Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Aksi Buruh Weda Bay Menguat, Tolak PHK Massal dan Tuntut Transparansi Perusahaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tekanan terhadap rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan industri Weda Bay terus meningkat. Ratusan pekerja yang tergabung dalam PUK SPKEP SPSI Weda Bay Project turun ke jalan dan menggelar aksi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Halmahera Tengah, Selasa (21/7/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan yang dinilai merugikan tenaga kerja lokal.

Aksi tersebut dipicu oleh kekhawatiran atas gelombang PHK yang mulai terjadi dan berpotensi meluas. Para pekerja menilai kebijakan tersebut tidak adil, terutama karena mereka selama ini menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas industri di kawasan Weda Bay.

Dalam orasinya, massa aksi mendesak Pemerintah Pusat agar segera mengambil langkah konkret untuk merespons situasi yang mereka anggap sudah mendesak. Mereka menilai kondisi saat ini tidak bisa dibiarkan tanpa intervensi kebijakan.

“Kami meminta Pemerintah Pusat jangan tinggal diam. Situasi di Weda Bay sudah darurat. PHK massal ini sangat tidak adil bagi tenaga kerja Indonesia yang telah berkontribusi besar di kawasan ini,” ungkap massa aksi.

Selain itu, para pekerja juga meminta pemerintah daerah, khususnya Bupati Halmahera Tengah dan Disnaker, untuk segera memfasilitasi pertemuan antara pihak perusahaan, pemerintah, dan serikat pekerja. Forum dialog tersebut dinilai penting untuk mencari jalan keluar yang tidak merugikan pekerja.

Serikat pekerja menekankan bahwa perusahaan seharusnya mengedepankan langkah mitigasi sebelum mengambil keputusan pengurangan tenaga kerja. Mereka juga menilai PHK tidak seharusnya dilakukan secara sepihak, terlebih di tengah belum adanya kepastian terkait kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Dorongan juga diarahkan kepada pemerintah daerah agar berperan aktif dalam menunda kebijakan pengurangan tenaga kerja. Hal ini mengingat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan evaluasi terhadap pengajuan RKAB, sehingga kondisi tersebut belum layak dijadikan dasar untuk PHK.

“Sangat tidak masuk akal jika pekerja langsung dikorbankan, padahal Kementerian ESDM masih mengevaluasi kuota RKAB. Manajemen harusnya melakukan mitigasi atau opsi penyelamatan lain, bukan langsung main pecat,” tegas salah seorang massa aksi.

Dalam dokumen sikap yang diserahkan kepada Disnaker, serikat pekerja juga menyoroti dugaan praktik yang dianggap bermasalah di tingkat perusahaan. Mereka menyebut adanya indikasi ketidakadilan, kurangnya keterbukaan, serta perlakuan diskriminatif terhadap tenaga kerja Indonesia.

“Ada ketidakadilan dan diskriminasi yang nyata di lapangan. Kami menuntut transparansi dari manajemen. Melalui aksi ini, kami mendesak Disnaker untuk memaksa pihak perusahaan menghentikan PHK massal sekarang juga,” pungkasnya.

Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Para pekerja berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar persoalan ketenagakerjaan di Weda Bay tidak berkembang menjadi krisis yang lebih luas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Unkhair Raih Juara 3 KMI Expo XVII 2026 Lewat Inovasi Briket Aromaterapi Limbah Bonggol Pisang

    Mahasiswa Unkhair Raih Juara 3 KMI Expo XVII 2026 Lewat Inovasi Briket Aromaterapi Limbah Bonggol Pisang

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar

    PURWOKERTO, Linidaily.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dalam ajang KMI Expo XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, 29 September–1 Oktober 2026. Tim mahasiswa Unkhair yang mengembangkan Usaha Banabriq (Briket Aromaterapi dari Limbah Pisang) berhasil meraih Juara 3 Usaha Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan Tahap Awal, […]

  • Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup beserta seluruh jajaran aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran berat yang dilakukan PT Feni Haltim, unit pengolahan nikel di Halmahera Timur yang merupakan anak usaha PT Antam Tbk. Perusahaan ini disinyalir beroperasi tanpa persyaratan lingkungan utama berupa dokumen Analisis Dampak […]

  • Mantan Kadis Perindag Malut & Anak Buah Tersangka Korupsi

    Mantan Kadis Perindag Malut & Anak Buah Tersangka Korupsi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Malut. Mereka adalah mantan Kepala Dinas Perindag, Yudhitya Wahab, serta Kepala Bidang Perdagangan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen, Muhammad Abdul Djafar. Penetapan ini diumumkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Malut, Mhateo Matulessy, […]

  • Kontroversi Komunikasi Publik Presiden Prabowo: Salah Data, Salah Ucap, atau Strategi?

    Kontroversi Komunikasi Publik Presiden Prabowo: Salah Data, Salah Ucap, atau Strategi?

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • 0Komentar

    Komunikasi seorang presiden tidak pernah sekadar percakapan biasa. Setiap angka, istilah, dan pernyataan yang keluar dari kepala negara dapat dibaca sebagai representasi informasi resmi pemerintah. Karena itu, ketika Presiden Prabowo Subianto beberapa kali mengeluarkan pernyataan kontroversial, persoalannya tidak cukup dilihat sebagai gaya bicara yang spontan. Publik berhak bertanya: apakah itu strategi komunikasi publik yang disengaja, […]

  • Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Linidaily.id Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi.Ahmad, menghadiri sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan Kemah Raya dan Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) IV Pemuda GMIH Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Lakukanlah untuk Kemuliaan Allah” (1 Korintus 10:31) ini berlangsung di Desa Tagalaya, Pulau Tagalaya, Kecamatan Tobelo, Rabu (1/7/2026). Dalam sambutannya, Dr. Kasman menegaskan […]

  • Menjelang HUT RI ke-81: Ekonomi Tumbuh di Ujung Desa Damuli Kecamatan Patani Timur

    Menjelang HUT RI ke-81: Ekonomi Tumbuh di Ujung Desa Damuli Kecamatan Patani Timur

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-81, suasana kemerdekaan tidak hanya terasa di pusat-pusat kota, tetapi juga tumbuh dari pelosok desa. Di ujung Desa Damuli, Kecamatan Patani Timur, semangat kemerdekaan dapat dilihat dari aktivitas masyarakat yang terus berusaha menghidupkan roda ekonomi dengan kemampuan dan sumber daya yang mereka miliki. Di tengah keterbatasan akses […]

expand_less