Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

BEM FIB UNKHAIR GELAR AKSI, DESAK EVALUASI KEBIJAKAN AKADEMIK, SATGAS PPKS DAN PLT BEM UNKHAIR

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE — Linidaily.id Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes dan evaluasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan kepentingan mahasiswa, Senin (7/9/2026).

Dalam aksi tersebut, BEM FIB UNKHAIR membawa tiga tuntutan utama, yakni evaluasi terhadap penerapan Peraturan Rektor Universitas Khairun Nomor 1 Tahun 2025, evaluasi kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR, serta evaluasi dan pembentukan ulang PLT BEM UNKHAIR dengan melibatkan BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Ketua BEM FIB UNKHAIR, M. Tamhier Tamrin menyoroti penerapan ketentuan akademik yang berkaitan dengan standar IPK mahasiswa. Menurutnya, kebijakan akademik tidak boleh hanya dipahami melalui capaian angka tanpa melihat kondisi mahasiswa secara menyeluruh.

“Mahasiswa yang mendapatkan teguran akademik harus diberikan ruang bimbingan dan pendampingan. Jangan sampai surat teguran hanya menjadi tahapan administratif sebelum mahasiswa kehilangan hak untuk melanjutkan studinya,” tegasnya.

Ia menilai kampus perlu mempertimbangkan realitas sebagian mahasiswa yang harus bekerja sambil kuliah untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun biaya pendidikan.

BEM FIB UNKHAIR menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan untuk menghapus standar akademik yang berlaku. Namun, kampus diminta menghadirkan mekanisme pendampingan bagi mahasiswa yang mengalami persoalan akademik, terutama sebelum keputusan putus studi diterapkan.

Selain persoalan akademik, massa aksi juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR. BEM FIB menilai keberadaan Satgas sebagai lembaga perlindungan mahasiswa harus disertai dengan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

“Evaluasi bukan berarti menghakimi. Tetapi setiap lembaga yang diberikan mandat untuk melindungi mahasiswa harus terbuka untuk dievaluasi. Kami ingin memastikan bahwa fungsi perlindungan terhadap mahasiswa benar-benar berjalan,” lanjutnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian dalam aksi tersebut adalah keberadaan PLT BEM UNKHAIR. BEM FIB UNKHAIR memandang evaluasi terhadap BEM UNKHAIR dan pembentukan ulang PLT harus menjadi satu rangkaian proses.

Menurut Ketua BEM FIB UNKHAIR, M. Tamhier Tamrin manyampaikan proses pembahasan persoalan organisasi mahasiswa di tingkat universitas harus melibatkan organisasi mahasiswa, khususnya BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Hal tersebut dinilai semakin penting mengingat hingga saat ini Universitas Khairun belum memiliki Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai lembaga legislatif mahasiswa di tingkat universitas.

“Ketiadaan DPM UNKHAIR tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keterlibatan mahasiswa. Ketika tidak ada lembaga legislatif mahasiswa di tingkat universitas, maka BEM-BEM Fakultas harus diajak duduk bersama untuk membicarakan persoalan BEM UNKHAIR,” ujarnya.

BEM FIB UNKHAIR juga menyoroti langkah pembahasan persoalan PLT yang melibatkan Wakil Dekan III Fakultas se-Universitas Khairun. Menurut mereka, posisi Wakil Dekan III sebagai unsur pimpinan fakultas tidak dapat menggantikan posisi BEM Fakultas sebagai representasi organisasi mahasiswa.

“Persoalan organisasi mahasiswa harus dibicarakan bersama organisasi mahasiswa. BEM Fakultas bukan penonton dalam persoalan ini,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, BEM FIB UNKHAIR mendesak pihak Universitas Khairun untuk segera menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan.

