Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Diduga Terlibat Korupsi, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Mundur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Linidaily.id Nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, kini resmi menjadi sorotan publik setelah terseret dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berdasarkan informasi yang dihimpun mengutip Suara.com, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah meminta Febrie untuk mengundurkan diri secara kekeluargaan demi menjaga institusi, alih-alih menunggu proses pemecatan administratif.

Pertemuan terkait hal ini dikabarkan berlangsung di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta, pada Kamis pagi (9/7/2026).

Seorang sumber yang mengetahui jalannya pertemuan sebagaimana dikutip media Suara.com mengungkapkan bahwa meskipun ada usulan agar Kejaksaan Agung memecat Febrie, Presiden menolak opsi tersebut. “Presiden ingin yang bersangkutan mengundurkan diri saja agar tidak memperkeruh suasana,” kata sumber tersebut.

Opsi mundur terlebih dahulu sebelum diproses hukum dinilai sebagai langkah elegan untuk menjaga reputasi pejabat negara, serupa dengan kasus Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya. Dalam pertemuan itu, juga sempat dibahas sejumlah nama calon pengganti Febrie.

Pengganti Febri yang santer adalah inisial TTS dan K. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi Suara.com. Namun beredar PLH Jamwas yang akan mengganti posisi Febri.

Operasi Senyap dan Temuan Brankas di Balik Lemari

Sementara itu, gelombang penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya sejak Rabu (8/7) hingga Kamis dini hari telah mengungkap fakta-fakta mengejutkan. Operasi senyap menyasar 12 titik strategis, termasuk kawasan elite Sentul City, Bogor, dan Jakarta Selatan. Salah satu lokasi utama yang digeledah adalah rumah mewah di Perumahan Golf Hijau, Sentul, yang diduga kuat merupakan milik Febrie Adriansyah. Rumah kedinasan Febrie di Kramat Pela, Jakarta Selatan, juga terpantau dijaga ketat oleh puluhan prajurit TNI bersenjata lengkap pasca-penggeledahan.

Momen paling dramatis terjadi saat polisi menggeledah Cafe de’ClAN Signature di Cipete, Jakarta Selatan. Penyidik menemukan sebuah brankas besi setinggi dua meter yang disembunyikan secara rapi di balik lemari besar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut. Di dalam brankas, polisi mengamankan tumpukan uang tunai dalam denominasi Dollar Singapura (SGD) dan Dollar Amerika Serikat (USD), serta dokumen transaksi keuangan yang krusial. Selain itu, operasi juga merambah ke sebuah unit money changer yang diduga kuat berfungsi sebagai instrumen pencucian uang untuk melegalkan aset hasil kejahatan.

Tiga Kasus Megakorupsi yang Saling Bertaut

Penyidikan terhadap Febrie Adriansyah tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan tiga skandal korupsi raksasa yang diduga melibatkan jaringan elit penyelenggara negara. Pertama, dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PT PLN (Persero) yang berdampak fatal berupa krisis energi dan pemadaman listrik (blackout) di Pulau Sumatera. Kedua, penyimpangan dana di PT Asabri periode 2020–2025 yang merugikan keuangan negara dalam jumlah fantastis. Ketiga, dugaan TPPU dalam skema utang-piutang antara PT CBS dan PT KNI.

Pola aliran dana haram yang ditemukan penyidik mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk “mengamankan” perkara-perkara besar di institusi penegak hukum. Dengan ditemukannya bukti fisik berupa valas dan dokumen keuangan, arah penyidikan kini semakin mengerucut pada dugaan keterlibatan oknum tinggi di Kejaksaan Agung dalam jaringan korupsi lintas sektor. Tim gabungan Polri masih terus menganalisis barang bukti yang disita untuk memperkuat dakwaan di masa mendatang.

