Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Dari Hadramaut ke Moloku Kie Raha: Jejak Rihlah Hadramaut ke Moloku Kie Raha: Jejak Rihlah Dakwah Dr.Al-Munshib Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Adam Assegaf Dr.Al-Munshib Al-Habib Abdurrahman bin Muhammad Adam Assegaf di Ternate

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • visibility 179
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE – Ulama sekaligus akademisi asal Seiwun, Hadramaut, Yaman, Al-Habib Dr. Abdurrahman bin Muhammad Adam Assagaf, menjalani rihlah dakwah di Kota Ternate selama lima hari, 2–6 Oktober 2026. Di sela rangkaian majelis ilmu itu, ia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan IAIN Ternate pada Senin (5/10/2026).

Kunjungan/ Rihlah Dakwah ini terselenggara atas kerja sama Majelis Al Khoir Wal Barokah dan DPC Rabithah Alawiyah Cabang Ternate. Al-Habib Abdurrahman tiba di Bandara Sultan Baabullah Ternate pada Jumat (2/10) pukul 07.00 WIT dan dijadwalkan kembali dari bandara yang sama pada Rabu (7/10).

Dari Masjid hingga Kedaton

Agenda dibuka dengan salat Jumat di Masjid Muttaqin. Seusai magrib, Habib menghadiri khataman Al-Qur’an di Masjid Al-Ansor. Pada Sabtu (3/10), sejak pukul 08.00 WIT, ia berziarah ke pemakaman dan Kedaton Kesultanan Ternate, lalu mengisi taklim di Masjid Muttaqin.

Pada Ahad (4/10) pukul 10.00 WIT, Beliau bersama jemaah Kota Ternate berkumpul di Masjid Al-Munawar untuk melaksanakan salat istisqa, yakni shalat memohon turunnya hujan. Pukul 14.00 WIT, Habib memimpin pengajian ummahat di Majelis Al Khoir Wal Barokah.

Hikmah dari Sasa: Ilmu Harus Diamalkan

Senin (5/10) menjadi hari terpadat. Pagi hari, Habib mengisi majelis ilmu di Pondok Pesantren Alkhairaat Sasa. Penerjemah dalam majelis itu adalah Mudir Ma’had Alkhairaat Sasa, Al-Habib Abdurrahman bin Kamil Assagaf.

Dalam tausiahnya, Habib menegaskan bahwa ilmu baru bermanfaat bila diamalkan. Ia merujuk Surah Fathir ayat 28, bahwa yang takut kepada Allah di antara hamba-Nya hanyalah para ulama. Menurutnya, ilmu yang benar melahirkan rasa takut dan ketakwaan, bukan sekadar hafalan di kepala.

Habib memuji para santri yang hadir membawa buku dan mencatat. Mencatat, katanya, menggerakkan pendengaran, penglihatan, tangan, dan pikiran sekaligus, sehingga membantu fokus dan memperkuat ingatan. Catatan menjadi pengingat ketika hafalan mulai pudar. Ia mengajak santri membiasakan diri untuk mendengar, memahami, lalu mencatat.

Menulis, lanjutnya, juga bisa menjadi metode pendidikan. Sanksi berupa tugas menulis bagi santri yang bersalah dinilai lebih bermanfaat, sebab santri belajar dan mengingat, bukan sekadar dihukum.

Habib mengaku telah berkecimpung di dunia pendidikan sekitar 35 tahun dan hingga kini masih mengajar di masjid, perguruan tinggi, majelis, seminar, serta lembaga pendidikan lain. Tugas pendidik, ujarnya, adalah menyebarkan ilmu dengan cara yang benar dan sesuai kebutuhan penuntut ilmu, berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, serta disampaikan dengan tutur yang baik dan bijaksana.

Ia juga menekankan dakwah yang wasathiyah atau moderat, yakni tidak berlebihan ke kanan maupun ke kiri. Dalam menjelaskan ilmu, umat belajar dari para ulama besar seperti Imam Syafi’i, Imam Bukhari, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Imam Abu Hanifah.

Di hadapan santri, Habib menyemangati mereka mempelajari bahasa Arab. Banyak ulama besar bukan berasal dari bangsa Arab, di antaranya Imam Bukhari dan Imam Muslim, tetapi menguasainya berkat kesungguhan. Ia mencontohkan Syekh Ali Ahmad yang menimba ilmu lalu menetap dan mengajar di Mesir, dikenal pula sebagai penyair dan sastrawan. Bahasa Arab, pesannya, sama sekali tidak sulit bila dipelajari dengan sungguh-sungguh, karena ia adalah bahasa Al-Qur’an dan ilmu Islam.

Kerja Sama dengan IAIN Ternate

Pukul 14.00 WIT, Al-Habib bertolak ke IAIN Ternate untuk penandatanganan MoU. Kerja sama perguruan tinggi dengan lembaga keilmuan luar negeri lazimnya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Rincian ruang lingkup dan masa berlaku mengikuti dokumen resmi yang ditandatangani kedua pihak. Malam harinya, seusai Isya, beliau kembali mengisi dakwah di Majelis Al Khoir Wal Barokah.

Latar belakang Al-Habib membuat kerja sama ini relevan bagi dunia akademik. Beliau kelahiran 16 Juli 1953 itu meraih gelar Ph.D. Administrasi Bisnis dari Florida University of Science, Amerika Serikat, pada Desember 2021, melalui Arab Academy for Science and Development di Kairo. Ia pernah memimpin Departemen Studi Islam di Higher Institute for Teacher Training and Preparation (1994–2006), dan kini tercatat sebagai anggota International Association of Universities serta Arab Academics Union. Ia pernah menerima Sharjah Award for Voluntary Work (2012) dan Arab Creativity Award (2014).

Menutup Rangkaian Dakwah

Di sela-sela rangkaian dakwah, Al-Habib juga bersilaturahim dengan Pengurus DPC Rabithah Alawiyah Kota Ternate serta para sesepuh Baalwi Kota Ternate dan Walikota Ternate. Silaturahim ini mempererat ukhuwah dan tali persaudaraan di antara para tokoh dan jamaah yang selama ini menjaga kegiatan dakwah di Ternate.Pada Selasa (6/10), Habib berkeliling Kota Ternate sejak pukul 08.00 WIT. Seusai magrib, ia mengisi taklim di Masjid Nurusshobah, Falajawa 1, yang menutup rangkaian Rihlah dakwahnya sebelum meninggalkan Ternate.

Kunjungan ini memperlihatkan eratnya hubungan keilmuan antara Hadramaut dan Maluku Utara. Dakwah di masjid dan pesantren berjalan beriringan dengan kerja sama kelembagaan di bidang pendidikan tinggi. Jemaah dan sivitas akademika berharap kunjungan ini membawa manfaat jangka panjang bagi pengembangan keilmuan Islam di Ternate.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menciptakan Lapangan Kerja untuk Masa Depan Maluku Utara

    Menciptakan Lapangan Kerja untuk Masa Depan Maluku Utara

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 1Komentar

    Maluku Utara merupakan salah satu provinsi yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Kekayaan sumber daya alam, terutama di sektor pertambangan, perikanan, pertanian, dan pariwisata, menjadi modal utama pembangunan daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, investasi di sektor industri pengolahan nikel telah mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku Utara hingga menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. Namun, […]

  • Lagi, Penipuan Berkedok Investasi di Kota Ternate

    Lagi, Penipuan Berkedok Investasi di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id, Kota Ternate belakangan ini kembali diguncang gelombang kasus penipuan berkedok investasi yang memakan banyak korban. Kerugian masyarakat yang ditimbulkan mencapai angka miliaran rupiah, sementara para pelaku memanfaatkan kedekatan sosial dan keinginan untung cepat untuk menarik dana. Data & Fakta di Lapangan Sepanjang Agustus 2026, Satreskrim Polres Ternate mencatat 99 laporan masuk ke […]

  • Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id Nasional – Nama Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim, kini menjadi sorotan utama publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik korupsi, pemerasan, dan pencucian uang yang berlangsung secara sistemik, terstruktur, dan masif di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Modus operandi yang digulirkan tidak lagi sekadar pungutan liar biasa, melainkan sebuah “industri” pengerukan uang negara yang […]

  • Pengamat Hukum UMMU Soroti Polda Maluku Utara dalam Penyelesaian Perkara Melalui Restorative Justice

    Pengamat Hukum UMMU Soroti Polda Maluku Utara dalam Penyelesaian Perkara Melalui Restorative Justice

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Komitmen Polda Maluku Utara menghadirkan penegakan hukum yang humanis, berkeadilan, dan mengedepankan penyelesaian perkara melalui pendekatan Restorative Justice (RJ) guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah masyarakat, Jumat, (29/5) mendapat sorotan dari Dr. Azis Halim, SH, MH, Pengamat Hukum dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Menurut Azis, pemberlakuan RJ, dalam kasus pidana tidal […]

  • Romo Syafii Sah Pimpin Koordinator MN KAHMI, Usulkan Presiden Prabowo Jadi Anggota Kehormatan

    Romo Syafii Sah Pimpin Koordinator MN KAHMI, Usulkan Presiden Prabowo Jadi Anggota Kehormatan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta, Linidaily.id – Estafet kepemimpinan di jajaran Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) resmi terjadi. Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H. M.Hum. secara resmi mengemban amanah sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI, menggantikan Abdullah Puteh dalam serah terima jabatan yang berlangsung khidmat, Senin (13/7/2026). Acara tersebut dilaksanakan dalam rangkaian rapat harian organisasi, […]

  • Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kasus dugaan perjalanan dinas (perjadin) fiktif di lingkungan DPRD Kota Ternate kini memasuki babak baru. Laporan yang diajukan Tim Hukum Nurjaya Hi. Ibrahim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Mei 2026 menjadi titik penentu: apakah kasus ini akan benar-benar diusut atau justru berakhir menjadi tumpukan berkas yang berdebu di meja birokrasi penegak hukum. Kasus […]

expand_less