Adapun tuntutan BEM FIB UNKHAIR meliputi evaluasi penerapan Peraturan Rektor Nomor 1 Tahun 2025, pemberian bimbingan bagi mahasiswa yang mendapatkan teguran akademik, pendampingan sebelum mahasiswa dikenakan putus studi, evaluasi kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR, serta evaluasi dan pembentukan ulang PLT BEM UNKHAIR dengan melibatkan BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Aksi tersebut, menurut BEM FIB UNKHAIR, bukan semata-mata bentuk penolakan terhadap institusi. Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa untuk mengawal kebijakan kampus dan memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak menjauh dari kepentingan mahasiswa.

“Kami datang bukan untuk mencari konflik. Kami datang membawa persoalan yang harus dijawab. Kampus harus berani mengevaluasi kebijakan, memperbaiki lembaga yang perlu diperbaiki, dan melibatkan mahasiswa dalam setiap persoalan yang menyangkut mahasiswa,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Maba Boikot PT FHT, Praktisi Hukum Soroti Partisipasi Publik dalam AMDAL

    Warga Maba Boikot PT FHT, Praktisi Hukum Soroti Partisipasi Publik dalam AMDAL

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • 0Komentar

    Praktisi hukum Maluku Utara, Muhammad Tabrani Mutalib, meminta Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan pihak terkait melakukan pengawasan lebih serius terhadap aktivitas PT Feni Halmahera Timur (FHT) di Kabupaten Halmahera Timur. Desakan itu muncul setelah warga di kawasan lingkar tambang Buli melakukan aksi boikot terhadap sejumlah titik kegiatan perusahaan. Menurut Tabrani, jika masyarakat di sekitar […]

  • Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Linidaily.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menjadi sorotan publik setelah menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan yang dikategorikan sebagai perilaku LGBT. Sanksi yang ditetapkan bisa berujung pada pemberhentian sebagai mahasiswa secara tidak hormat. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Disiplin dan Etika Mahasiswa UMY yang menekankan pemeliharaan nilai-nilai Islam, […]

  • Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id. – Kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara kini dipertanyakan kredibilitas dan keseriusannya dalam menuntaskan kasus dugaan pelanggaran etik serta sumpah jabatan. Sorotan tajam ini dilontarkan oleh Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Maluku Utara, menyusul mandeknya penanganan kasus yang menyeret salah satu anggota dewan berinisial AK dari Fraksi Partai Demokrat. Sekretaris Dewan Eksekutif Rampai […]

  • Romo Syafii Sah Pimpin Koordinator MN KAHMI, Usulkan Presiden Prabowo Jadi Anggota Kehormatan

    Romo Syafii Sah Pimpin Koordinator MN KAHMI, Usulkan Presiden Prabowo Jadi Anggota Kehormatan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta, Linidaily.id – Estafet kepemimpinan di jajaran Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) resmi terjadi. Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H. M.Hum. secara resmi mengemban amanah sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI, menggantikan Abdullah Puteh dalam serah terima jabatan yang berlangsung khidmat, Senin (13/7/2026). Acara tersebut dilaksanakan dalam rangkaian rapat harian organisasi, […]

  • Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif Pertanyakan duit Penerangan Jalan Umum (PJU) ke Pemerintah Kota Ternate. Pertanyaan itu ditulis melalui status akun FB nya; Kemana Larinya Duit PJU Warga Ternate? Rakyat Bayar Tiap Bulan, Jalanan tetap Gelap Gulita. Anggota Dewan Kota Ternate yang dikenal kritis ini juga menulis, Setiap kali kita […]

  • LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Saat Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

    LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Saat Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – LiniDaily.id Pengamanan aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate pada Selasa (23/6/2026) menyisakan polemik serius. Aksi yang berlangsung damai dan tanpa tindakan anarkis itu berakhir dengan dugaan tindakan represif aparat kepolisian terhadap massa aksi. Kabag Ops Polres Ternate, Mohtar, menjadi sorotan setelah massa HMI menuding adanya tindakan kekerasan dalam proses pembubaran aksi […]

expand_less