaskan bahwa Departemen Mata UGM secara rutin melaksanakan kegiatan pengabdian di luar daerah, mengingat kondisi masyarakat di negara kepulauan memiliki angka penyakit mata cukup tinggi. Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran program bakti sosial operasi mata katarak yang dilakukan oleh FK-KMK UGM bekerja sama dengan Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, karena sangat membantu masyarakat. Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti sebatas baksos operasi mata saja, melainkan dapat berlanjut ke berbagai sektor lainnya dengan UGM di masa depan. Kegiatan bakti sosial ini merupakan kolaborasi antara Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran UGM, Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku Utara, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Tim medis juga diperkuat oleh pakar kornea dari Amerika Serikat, Prof. Lloyd Williams, M.D., Ph.D., yang turut mendampingi pelaksanaan tindakan medis.
Selain operasi katarak di RSUD Tidore, rangkaian kegiatan juga mencakup bakti sosial cangkok kornea perdana secara gratis bagi masyarakat Maluku Utara yang terlaksana berkat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan KAGAMA, menjadikannya layanan cangkok kornea pertama di kawasan Indonesia Timur.
Kehadiran program tersebut diharapkan menjadi tonggak penguatan layanan kesehatan mata di Maluku Utara sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan spesialistik tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Dengan terselenggaranya bakti sosial ini, KAGAMA Maluku Utara di bawah kepemimpinan Mulyadi Wowor dan kepanitiaan drg. Linda membuktikan bahwa sinergi antara alumni perguruan tinggi, institusi akademik, dan pemerintah daerah mampu menghasilkan program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah terdepan Indonesia. (MAS)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar