Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Indonesia Peringkat Terendah dalam Belanja Pendidikan terhadap PDB, Tantangan Serius Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Linidaily.id Indonesia kembali menjadi sorotan setelah data terbaru yang dirilis UNESCO Institute for Statistics (UIS) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki rasio pengeluaran pendidikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah dibandingkan sejumlah negara yang dibandingkan dalam laporan tersebut. Alokasi anggaran pendidikan Indonesia tercatat hanya 1,3 persen dari PDB, jauh di bawah banyak negara lain.

Data yang dipublikasikan melalui Seasia Stats memperlihatkan bahwa negara-negara seperti Swedia (7,3 persen), Denmark (6,4 persen), Belgia (6,3 persen), hingga Korea Selatan dan Amerika Serikat (masing-masing 5,4 persen) mengalokasikan porsi yang jauh lebih besar untuk sektor pendidikan.

Bahkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Vietnam (2,9 persen) dan Singapura (2,2 persen) menginvestasikan proporsi PDB yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia, meskipun jumlah penduduk usia mudanya relatif lebih kecil.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi ketika Indonesia sedang menikmati bonus demografi, di mana sekitar 40,2 persen penduduk berusia 24 tahun ke bawah. Bonus demografi selama ini dipandang sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Namun, peluang tersebut berpotensi tidak optimal apabila investasi pada sektor pendidikan tidak menjadi prioritas.

Pengamat menilai bahwa rendahnya rasio belanja pendidikan terhadap PDB dapat berdampak pada kualitas pendidikan nasional, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pengembangan riset dan inovasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dikhawatirkan akan memengaruhi daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah yang tengah menargetkan terwujudnya Indonesia Emas 2045, sebuah visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju tepat satu abad setelah kemerdekaan. Banyak kalangan menilai bahwa cita-cita tersebut hanya dapat dicapai apabila pembangunan sumber daya manusia ditempatkan sebagai prioritas utama melalui investasi pendidikan yang memadai.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia mengalokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk fungsi pendidikan. Namun, indikator yang digunakan dalam laporan UNESCO berbeda, yakni persentase pengeluaran pendidikan terhadap PDB, sehingga menghasilkan gambaran yang berbeda mengenai tingkat investasi pendidikan dibandingkan ukuran persentase APBN.

Perbedaan indikator tersebut menjadi penting untuk dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam membaca data. Kendati demikian, rendahnya rasio pengeluaran pendidikan terhadap PDB tetap menjadi sinyal bahwa investasi nasional pada pengembangan kualitas manusia masih perlu diperkuat agar Indonesia mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal dan meningkatkan daya saing di masa depan.

Sumber: UNESCO Institute for Statistics (UIS), World Bank, Seasia Stats.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu […]

  • FGD Tomaba Perkuat Kolaborasi Ekonomi Biru Hijau

    FGD Tomaba Perkuat Kolaborasi Ekonomi Biru Hijau

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • 0Komentar

    TOBELO, Linidaily.id Upaya memperkuat konektivitas ekonomi di Maluku Utara melalui kerjasama antar-daerah semakin matang. Tiga kabupaten strategis, yakni Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai, menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan model kolaborasi berbasis ekonomi biru dan hijau. Acara yang berlangsung pada Senin (7/9/2026) di Hotel Greenland, Tobelo, ini menjadi langkah konkret dalam menginisiasi […]

  • Direktur LKBHMI Ternate Tanggapi Temuan BPK atas PT JAS; Harus Jadi Pintu Masuk Penegakan Hukum Lingkungan

    Direktur LKBHMI Ternate Tanggapi Temuan BPK atas PT JAS; Harus Jadi Pintu Masuk Penegakan Hukum Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Nomor 30/LHP/DJPKN-VI.TER/PPD.03/12/2025, menjadi salah satu dokumen negara yang paling penting dalam menguji keseriusan penegakan hukum lingkungan di sektor pertambangan, khususnya di Provinsi Maluku Utara. Dokumen tersebut mengungkap bahwa PT Jaya Abadi Semesta (PT JAS) yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur belum […]

  • Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kerusakan ekologis sering kali tidak datang tiba-tiba dan begitu saja. Tapi perlahan, nyaris sunyi. Hingga kita terbiasa melihatnya sebagai bagian dari kehidupan seharihari yang lazim dan biasa saja. Dan tampaknya itulah yang sedang terjadi di sini, di Halmahera Timur ini. Tak perlu mengambil contoh di hutan Papua atau Amazon di Brazil. Tapi lihatlah setiap kali […]

  • Duta Besar Singapura Kunjungi Halmahera Utara; Bentuk Apresiasi Penanganan Korban Erupsi Gunung Dukono

    Duta Besar Singapura Kunjungi Halmahera Utara; Bentuk Apresiasi Penanganan Korban Erupsi Gunung Dukono

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Linidaily id Duta Besar Republik Singapura untuk Indonesia, H.E. Kwok Fook Seng, dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Kabupaten Halmahera Utara pada hari ini, Kamis 6 Agustus 2026. Informasi dari laman Diskominfosan Halmahera Utara menjelaskab Kedatangan utusan diplomatik tertinggi negara kota tersebut merupakan wujud penghargaan langsung dari Pemerintah Singapura atas perhatian dan upaya […]

  • IAIN Ternate dan ICMI Maluku Utara Perkuat Kolaborasi untuk Revitalisasi Budaya Literasi

    IAIN Ternate dan ICMI Maluku Utara Perkuat Kolaborasi untuk Revitalisasi Budaya Literasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Korwil Maluku Utara memperkuat kolaborasi dalam menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor IAIN Ternate dan Ketua ICMI Korwil Maluku Utara di Auditorium FEBI IAIN Ternate, Rabu (12/8/2026). Penandatanganan […]

expand_less