Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu gelombang kekecewaan yang mendalam di kalangan pendukung asli tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.

Kepastian dukungan terhadap rencana penggunaan Stadion Jatidiri sebagai kandang baru Malut United untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 disampaikan dalam pertemuan dialog yang berlangsung beberapa waktu lalu. Rapat tersebut mempertemukan berbagai pihak terkait, antara lain Pengurus Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, jajaran manajemen Malut United, pihak pengurus PSIS Semarang, serta perwakilan kelompok suporter besar Laskar Mahesa Jenar yaitu Panser Biru dan Snex.

Dalam pembahasan tersebut, kehadiran Malut United di Semarang dinilai membawa banyak dampak positif bagi perkembangan sepak bola di provinsi tersebut. Keberadaan tim baru ini diharapkan dapat menghidupkan kembali gairah dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola Jawa Tengah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Stadion Jatidiri yang selama ini menjadi kebanggaan warga Semarang. Selain aspek olahraga, kehadiran tim ini juga diproyeksikan turut mendukung pembinaan talenta pemain muda lokal serta memberikan dampak berputarnya roda perekonomian daerah di sektor pariwisata dan jasa terkait pertandingan.

Presiden Malut United, Sofyan Lestaluhu, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan alasan pemilihan Kota Semarang sebagai lokasi markas baru. Menurutnya, Semarang adalah kota yang dinilai aman, sangat bersahabat bagi pendatang, serta memiliki potensi dan ekosistem sepak bola yang besar dan terus berkembang. Ia juga menegaskan satu poin penting bahwa pihaknya tidak akan menyisipkan atau menggunakan nama “Semarang” dalam identitas klub, sebagai bentuk penghormatan yang tinggi terhadap sejarah dan identitas milik PSIS Semarang yang sudah ada lebih dulu, meskipun sebelumnya tersiar kabar bahwa klub berencana melakukan perubahan nama secara keseluruhan.

Sementara perkembangan di Jawa Tengah berjalan positif, suasana berbeda terasa di Ternate. Kabar kepindahan ini semakin diperkuat dengan adanya aktivitas pemindahan aset tim. Berdasarkan pantauan Linidaily.id bus resmi Malut United sudah terlihat terparkir rapi di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, tepatnya pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIT. Kendaraan yang biasa digunakan untuk mengantar perjalanan tim ini diduga kuat sedang dalam persiapan untuk segera dinaikkan ke atas kapal penyeberangan guna dibawa keluar dari Pulau Ternate.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan atau keterangan tertulis maupun lisan dari pihak manajemen Malut United terkait pemindahan kendaraan tersebut, apalagi penjelasan rinci mengenai latar belakang dan kepastian kepindahan markas tim. Sikap diam yang berlangsung cukup lama ini pun mulai memancing reaksi dan kekecewaan di kalangan pendukung setia yang selama ini menjadi tuan rumah bagi Laskar Kie Raha.

Salah satu kelompok suporter yang menyuarakan kekecewaan secara terbuka adalah The Salawaku, yang menilai keputusan pemindahan ini seolah dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan atau sekadar memberi kabar kepada basis pendukung utama di Maluku Utara.

Mereka menyayangkan sikap manajemen yang memilih bungkam terhadap berbagai isu dan informasi yang berkembang dalam dua pekan terakhir ini. Sampai detik ini belum ada alasan yang jelas kenapa MU harus meninggalkan Ternate.

Sebagai suporter yang selalu mendukung di mana saja, The Salawaku memiliki hak yang sama untuk mengetahui kebenaran dan alasan di balik keputusan besar tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, Foto: Istimewa

    Pengamat Hukum; Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Jangan Cuma Janji

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pengamat Hukum yang juga Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Abdul Aziz Hakim mengingatkan Janji Kejati dalam mengumumkan para tersangka dugaan korupsi tnjangan DPRD jangan Cuma janji. Karena menurutnya, sampai sekarang janji tersebut tidak berwujud. “Menurut saya, sebagaimana pernyataan pihak Kejati Malut bahwa dalam kasus ini bukti-buktinya sudah cukup, walaupun masih menunggu hasil BPK. Jika […]

  • Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 1Komentar

    Ada sesuatu yang janggal ketika sebuah negara kecil tanpa satu pohon cengkeh pun mampu mengemas sejarah rempah menjadi daya tarik wisata berkelas dunia, sementara kota yang melahirkan rempah itu justru terdiam dalam kesunyian naratif. Singapura membangun Spice Garden di Fort Canning Park, menyajikan gastro-tourism beraroma rempah dalam setiap sudut kotanya, dan dengan lihai menenun sejarah […]

  • Atasi Kelangkaan Pertalite, Pemkot Ternate Efektifkan Kembali Satgas BBM untuk Awasi Distribusi

    Atasi Kelangkaan Pertalite, Pemkot Ternate Efektifkan Kembali Satgas BBM untuk Awasi Distribusi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, LiniDaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berencana mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan kenaikan harga Pertalite di tingkat pengecer. Langkah ini diambil sebagai respons atas terbatasnya kuota BBM subsidi yang berdampak pada stabilitas pasokan di wilayah setempat. Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan […]

  • Pemimpin Berdandan Gunakan APBD, Rakyat Bisa Apa

    Pemimpin Berdandan Gunakan APBD, Rakyat Bisa Apa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JANGAN sampai kita merasa beruntung, karena memiliki pemimpin yang tepat. Ternyata, pilihan kita tidaklah tepat. Inilah yang dirasakan saat ini di Maluku Utara. Karena itu, tulisan pendek ini akan mencoba untuk mengulik fenomena yang terjadi di Maluku Utara (Malut), yang belum lama ini mendapat banyak sorotan dari media berkaitan dengan alokasi anggaran tata rias untuk […]

  • Aksi Buruh Weda Bay Menguat, Tolak PHK Massal dan Tuntut Transparansi Perusahaan

    Aksi Buruh Weda Bay Menguat, Tolak PHK Massal dan Tuntut Transparansi Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    Tekanan terhadap rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan industri Weda Bay terus meningkat. Ratusan pekerja yang tergabung dalam PUK SPKEP SPSI Weda Bay Project turun ke jalan dan menggelar aksi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Halmahera Tengah, Selasa (21/7/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dinilai merugikan tenaga kerja lokal. Aksi tersebut […]

  • Polda Malut Selidiki Ketidaksesuaian Data Tagihan Limbah B3 PT IWIP

    Polda Malut Selidiki Ketidaksesuaian Data Tagihan Limbah B3 PT IWIP

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    WEDA, Linidaily.id  Dugaan adanya penyimpangan administrasi dalam proses penagihan jasa pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menjadi perhatian serius Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara. Penyelidikan kini difokuskan pada PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), setelah ditemukan perbedaan data antara catatan internal perusahaan dengan dokumen tagihan yang diajukan. Sebagai langkah awal, penyidik […]

expand_less