Atasi Kelangkaan Pertalite, Pemkot Ternate Efektifkan Kembali Satgas BBM untuk Awasi Distribusi
- account_circle Redaksi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman. Foto: ternate.kota/Instagram
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TERNATE, LiniDaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berencana mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan kenaikan harga Pertalite di tingkat pengecer. Langkah ini diambil sebagai respons atas terbatasnya kuota BBM subsidi yang berdampak pada stabilitas pasokan di wilayah setempat.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan bahwa struktur Satgas BBM sebenarnya sudah terbentuk sebelumnya. Namun, perannya akan dioptimalkan kembali untuk melakukan pengawasan ketat terhadap rantai distribusi BBM di lapangan.
“Satgas BBM sudah ada, tinggal kita efektifkan fungsinya. Jika intervensi pemerintah daerah memang dibutuhkan untuk menstabilkan distribusi, kami siap bergerak melalui satgas ini,” ujar Tauhid kepada sejumlah wartawan, Kamis (18/6/2026).
Keluhan mengenai sulitnya memperoleh Pertalite dan adanya praktik jual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) belakangan mencuat di sejumlah wilayah Kota Ternate. Kondisi ini diperparah oleh situasi ekonomi yang sedang tidak mudah, sehingga berpotensi memicu spekulasi harga di pasaran.
Meski demikian, Tauhid mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemkot Ternate belum menerima rekomendasi resmi dari DPRD Kota Ternate terkait persoalan distribusi BBM subsidi tersebut. Kendati begitu, langkah preventif melalui Satgas tetap akan dijalankan demi menjaga ketertiban pasar.
Wali Kota juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat maupun para pengecer agar tidak memanfaatkan kelangkaan untuk meraup keuntungan ilegal. Ia menekankan pentingnya solidaritas dan kepatuhan terhadap regulasi di tengah tekanan ekonomi.
“Saya menghimbau warga Kota Ternate, jangan bermain-main dengan BBM atau memainkan harga. Dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, terutama dengan dinamika harga energi, integritas dan ketaatan aturan sangat penting,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar