Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu gelombang kekecewaan yang mendalam di kalangan pendukung asli tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.

Kepastian dukungan terhadap rencana penggunaan Stadion Jatidiri sebagai kandang baru Malut United untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 disampaikan dalam pertemuan dialog yang berlangsung beberapa waktu lalu. Rapat tersebut mempertemukan berbagai pihak terkait, antara lain Pengurus Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, jajaran manajemen Malut United, pihak pengurus PSIS Semarang, serta perwakilan kelompok suporter besar Laskar Mahesa Jenar yaitu Panser Biru dan Snex.

Dalam pembahasan tersebut, kehadiran Malut United di Semarang dinilai membawa banyak dampak positif bagi perkembangan sepak bola di provinsi tersebut. Keberadaan tim baru ini diharapkan dapat menghidupkan kembali gairah dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola Jawa Tengah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Stadion Jatidiri yang selama ini menjadi kebanggaan warga Semarang. Selain aspek olahraga, kehadiran tim ini juga diproyeksikan turut mendukung pembinaan talenta pemain muda lokal serta memberikan dampak berputarnya roda perekonomian daerah di sektor pariwisata dan jasa terkait pertandingan.

Presiden Malut United, Sofyan Lestaluhu, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan alasan pemilihan Kota Semarang sebagai lokasi markas baru. Menurutnya, Semarang adalah kota yang dinilai aman, sangat bersahabat bagi pendatang, serta memiliki potensi dan ekosistem sepak bola yang besar dan terus berkembang. Ia juga menegaskan satu poin penting bahwa pihaknya tidak akan menyisipkan atau menggunakan nama “Semarang” dalam identitas klub, sebagai bentuk penghormatan yang tinggi terhadap sejarah dan identitas milik PSIS Semarang yang sudah ada lebih dulu, meskipun sebelumnya tersiar kabar bahwa klub berencana melakukan perubahan nama secara keseluruhan.

Sementara perkembangan di Jawa Tengah berjalan positif, suasana berbeda terasa di Ternate. Kabar kepindahan ini semakin diperkuat dengan adanya aktivitas pemindahan aset tim. Berdasarkan pantauan Linidaily.id bus resmi Malut United sudah terlihat terparkir rapi di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, tepatnya pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIT. Kendaraan yang biasa digunakan untuk mengantar perjalanan tim ini diduga kuat sedang dalam persiapan untuk segera dinaikkan ke atas kapal penyeberangan guna dibawa keluar dari Pulau Ternate.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan atau keterangan tertulis maupun lisan dari pihak manajemen Malut United terkait pemindahan kendaraan tersebut, apalagi penjelasan rinci mengenai latar belakang dan kepastian kepindahan markas tim. Sikap diam yang berlangsung cukup lama ini pun mulai memancing reaksi dan kekecewaan di kalangan pendukung setia yang selama ini menjadi tuan rumah bagi Laskar Kie Raha.

Salah satu kelompok suporter yang menyuarakan kekecewaan secara terbuka adalah The Salawaku, yang menilai keputusan pemindahan ini seolah dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan atau sekadar memberi kabar kepada basis pendukung utama di Maluku Utara.

Mereka menyayangkan sikap manajemen yang memilih bungkam terhadap berbagai isu dan informasi yang berkembang dalam dua pekan terakhir ini. Sampai detik ini belum ada alasan yang jelas kenapa MU harus meninggalkan Ternate.

Sebagai suporter yang selalu mendukung di mana saja, The Salawaku memiliki hak yang sama untuk mengetahui kebenaran dan alasan di balik keputusan besar tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maluku Utara Siapkan Tim Studi Banding Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan ke NTB

    Maluku Utara Siapkan Tim Studi Banding Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan ke NTB

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama sejumlah mitra pembangunan akan memberangkatkan tim untuk mengikuti kegiatan studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 31 Agustus hingga 3 September 2026, ini sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan […]

  • Melawan dengan Buku: Tulisan sebagai Bentuk Perlawanan yang Paling Bertahan

    Melawan dengan Buku: Tulisan sebagai Bentuk Perlawanan yang Paling Bertahan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • 0Komentar

    11 sampai 12 September 2026 Festival Buku mulai dihelat dengan diawali dengan acara pembukaan. Diiniasiasi oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia ICMI ORWIL Maluku Utara, Komunitas Pencinta Buku, Jakofi Pustaka dan LP3ES menghadirkan sejumlah agenda; Diskusi Buku, Greet and Meet bersama, Trik and Tips menulis esai, kelas menulis puisi dan laporan investigasi, dan beragam lainnya menunjukkan […]

  • Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Seorang ibu dari Kelurahan Kalumpang, Ternate, kemarin pagi berdiri lama di depan lapak beras pasar Bahari Berkesan. Bukan karena memilih-milih kualitas. Tapi karena menghitung ulang uang di tangannya yang tidak cukup. Harga beras naik lagi. Bukan untuk pertama kali. Dan hampir pasti bukan untuk terakhir kali. Kejadian sederhana itu sebenarnya menyimpan kisah yang jauh lebih […]

  • Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id Nasional – Nama Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim, kini menjadi sorotan utama publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik korupsi, pemerasan, dan pencucian uang yang berlangsung secara sistemik, terstruktur, dan masif di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Modus operandi yang digulirkan tidak lagi sekadar pungutan liar biasa, melainkan sebuah “industri” pengerukan uang negara yang […]

  • BERJUMPA IBU DI PENANG YANG RAMAI

    BERJUMPA IBU DI PENANG YANG RAMAI

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    Pagi ini aku memilih meja nomor 4 di _Tanjong Ria Coffee_, Lokasinya selemparan batu dari _Hotel Loop_; di Lebuh Leith, George Town. Mejaku letaknya di sisi kanan pintu masuk jika dilihat dari arah kasir. Tidak ada alasan khusus memilih meja ini. Dari sana aku bisa melihat orang keluar-masuk, meja pemesanan di depan, deretan kursi rotan, […]

  • Silaturahim ke Zulkifli Hasan, PAN Malut Usulkan Penambahan Kursi DPR RI Jadi Empat untuk Pemilu 2029

    Silaturahim ke Zulkifli Hasan, PAN Malut Usulkan Penambahan Kursi DPR RI Jadi Empat untuk Pemilu 2029

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA, Linidaily.id Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Maluku Utara melakukan silaturahim pada 28 Agustus 2026 kemarin, sekaligus pertemuan strategis dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Gedung Graha Mandiri, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi […]

expand_less