Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

API IBU SOROTI KADES NANAS: DUGAAN KORUPSI DANA DESA 2024-2026, DESAK INSPEKTORAT DAN APH AUDIT TOTAL

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Halmahera Barat – Linidaily.id – Aliansi Persatuan Rakyat Ibu (API IBU), Senin, 14 September 2026. Koordinator API IBU bersama warga Desa Nanas, Kecamatan Ibu Selatan, Halmahera Barat, meminta Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Halmahera Barat segera mengaudit total pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Nanas.

Desakan ini muncul menyusul tidak adanya keterbukaan informasi dan minimnya transparansi. Fakta di lapangan, Kepala Desa dan perangkatnya enggan memasang Spanduk APBDes atau papan pengumuman APBDes Tahun 2026 di depan kantor desa maupun lingkungan masyarakat.

Dasar Hukum:

  • UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 24: Penyelenggaraan desa harus akuntabel, transparan, partisipatif.
  • Pasal 68 ayat (1) huruf c: Masyarakat berhak memperoleh informasi dan mengawasi kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa.
  • Permendagri No. 20 Tahun 2018 Pasal 40: Kepala Desa wajib menyebarluaskan informasi realisasi APBDes kepada masyarakat melalui papan informasi / baliho.
  • UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain soal papan APBDes, API IBU juga mempertanyakan alokasi Dana Desa 2024-2026 yang terkesan janggal dan diduga hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Temuan dari laman resmi penyaluran Dana Desa menemukan kejanggalan sebagai berikut:

Tahun Anggaran 2024:

  • Penyelenggaraan Festival/Lomba kepemudaan dan olahraga tingkat desa: Rp 18.700.000
  • Pembangunan/rehabilitasi/peningkatan/pengerasan jalan usaha tani: Rp 311.356.000
  • Peningkatan produksi tanaman pangan: Rp 149.925.000
  • Pembangunan/rehabilitasi pelabuhan perikanan sungai/kecil milik desa: Rp 9.000.000

Tahun Anggaran 2025:

  • Pembinaan PKK: Rp 78.940.000
  • Penyelenggaraan Festival/Lomba kepemudaan dan olahraga: Rp 118.600.000
  • Pelatihan/bimtek teknologi tepat guna pertanian/peternakan: Rp 10.000.000
  • Penyertaan modal: Rp 50.000.000
  • Keadaan mendesak: Rp 64.800.000
  • Ditemukan selisih: Pagu anggaran Rp 794.277.000, namun penyaluran hanya Rp 601.949.400

Tahun Anggaran 2026:

  • Pembangunan prasarana jalan desa (gorong-gorong, selokan, drainase): Rp 35.505.000
  • Pembangunan sarana prasarana energi alternatif: Rp 50.000.000
  • Pengembangan sarana usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi: Rp 21.750.000
  • Keadaan mendesak: Rp 25.200.000

“Angka-angka ini tidak pernah disosialisasikan ke warga. Jalan usaha tani Rp 311 juta di mana? Festival Rp 118 juta kegiatannya apa? Belum lagi selisih pagu dan penyaluran tahun 2025 hampir Rp 200 juta. Karena itu kami mendesak audit menyeluruh, ini tidak bisa dibiarkan karena melanggar hukum,” tegas Kapten Fai, Koordinator API IBU.

API IBU menilai kondisi ini ironis, mengingat Desa Nanas sebelumnya juga menjadi lokasi proyek air bersih DAK 2022 senilai Rp 2,001 Miliar yang diduga dikorupsi dengan kerugian negara Rp 730 Juta dan masih berproses di Kejari Halbar.

API IBU menuntut:

  1. Inspektorat Halbar audit investigatif DD Nanas 2024-2026.
  2. Kejari Halbar periksa Kades dan Bendahara Desa Nanas.
  3. Buka seluruh dokumen APBDes dan LPJ ke publik dalam 7×24 jam.

Jika tidak ditindaklanjuti, API IBU akan melaporkan resmi dan menggelar aksi di depan Kantor Bupati dan Kejari Halbar.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate Gelar Dialog Publik tentang Ekologi Kampung di Desa Payo

    Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate Gelar Dialog Publik tentang Ekologi Kampung di Desa Payo

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • 0Komentar

    HALBAR – linidaily.id, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar dialog publik bersama pemuda dan masyarakat Desa Payo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Kamis (17/9/2026) malam. Kegiatan yang mengangkat tema “Ekologi Kampung: Menjaga Keseimbangan Alam dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian mahasiswa selama melaksanakan […]

  • Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu […]

  • MENGENAL ORANG PAPUA

    MENGENAL ORANG PAPUA

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    Satu lagi buku tentang Papua yang kali ini diterbitkan oleh penerbit bonafit IRCiSod, Yogyakarta, Juli 2026.Buku ini pertama kali terbit tahun 1853. George Windsor Earl yang meniliti Papua sejak tahun 1845 berfokus pada etnografi. Karya tulisnya tentang jenis-jenis ras itu ditulis pada tahun 1845, didorong dan diedit oleh James Richardson Logan dan diterbitkan dalam Journal […]

  • Diduga Gelapkan Dana BOS, PB HMT Desak Kemenag Usut Bendahara SMAK Harapan Kasih

    Diduga Gelapkan Dana BOS, PB HMT Desak Kemenag Usut Bendahara SMAK Harapan Kasih

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Taliabu (PB HMT) mendesak Inspektorat Jenderal (Insjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAK Harapan Kasih, Desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Desakan ini muncul akibat dugaan penyalahgunaan anggaran oleh bendahara sekolah yang dinilai tidak […]

  • Sepekan di Tiga Desa Morotai Selatan Barat, PUKAT Malut dan Blue Ventures Buka Jalan Pendampingan Perikanan Berbasis Masyarakat

    Sepekan di Tiga Desa Morotai Selatan Barat, PUKAT Malut dan Blue Ventures Buka Jalan Pendampingan Perikanan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • 0Komentar

    MOROTAI – Pendampingan masyarakat pesisir di Kabupaten Pulau Morotai resmi dimulai. Tim PUKAT Maluku Utara bersama Blue Ventures berada di tiga desa Kecamatan Morotai Selatan Barat, yaitu Waringin, Usbar Pantai, dan Tiley Pantai, pada 25 September hingga 2 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah pertama dari pendampingan pengelolaan perikanan berbasis masyarakat yang direncanakan berlangsung hingga […]

  • Jual Beli IUP ; LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas

    Jual Beli IUP ; LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id– Dugaan praktik jual beli Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kabupaten Halmahera Timur kembali menjadi sorotan publik. Kasus yang disebut melibatkan sejumlah pejabat daerah tersebut dinilai tidak sekadar persoalan administrasi perizinan, melainkan berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi yang merugikan negara dan masyarakat. Direktur Bidang Kajian dan Riset Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum HMI (LKBHMI) […]

expand_less