Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif, Foto: @nurlaela_syarif/Instagram
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif Pertanyakan duit Penerangan Jalan Umum (PJU) ke Pemerintah Kota Ternate.
Pertanyaan itu ditulis melalui status akun FB nya; Kemana Larinya Duit PJU Warga Ternate? Rakyat Bayar Tiap Bulan, Jalanan tetap Gelap Gulita.
Anggota Dewan Kota Ternate yang dikenal kritis ini juga menulis,
Setiap kali kita bayar tagihan listrik atau isi token, sadar atau tidak, yang kita otomatis dipotong 10% untuk pajak Penerangan Jalan Umum (JPU)
Dari potongan itu tulis Nurlaela, Pemkota Ternate mengantongi dana fantastis sebesar Rp 2,4 Miliar setiap bulan dari keringat warga.
Tapi faktanya, dana yang masuk ke Pemkot kurang lebih 2,4 Miliar per bulan. Sementara dana yang disetor ke PLN cuma Rp 700 juta per bulan
Badan Anggaran DPRD Kota Ternate dan Komisi terkait sudah berulang kali meminta agar Pemerintah Kota Ternate menjalankan amanah regulasi dimana 10 persen anggaran PJU dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan penerangan lampu jalan.
Namun faktanya, saat ini tulis Nurlela ada sekitar 4.200 titip PJU di Ternate, belum termasuk Barang Dua, Hiri dan Moti dengan 800 meteran.
Dengan anggaran yang melimpah kata Nurlaela, tapi realitas dilapangan banyak lampu jalan mati, tiang listrik jadi pajangan dan jalanan gelap yang mengancam keselamatan pengendara.
Ironisnya, tulis Nurlaela;
“Jangankan laporan warga, laporan Kami sebagai wakil rakyat saja kepada Kadis Perhubungan dicueki dan dianggap angin lalu.”
Nurlaela juga mempertanyakan komitmen walikota kepada kepala dinasnya yang anti kritik masih dipelihara.
Menurutnya, warga sudah menunaukan kewajiban membayar, sekarang saatnya masyarakat menuntut hak atas kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Tulisan Nurlaela banyak mendapat tanggapan dan respon positif dari netizen yang menulis dalam kolom komentar.
Yang pasti, Nurlaela ingin agar warga Ternate wajib tahu haknya dan Pemda Kota Ternate harus tahu diri akan kewajibannya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar