Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kasman Hi Ahmad: Pejabat yang Menulis dan Berpikir

  • account_circle Syarifuddin Usman
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi dan politik di Maluku Utara, di mana banyak pejabat lebih sibuk mengejar pencitraan dan kekuasaan, sosok Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd. tampak berdiri sendiri dengan jejak yang berbeda. Sebagai Wakil Bupati Halmahera Utara, ia bukan hanya sibuk mengurusi administrasi pemerintahan atau hadir di seremonial belaka — ia menjadikan pikiran, renungan, dan gagasannya sebagai warisan yang dibukukan. Dan hal ini menjadikannya sosok yang sangat langka di kalangan pemimpin daerah kita.

Kelangkaannya bukan lahir begitu saja, melainkan berakar dari perjalanan panjang yang ditempuhnya puluhan tahun silam. Sebelum memasuki panggung pemerintahan, dunia pemikiran dan pergerakan sudah menjadi napas hidupnya sejak masa muda. Terasah lewat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), ia pernah menjabat Sekretaris Umum PC IMM Muhammadiyah Malut (1991–1995) lalu Ketua Umum periode 1993–1995 — masa-masa yang membentuknya menjadi pemikir kritis sekaligus organisator yang kokoh. Jejak pengabdiannya pun merambah ke tingkat wilayah: Wakil Sekretaris PW Muhammadiyah (2001–2005) dan Sekretaris Umum MUI Maluku Utara pada periode yang sama. Ia juga menjadi Sekretaris Tim Pendiri Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), lalu mengabdi sebagai Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan, Pelaksana Tugas Pembantu Rektor I, sekaligus staf pengajar — membuktikan kesetiaannya pada dunia pendidikan sejak awal berdirinya lembaga tersebut.

Puncak pengabdiannya di dunia akademis tercatat saat dipercaya menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara periode 2009–2013. Sepanjang perjalanan itu, ia tak pernah berhenti menuangkan gagasan ke dalam tulisan yang terangkum dalam berbagai karya baik sebagai kontributor, penulis maupun editor. Tercatat beberapa karyanya antara lain,

  • Damai Yang Terkoyak, Catatan Kelam dari Bumi Halmahera (Editor bersama Herman Oesman, 2000)
  • Kontributor buku Otonomi Daerah Maluku Utara (Penerbit Lintas, 2000)
  • Dakwah dan Pencerahan Bangsa, Sebuah Agenda, Editor bersama Herman Oesman (UMMU Press, 2003)
  • Agama, Kemanusiaan, Budaya Toleransi (Editor bersama M. Tahir Abdullah, Kanwil Depag Malut, 2003)
  • Membaca Realitas Pendidikan (UMMU Press, 2021)

Kini sebagai Wakil Bupati, ia melanjutkan tradisi menulis yang sudah puluhan tahun ia jalani. Dalam masa jabatannya telah lahir tiga buku berturut-turut: Maluku Utara dalam Dimensi Sosial dan Spiritual pada Era Disrupsi, Pendidikan Sebagai Strategi Kebudayaan, dan yang terbaru Sekolah, Rumah Pendidikan. Setiap karyanya bukan sekadar tulisan, melainkan catatan perjalanan batin dan pemikiran mendalam tentang identitas, pendidikan, dan masa depan daerah — lahir dari pengalaman langsung di lapangan yang dipadukan dengan penguasaan ilmu yang ia tempuh secara utuh dari jenjang S1 hingga S3.

Belum banyak pejabat yang berani meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk merangkai gagasan menjadi karya tulis yang utuh dan diterbitkan. Padahal jabatan sering kali dijadikan alasan untuk berhenti belajar atau berhenti menulis. Namun Kasman justru sebaliknya: semakin ia memegang amanah, semakin dalam ia merenungkan persoalan daerah, lalu menuangkannya ke dalam lembaran buku.

Kelangkaannya bukan hanya karena ia rajin menulis, melainkan karena ia menyadari bahwa kekuasaan itu sementara, namun pemikiran yang tertulis akan abadi. Banyak pejabat meninggalkan jabatan tanpa jejak pemikiran yang tertinggal, namun Kasman memastikan bahwa gagasan tentang bagaimana membangun manusia dan daerah ini tetap bisa dibaca, dikaji, dan diteruskan oleh siapa pun, kapan pun. Ia membuktikan bahwa seorang pemimpin tidak harus berhenti menjadi pemikir — justru di tengah kesibukan mengabdi, menulis adalah cara lain memimpin: memimpin dengan memberi arah dan wawasan.

Di masa depan, ketika jabatan sudah berganti tangan, bangunan fisik mungkin akan tua, namun gagasan yang tertuang dalam buku-bukunya akan tetap hidup. Itulah warisan yang jauh lebih berharga daripada sekadar proyek pembangunan sesaat. Sosok Kasman Hi. Ahmad mengingatkan kita: pemimpin yang baik adalah yang mampu meninggalkan jejak bukan hanya di tanah, tetapi juga di dalam pikiran dan peradaban masyarakatnya. Dan itulah mengapa ia pantas disebut sebagai pejabat yang langka — ia memimpin dengan hati, bekerja dengan tangan, dan meninggalkan jejak yang abadi dengan pena.

  • Penulis: Syarifuddin Usman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trash Hero Chapter Ternate Hadiri Pentas Seni SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Bawa Pesan Peduli Lingkungan

    Trash Hero Chapter Ternate Hadiri Pentas Seni SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Bawa Pesan Peduli Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • 0Komentar

    Ternate, 20 Juni 2026 — Suasana pagi di Asrama Haji terasa semarak saat SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 menggelar acara Pentas Seni pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, Trash Hero Chapter Ternate hadir sebagai pihak yang diundang, menambah warna pada pelaksanaan acara yang diikuti sekitar 150 anak dari kelas 1 sampai 5, orang […]

  • Pesta Ditengah Kepungan Karhutla

    Pesta Ditengah Kepungan Karhutla

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • 0Komentar

    Maluku Utara memperingati hari jadinya yang ke-27 pada esok, Senin 12 Oktober. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan rangkaian perayaan dengan berbagai kegiatan, termasuk pesta rakyat yang menghadirkan penyanyi ibu kota. Namun, di balik panggung hiburan dan gegap gempita perayaan di Sofifi, ada kenyataan yang semestinya membuat seluruh jajaran pemerintahan menundukkan kepala sejenak: kebakaran hutan dan […]

  • Jual Beli IUP ; LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas

    Jual Beli IUP ; LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id– Dugaan praktik jual beli Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Halmahera Timur kembali menjadi sorotan publik. Kasus yang disebut melibatkan sejumlah pejabat daerah tersebut dinilai tidak sekadar persoalan administrasi perizinan, melainkan berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. Direktur Bidang Kajian dan Riset Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum HMI (LKBHMI) […]

  • Merawat Ingatan Kolektif: BEM FIB UNKHAIR Bersama UKM LEKSAS FIB Gelar Refleksi September Hitam di Landmark Ternate

    Merawat Ingatan Kolektif: BEM FIB UNKHAIR Bersama UKM LEKSAS FIB Gelar Refleksi September Hitam di Landmark Ternate

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id – 12 September 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) bersama UKM Lembaga Kesenian dan Sastra (LEKSAS) FIB UNKHAIR menggelar BERSASTRA — MENOLAK LUPA di Landmark Ternate, Sabtu (12/9). Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dalam momentum September Hitam untuk merawat ingatan kolektif terhadap berbagai peristiwa kekerasan dan […]

  • BK DPRD Ternate Nyatakan Tuduhan Nurjaya terhadap Anggota Komisi III Tak Terbukti

    BK DPRD Ternate Nyatakan Tuduhan Nurjaya terhadap Anggota Komisi III Tak Terbukti

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar

    Badan Kehormatan DPRD Kota Ternate menyatakan anggota DPRD Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik setelah dinilai berulang kali menyampaikan tuduhan terhadap anggota Komisi III tanpa dukungan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Putusan tersebut dibacakan Ketua BK DPRD Kota Ternate, Mochtar Bian, di Ruang Sidang BK Lantai II Kantor DPRD Ternate, Jumat (7/8/2026). Pembacaan keputusan dihadiri Wakil […]

  • Perluas Dakwah di Ruang Publik, Muhammadiyah Luncurkan Komunitas Kucing dan Terbitkan KTAM Hewan Peliharaan

    Perluas Dakwah di Ruang Publik, Muhammadiyah Luncurkan Komunitas Kucing dan Terbitkan KTAM Hewan Peliharaan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Linidaily.id Muhammadiyah memperluas jangkauan dakwahnya ke komunitas pecinta hewan melalui peluncuran resmi Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu). Program inovatif ini diluncurkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersamaan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan kucing gratis di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Minggu (5/7/2026). Langkah ini merupakan wujud konkret semangat rahmatan lil […]

expand_less