Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Indonesia Peringkat Terendah dalam Belanja Pendidikan terhadap PDB, Tantangan Serius Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Linidaily.id Indonesia kembali menjadi sorotan setelah data terbaru yang dirilis UNESCO Institute for Statistics (UIS) menunjukkan bahwa Indonesia memiliki rasio pengeluaran pendidikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah dibandingkan sejumlah negara yang dibandingkan dalam laporan tersebut. Alokasi anggaran pendidikan Indonesia tercatat hanya 1,3 persen dari PDB, jauh di bawah banyak negara lain.

Data yang dipublikasikan melalui Seasia Stats memperlihatkan bahwa negara-negara seperti Swedia (7,3 persen), Denmark (6,4 persen), Belgia (6,3 persen), hingga Korea Selatan dan Amerika Serikat (masing-masing 5,4 persen) mengalokasikan porsi yang jauh lebih besar untuk sektor pendidikan.

Bahkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Vietnam (2,9 persen) dan Singapura (2,2 persen) menginvestasikan proporsi PDB yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia, meskipun jumlah penduduk usia mudanya relatif lebih kecil.

Ironisnya, kondisi tersebut terjadi ketika Indonesia sedang menikmati bonus demografi, di mana sekitar 40,2 persen penduduk berusia 24 tahun ke bawah. Bonus demografi selama ini dipandang sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Namun, peluang tersebut berpotensi tidak optimal apabila investasi pada sektor pendidikan tidak menjadi prioritas.

Pengamat menilai bahwa rendahnya rasio belanja pendidikan terhadap PDB dapat berdampak pada kualitas pendidikan nasional, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga pengembangan riset dan inovasi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dikhawatirkan akan memengaruhi daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah yang tengah menargetkan terwujudnya Indonesia Emas 2045, sebuah visi menjadikan Indonesia sebagai negara maju tepat satu abad setelah kemerdekaan. Banyak kalangan menilai bahwa cita-cita tersebut hanya dapat dicapai apabila pembangunan sumber daya manusia ditempatkan sebagai prioritas utama melalui investasi pendidikan yang memadai.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia mengalokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk fungsi pendidikan. Namun, indikator yang digunakan dalam laporan UNESCO berbeda, yakni persentase pengeluaran pendidikan terhadap PDB, sehingga menghasilkan gambaran yang berbeda mengenai tingkat investasi pendidikan dibandingkan ukuran persentase APBN.

Perbedaan indikator tersebut menjadi penting untuk dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam membaca data. Kendati demikian, rendahnya rasio pengeluaran pendidikan terhadap PDB tetap menjadi sinyal bahwa investasi nasional pada pengembangan kualitas manusia masih perlu diperkuat agar Indonesia mampu memanfaatkan bonus demografi secara optimal dan meningkatkan daya saing di masa depan.

Sumber: UNESCO Institute for Statistics (UIS), World Bank, Seasia Stats.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id. – Kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara kini dipertanyakan kredibilitas dan keseriusannya dalam menuntaskan kasus dugaan pelanggaran etik serta sumpah jabatan. Sorotan tajam ini dilontarkan oleh Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Maluku Utara, menyusul mandeknya penanganan kasus yang menyeret salah satu anggota dewan berinisial AK dari Fraksi Partai Demokrat. Sekretaris Dewan Eksekutif Rampai […]

  • Kolam Air Mancur di Landmark Ternate Ditimbun Sementara: Alasan Keamanan dan Persiapan JKPI

    Kolam Air Mancur di Landmark Ternate Ditimbun Sementara: Alasan Keamanan dan Persiapan JKPI

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE -LiniDaily.id. Pemerintah Kota Ternate mulai menimbun kolam air mancur yang berada di kawasan Landmark. Langkah ini diambil mengingat fasilitas tersebut sudah lama tidak berfungsi. Sekretaris Daerah Kota Ternate menyampaikan bahwa penimbunan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum atas arahan Wali Kota. Keputusan ini diambil saat meninjau lokasi yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai salah satu tempat […]

  • Tim Gabungan Gelar Penggeledahan di Cafe de’CLAN Signature, Dokumen dan Barang Bukti Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Besar

    Tim Gabungan Gelar Penggeledahan di Cafe de’CLAN Signature, Dokumen dan Barang Bukti Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Besar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Linidaily.id Kegiatan penggeledahan besar-besaran dilakukan oleh tim gabungan Komando Tugas Penindakan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya di lokasi usaha Cafe de’CLAN Signature, yang beralamat di Jalan Cipete Raya Nomor 63, RT 06/RW 04, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Operasi tersebut berlangsung selama […]

  • Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu […]

  • Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat masa kampanye telah menyita perhatian publik dan memicu berbagai kontroversi. Di satu sisi, program ini diapresiasi di sejumlah daerah karena dianggap solutif; di sisi lain, muncul keluhan terkait insiden keracunan makanan dan dugaan pemborosan anggaran negara. Latar belakang utama program ini berangkat dari […]

  • Pasar Kota Baru Jadi Sumber Pungutan Ilegal, Nama Pegawai Disperindag dan Satpol-PP Diselidiki

    Pasar Kota Baru Jadi Sumber Pungutan Ilegal, Nama Pegawai Disperindag dan Satpol-PP Diselidiki

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Tim penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Ternate kini telah mencatat identitas sejumlah pegawai Pemerintah Kota Ternate yang terseret dalam dugaan pelanggaran pemanfaatan lahan milik daerah di Pasar Kota Baru, Kecamatan Ternate Selatan. Kasus ini bermula dari laporan dugaan praktik pungutan liar terkait pengelolaan lapak di pasar tersebut. Berdasarkan informasi […]

expand_less