Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

BEM FIB UNKHAIR GELAR AKSI, DESAK EVALUASI KEBIJAKAN AKADEMIK, SATGAS PPKS DAN PLT BEM UNKHAIR

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE — Linidaily.id Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes dan evaluasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan kepentingan mahasiswa, Senin (7/9/2026).

Dalam aksi tersebut, BEM FIB UNKHAIR membawa tiga tuntutan utama, yakni evaluasi terhadap penerapan Peraturan Rektor Universitas Khairun Nomor 1 Tahun 2025, evaluasi kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR, serta evaluasi dan pembentukan ulang PLT BEM UNKHAIR dengan melibatkan BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Ketua BEM FIB UNKHAIR, M. Tamhier Tamrin menyoroti penerapan ketentuan akademik yang berkaitan dengan standar IPK mahasiswa. Menurutnya, kebijakan akademik tidak boleh hanya dipahami melalui capaian angka tanpa melihat kondisi mahasiswa secara menyeluruh.

“Mahasiswa yang mendapatkan teguran akademik harus diberikan ruang bimbingan dan pendampingan. Jangan sampai surat teguran hanya menjadi tahapan administratif sebelum mahasiswa kehilangan hak untuk melanjutkan studinya,” tegasnya.

Ia menilai kampus perlu mempertimbangkan realitas sebagian mahasiswa yang harus bekerja sambil kuliah untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun biaya pendidikan.

BEM FIB UNKHAIR menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan untuk menghapus standar akademik yang berlaku. Namun, kampus diminta menghadirkan mekanisme pendampingan bagi mahasiswa yang mengalami persoalan akademik, terutama sebelum keputusan putus studi diterapkan.

Selain persoalan akademik, massa aksi juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR. BEM FIB menilai keberadaan Satgas sebagai lembaga perlindungan mahasiswa harus disertai dengan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

“Evaluasi bukan berarti menghakimi. Tetapi setiap lembaga yang diberikan mandat untuk melindungi mahasiswa harus terbuka untuk dievaluasi. Kami ingin memastikan bahwa fungsi perlindungan terhadap mahasiswa benar-benar berjalan,” lanjutnya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian dalam aksi tersebut adalah keberadaan PLT BEM UNKHAIR. BEM FIB UNKHAIR memandang evaluasi terhadap BEM UNKHAIR dan pembentukan ulang PLT harus menjadi satu rangkaian proses.

Menurut Ketua BEM FIB UNKHAIR, M. Tamhier Tamrin manyampaikan proses pembahasan persoalan organisasi mahasiswa di tingkat universitas harus melibatkan organisasi mahasiswa, khususnya BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Hal tersebut dinilai semakin penting mengingat hingga saat ini Universitas Khairun belum memiliki Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) sebagai lembaga legislatif mahasiswa di tingkat universitas.

“Ketiadaan DPM UNKHAIR tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keterlibatan mahasiswa. Ketika tidak ada lembaga legislatif mahasiswa di tingkat universitas, maka BEM-BEM Fakultas harus diajak duduk bersama untuk membicarakan persoalan BEM UNKHAIR,” ujarnya.

BEM FIB UNKHAIR juga menyoroti langkah pembahasan persoalan PLT yang melibatkan Wakil Dekan III Fakultas se-Universitas Khairun. Menurut mereka, posisi Wakil Dekan III sebagai unsur pimpinan fakultas tidak dapat menggantikan posisi BEM Fakultas sebagai representasi organisasi mahasiswa.

“Persoalan organisasi mahasiswa harus dibicarakan bersama organisasi mahasiswa. BEM Fakultas bukan penonton dalam persoalan ini,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, BEM FIB UNKHAIR mendesak pihak Universitas Khairun untuk segera menindaklanjuti tuntutan yang telah disampaikan.

Adapun tuntutan BEM FIB UNKHAIR meliputi evaluasi penerapan Peraturan Rektor Nomor 1 Tahun 2025, pemberian bimbingan bagi mahasiswa yang mendapatkan teguran akademik, pendampingan sebelum mahasiswa dikenakan putus studi, evaluasi kinerja Satgas PPKS/PPKPT UNKHAIR, serta evaluasi dan pembentukan ulang PLT BEM UNKHAIR dengan melibatkan BEM Fakultas se-Universitas Khairun.

Aksi tersebut, menurut BEM FIB UNKHAIR, bukan semata-mata bentuk penolakan terhadap institusi. Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa untuk mengawal kebijakan kampus dan memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak menjauh dari kepentingan mahasiswa.

“Kami datang bukan untuk mencari konflik. Kami datang membawa persoalan yang harus dijawab. Kampus harus berani mengevaluasi kebijakan, memperbaiki lembaga yang perlu diperbaiki, dan melibatkan mahasiswa dalam setiap persoalan yang menyangkut mahasiswa,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protes Penangkapan Warga Banemo Memanas, Terjadi Bentrokan dengan Brimob

    Protes Penangkapan Warga Banemo Memanas, Terjadi Bentrokan dengan Brimob

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    HALMAHERA TENGAH —Linidaily.id , Aksi warga Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, yang memprotes penangkapan lima warganya, berujung pada bentrokan dengan pasukan Brimob Polda Maluku Utara pada Kamis (24/9/2026) pagi. Penangkapan kelima warga dilakukan tim Reserse Mobile (Resmob) dini hari tadi, terkait dugaan keterlibatan dalam peristiwa pembakaran rumah di Desa Sibenpopo serta kasus […]

  • Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa yang juga menjabat sebagai pimpinan redaksi media lokal di Maluku Utara diduga telah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi. Kasus ini kini mendapat sorotan serius dari Korps Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) Maluku Utara. KOPRI menegaskan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas, sekaligus memastikan korban memperoleh keadilan dan […]

  • Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana; Nanik Sudaryati Deyang Ganti Posisi

    Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana; Nanik Sudaryati Deyang Ganti Posisi

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). “Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam. Dadan tak sendiri, Prabowo […]

  • Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU) menggelar Dialog Terbuka dengan tema krusial yang menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan keadilan ekonomi daerah: “Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur: Antara Konflik Kepentingan, Transparansi dan Keadilan Publik”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 20.00 WIT hingga selesai, bertempat […]

  • SCRIBERE

    SCRIBERE

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    Catatan untuk Pelaksanaan Cendekia Basic Writing II ICMI Ada kata dalam bahasa Latin yang sederhana tetapi memiliki daya gugah yang luar biasa, scribere. Artinya menulis. Kata ini mungkin terdengar tua, bahkan asing bagi sebagian orang. Tetapi gagasan yang dikandungnya justru sangat relevan dengan kehidupan kita hari ini. Di tengah masyarakat yang semakin ramai berbicara, semakin […]

  • Status Nurlaela Syarif Tentang PJU Cepat di Respon

    Status Nurlaela Syarif Tentang PJU Cepat di Respon

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    Tidak menunggu waktu yang lama, tulisan Nurlaela Syarif di akun yang mempertanyakan Duit PJU Warga mendapat respon dari Pemerintah kota, terutama Dinas Perhubungan Kota Ternate. Informasi ini ditulis Nurlaela di status medsos FB nya; Jalan di Ngade So Terang. Lampu Jalan Sebelah Mana Lagi yang Masih Gelap? Nurlaela bersyukur Pemerintah Kota merespon keluhannya “​Alhamdulillah, laporan […]

expand_less