Sumber Linidaily.id mengungkapkan penetapan tersangka akan diumumkan besok pagi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Megahnya Hut Malut Ke-27: Panggung Kemewahan, Luka Rakyat Yang Belum Diselesaikan

    Di Balik Megahnya Hut Malut Ke-27: Panggung Kemewahan, Luka Rakyat Yang Belum Diselesaikan

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    Ketika pemerintah sibuk merayakan usia daerah, siapa yang sedang mengurus penderitaan rakyatnya? Dua puluh tujuh tahun Maluku Utara bukan sekadar angka yang pantas dirayakan dengan panggung megah, sorotan lampu, dan kehadiran artis ibu kota. Usia ini seharusnya menjadi ruang evaluasi untuk mengukur sejauh mana kekuasaan telah menunaikan tanggung jawabnya kepada rakyat. Sebab, di balik kemeriahan […]

  • 40 JUTA  HARI INI , TAPI MEMATIKAN DINAMIKA KONFERCAP YANG AKAN DATANG

    40 JUTA HARI INI , TAPI MEMATIKAN DINAMIKA KONFERCAP YANG AKAN DATANG

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    Jangan salahkan kader yang memukul. Dia bukan pelaku utama. Dia hanya aktor terakhir yang meledak di atas panggung yang sudah lama disiram bensin oleh orang lain. Dia hanya korban dari forum pelantikan yang sudah kehilangan adab, dari senior yang hobi mengadu domba, dari provokator yang memulai duluan dengan lisan dan manuver curang. Yang harus disalahkan […]

  • Waspadai Pemimpin Bertopeng

    Waspadai Pemimpin Bertopeng

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    KEPEMIMPINAN publik kerap kali tampil dengan wajah ganda. Di depan panggung publik terlihat santun, moralis, humanis, dan seolah pro rakyat (populis). Tapi, di balik layar ia angkuh, arogan, diskriminatif, dan sadisnya membunuh harapan-harapan rakyatnya sendiri. Bengis, nir kepekaan sosial. Sukar dipungkiri bahwa pemimpin memiliki ‘’wajah’’ ganda. Artinya, rakyat sebagai pemberi mandat kekuasaan harus mengerti hal […]

  • Dugaan Jual Beli IUP Haltim LKBHMI Cabang Ternate Desak Kejati Bongkar hingga Tuntas

    Dugaan Jual Beli IUP Haltim LKBHMI Cabang Ternate Desak Kejati Bongkar hingga Tuntas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    HALMAHERA TIMUR – Dugaan praktik jual beli Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Halmahera Timur kembali menyita perhatian publik. Persoalan yang sebelumnya dianggap sebatas polemik perizinan kini mulai dipandang sebagai persoalan serius yang menyentuh aspek tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam, hingga dugaan tindak pidana korupsi. Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang […]

  • SCRIBERE

    SCRIBERE

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    Catatan untuk Pelaksanaan Cendekia Basic Writing II ICMI Ada kata dalam bahasa Latin yang sederhana tetapi memiliki daya gugah yang luar biasa, scribere. Artinya menulis. Kata ini mungkin terdengar tua, bahkan asing bagi sebagian orang. Tetapi gagasan yang dikandungnya justru sangat relevan dengan kehidupan kita hari ini. Di tengah masyarakat yang semakin ramai berbicara, semakin […]

  • 60 Tahun IAIN Ternate: Satu Hari dengan Empat Kegiatan

    60 Tahun IAIN Ternate: Satu Hari dengan Empat Kegiatan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • 0Komentar

    Ternate, linidaily.id Senin, 31 Agustus 2026. Pembukaan rangkaian kegiatan Perayaan Dies Natalis IAIN Ternate yang ke-60 telah dilakukan pada hari Senin 27 Juli 2026 lalu, dan telah dilakukan berbagai kegiatan. Senin kemarin, 31 Agustus 2026, Institut ini menggelar empat kegiatan dalam satu hari yaitu “Edukasi Kebanksentralan” dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, “Kuliah […]

expand_less