Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

RRI Ternate Jalin Kerja Sama dengan Book Fest Maluku Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE–Linidaily.id Panitia Festival Buku (Book Fest) Maluku Utara 2026 menggelar audiensi dengan Kepala Stasiun RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, guna membangun kolaborasi dalam publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan festival. Pertemuan berlangsung di Kantor RRI Ternate, Senin 29 Juni 2026.

Pengarah Book Fest Maluku Utara, M. Asghar Saleh, mengatakan audiensi tersebut bertujuan memperkuat sinergi dengan RRI dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan festival yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Benteng Oranje, Ternate.

Menurutnya, Book Fest Maluku Utara mengusung konsep berbeda dari festival buku pada umumnya karena lebih berfokus memberikan ruang bagi para penulis lokal untuk berkarya dan memperkenalkan hasil tulisannya kepada masyarakat.

“Festival ini menjadi wadah untuk memotivasi para penulis. Selama ini, salah satu persoalan terbesar yang mereka hadapi adalah kendala dalam proses penerbitan buku. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan membentuk Yayasan Rumah Buku Maluku Utara sebagai lembaga resmi untuk menghimpun dukungan dan donatur,” kata Asghar.

Selain menghadirkan pameran buku, festival tersebut juga akan diisi dengan pemberian penghargaan kepada pegiat literasi, diskusi, peluncuran buku, berbagai agenda kreatif, serta pementasan seni dan budaya.

“Karena itu, kami berharap RRI dapat berkolaborasi melalui program dialog interaktif maupun pemberitaan sehingga gaung festival ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, Book Fest Maluku Utara merupakan kegiatan yang memiliki nilai edukatif dan bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.

“Kami siap mendukung melalui siaran dialog maupun pemberitaan agar masyarakat semakin termotivasi untuk membaca dan mencintai buku,” katanya.

Dia berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengembangkan budaya baca, meningkatkan kualitas literasi masyarakat, serta memperkuat gerakan literasi di Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Halmahera Barat yang semula digadang-gadang sebagai solusi utama atas keterbatasan fasilitas kesehatan, kini justru menjadi cermin buram wajah tata kelola pemerintahan daerah. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 42,9 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, proyek ini sejatinya membawa harapan besar bagi masyarakat yang selama ini hidup terisolasi […]

  • Cendekia Basic Writing II, Siap Digelar

    Cendekia Basic Writing II, Siap Digelar

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • 0Komentar

    Salah satu kegiatan dalam rangkaian Festival Buku Maluku Utara 2026, yakni Cendekia Basic Writing II (CBW II) akan segera digelar pada 13-14 Agustus 2026 yang dipusatkan di Ruang Studi FEBI IAIN Ternate. Menurut Tomikal, selaku koordinator CBW II, menegaskan, persiapan CBW II sudah memasuki tahapan finalisasi. “Sekitar 85% pelaksanaan CBW II siap dilaksanakan. Peserta yang […]

  • Pemprov Maluku Utara Siapkan Opsi Pemotongan TPP ASN 2027 Akibat Tekanan Fiskal

    Pemprov Maluku Utara Siapkan Opsi Pemotongan TPP ASN 2027 Akibat Tekanan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Maluku Utara tengah menyusun langkah antisipatif untuk menghadapi penurunan kapasitas anggaran daerah, salah satunya melalui rencana pengurangan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2027. Kebijakan ini muncul sebagai respons atas berkurangnya aliran dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak langsung pada kondisi fiskal daerah. Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin […]

  • Peringkat Paling Bahagia dan Taat Beragama : Tapi Banyak yang Belum Merasakan Kesejahteraan, Bahkan Ada yang Mau Akhiri Hidup

    Peringkat Paling Bahagia dan Taat Beragama : Tapi Banyak yang Belum Merasakan Kesejahteraan, Bahkan Ada yang Mau Akhiri Hidup

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar

    Maluku Utara mencatat capaian luar biasa yang jarang dimiliki provinsi lain: selama lima tahun berturut-turut 2021–2025, Badan Pusat Statistik (BPS) secara konsisten menempatkan Maluku Utara sebagai Provinsi Paling Bahagia di Indonesia. Pada 2025, skor Indeks Kebahagiaan mencapai 76,34, jauh di atas rata-rata nasional 71,49. Pengukuran ini mencakup tiga dimensi: kepuasan hidup, perasaan positif, dan makna […]

  • Penundaan Penanganan Perkara Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Inprosedural

    Penundaan Penanganan Perkara Penganiayaan Anak di Polsek Pulau Makian Inprosedural

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    Hukum pidana dibangun di atas satu fondasi yang tidak dapat ditawar: negara wajib hadir memberikan perlindungan kepada setiap warga negara, terlebih kepada anak yang menjadi korban tindak pidana. Ketika perlindungan itu tertunda, yang sesungguhnya sedang mengalami kemunduran bukan hanya nasib satu perkara, melainkan wibawa negara sebagai penjamin keadilan. Dalam konteks inilah penanganan dugaan tindak pidana […]

  • Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE Linidaily.id – Status Kota Ternate sebagai daerah yang berada dalam kategori “rentan korupsi” bukan lagi sekadar peringatan dini, melainkan alarm darurat yang menuntut aksi nyata. Setelah hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 menempatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate di zona merah. Lembaga antirasuah tersebut turun langsung memberikan ultimatum tegas: lakukan […]

expand_less