Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Ketua KPMF FIB Unkhair Ungkap Dugaan Tekanan dan Ancaman Terkait Perpanjangan Pendaftaran Calon BEM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE – Ketua Komisi Pemilihan Mahasiswa Fakultas (KPMF) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun, Arju Duwila, mengungkap dugaan adanya tekanan hingga ancaman terhadap KPMF dalam proses penyelenggaraan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM FIB.

Menurut Arju, persoalan yang terjadi bukan sekadar keterlambatan penerbitan Surat Keputusan (SK) KPMF, melainkan telah menyentuh aspek independensi lembaga penyelenggara pemilihan. Ia menduga terdapat upaya dari pihak BEM FIB untuk menahan penerbitan SK KPMF guna mendorong lembaga tersebut memperpanjang masa pendaftaran bakal calon Ketua dan Wakil Ketua BEM.

Arju menjelaskan, berdasarkan aturan Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) Universitas Khairun, KPM memiliki sifat independen, demokratis, dan mandiri dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilihan. Karena itu, segala bentuk intervensi terhadap keputusan KPMF dinilai bertentangan dengan semangat aturan organisasi.

Ia mengaku telah berulang kali meminta agar SK KPMF segera diterbitkan sebagai dasar legalitas pelaksanaan tahapan pemilihan. Namun hingga masa pendaftaran bakal calon berakhir, SK tersebut belum juga ditandatangani.

Situasi semakin memanas setelah Arju menerima informasi dari Sekretaris Jenderal BEM FIB yang menyebut Presiden BEM tidak bersedia menandatangani SK KPMF apabila masa pendaftaran calon tidak diperpanjang. Informasi tersebut menimbulkan dugaan bahwa legalitas KPMF dijadikan alat tekanan untuk memaksa perubahan keputusan yang menjadi kewenangan penuh penyelenggara pemilihan.

Tak hanya itu, Arju juga mengaku mengalami tekanan secara langsung. Ia mengungkapkan bahwa pada sekitar pukul 01.00 WIT, sejumlah orang mendatangi indekosnya di Kelurahan Gambesi untuk meminta KPMF memperpanjang masa pendaftaran hingga 8 Juni.

Beberapa nama yang disebut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ajim Umar alias Teluk, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, bersama Ridwan Saban dan Fajri G. Sumbalatu. Dalam pertemuan itu, mereka meminta agar KPMF mengubah keputusan yang telah ditetapkan.

Namun, Arju menegaskan bahwa permintaan tersebut ditolak karena keputusan memperpanjang atau tidak memperpanjang masa pendaftaran merupakan kewenangan KPMF. Ia menilai kedatangan sejumlah pihak pada dini hari tersebut merupakan bentuk tekanan yang patut dipertanyakan, terlebih terjadi ketika SK KPMF masih belum diterbitkan.

“Rangkaian peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran adanya upaya sistematis untuk memengaruhi independensi KPMF dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilihan,” ujarnya.

Selain menyoroti dugaan intervensi dan tekanan terhadap KPMF, Arju juga menilai pembentukan KPMF terlambat jika mengacu pada ketentuan IKM Universitas Khairun yang mengharuskan pembentukan KPM dan P3M dilakukan satu bulan sebelum masa jabatan organisasi berakhir.

Menurutnya, persoalan yang terjadi saat ini tidak lagi sebatas masalah administratif penerbitan SK, melainkan menyangkut penghormatan terhadap aturan organisasi, independensi penyelenggara pemilihan, serta dugaan penggunaan kewenangan untuk memengaruhi keputusan lembaga yang seharusnya berdiri mandiri.

Hingga berita ini ditulis, pihak BEM Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penahanan SK, tekanan, maupun permintaan perpanjangan masa pendaftaran yang disampaikan oleh Ketua KPMF tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAPOR HITAM BUAT BUPATI HALMAHERA SELATAN

    RAPOR HITAM BUAT BUPATI HALMAHERA SELATAN

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    (Logika Sesat Penghapus Beasiswa kuliah untuk Mahasiswa Halsel di luar daerah) Kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang meniadakan program beasiswa bagi mahasiswa luar daerah pada tahun anggaran 2026 adalah sebuah ironi besar dan langkah mundur dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalih tekanan fiskal dan keterlambatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) pusat tidak boleh menjadi […]

  • Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    Catatan Hari Buku 17 Mei 17 Mei (kemarin) bangsa Indonesia memperingati hari buku Nasional. Dicetuskan pertama kali pada 2002 oleh Menteri Pendidikan Nasional saat itu, A. Malik Fajar. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional RI (PERPUSNAS) berdasarkan Keputusan Mendikbud nomor 0164/0/1980. Peringatan hari buku ini sebenarnya berangkat dari keprihatinan Mendikbud pada […]

  • Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    Silmy Karim & Jaringan Korupsi Imigrasi: “Setiap Klik Ada Harganya”

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id Nasional – Nama Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim, kini menjadi sorotan utama publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik korupsi, pemerasan, dan pencucian uang yang berlangsung secara sistemik, terstruktur, dan masif di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Modus operandi yang digulirkan tidak lagi sekadar pungutan liar biasa, melainkan sebuah “industri” pengerukan uang negara yang […]

  • Akademisi Unkhair Desak Pemkab Halsel Ambil Sampel Air di Madapolo

    Akademisi Unkhair Desak Pemkab Halsel Ambil Sampel Air di Madapolo

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun, Dr. Muhammad Ridwan Lessy, mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera mengambil sampel air laut di pesisir Desa Madapolo, Kecamatan Obi Utara. Desakan ini muncul menyusul fenomena perubahan warna air menjadi hijau pekat yang disertai kematian ikan dan dugaan iritasi kulit pada sejumlah warga. Ridwan menilai, pengambilan sampel […]

  • Yang Tertinggal dari Workshop Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Yang Tertinggal dari Workshop Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pada 14 Februari 2026, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Cabang Maluku Utara menyelenggarakan sebuah workshop bertajuk “Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan”. Forum intelektual ini menghadirkan dua narasumber yang relevan secara kelembagaan dan akademik: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Utara yang memaparkan materi bertajuk Strategi Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Provinsi Maluku Utara, […]

  • Utang DBH Belum Lunas, Pemprov Maluku Utara Malah Ajukan Pinjaman Rp 1 Triliun

    Utang DBH Belum Lunas, Pemprov Maluku Utara Malah Ajukan Pinjaman Rp 1 Triliun

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    Beredarnya surat resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara Nomor :  900.1/2938/SETDA, perihal Penyampaian Usulan Pinjaman Daerah Provinsi Maluku Utara kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Surat yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara tersebut memuat langkah fiskal yang terbilang agresif, yakni rencana […]

expand_less