Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE – Ketua Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU), Arsad S. Sangaji, meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, ST, agar memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berjalan secara transparan, adil, dan tidak memberikan ruang bagi praktik monopoli proyek.

Menurut Arsad, proyek-proyek pemerintah yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dapat diakses secara terbuka oleh seluruh pelaku usaha yang memenuhi persyaratan, tanpa adanya dugaan perlakuan istimewa kepada pihak-pihak tertentu.

“Kami meminta Karo BPBJ Provinsi Maluku Utara agar tidak melakukan monopoli proyek kepada pihak-pihak tertentu atau kolega-kolega mereka saja. Semua perusahaan yang memenuhi syarat harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat,” tegas Arsad kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Ia menilai, prinsip transparansi, akuntabilitas, dan persaingan usaha yang sehat merupakan fondasi penting dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Karena itu, setiap tahapan proses tender harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Arsad juga mengingatkan bahwa praktik yang menimbulkan kesan adanya penguasaan proyek oleh kelompok tertentu berpotensi menimbulkan kecemburuan di kalangan pelaku usaha lokal serta mengurangi kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

“Kami berharap BPBJ benar-benar menjadi lembaga yang profesional dan independen, sehingga seluruh proses pengadaan dapat berjalan secara objektif, terbuka, dan bebas dari intervensi maupun kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

FPPPMU, lanjut Arsad, akan terus mengawal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Maluku Utara sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang sehat dan memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh penyedia jasa konstruksi maupun pengusaha lokal.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Biro BPBJ Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, ST, belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi apabila yang bersangkutan ingin memberikan penjelasan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup beserta seluruh jajaran aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran berat yang dilakukan PT Feni Haltim, unit pengolahan nikel di Halmahera Timur yang merupakan anak usaha PT Antam Tbk. Perusahaan ini disinyalir beroperasi tanpa persyaratan lingkungan utama berupa dokumen Analisis Dampak […]

  • Novel Orang-Orang Sederhana; Kesaksian Seorang Petugas Medis

    Novel Orang-Orang Sederhana; Kesaksian Seorang Petugas Medis

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • 0Komentar

    Sebagai seorang tenaga medis, Sadli memulainya dari desa desa terpencil di Halmahera Timur dan Selanjutnya dipindahtugaskan ke Halmahera Barat .Banyak yang dia saksikan terutama soal eksploitasi lahan oleh perusahaan tambang. Bagaimana ruang hidup mereka “di rampas” oleh dan atas nama pemerintah dan ironisnya dipekerjakan di lahan mereka sendiri. Sebagai seorang tenaga medis, Sadli memulainya dari […]

  • Soroti Kebakaran Hutan di Gane Barat Utara GPM GARUT  Kecam Pemkab Halmahera Selatan agar Tidak Tinggal Diam

    Soroti Kebakaran Hutan di Gane Barat Utara GPM GARUT Kecam Pemkab Halmahera Selatan agar Tidak Tinggal Diam

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    LABUHA – Linidaily.id.l, Kebakaran hutan (Karhutla) yang terjadi di kecamatan, Gane barat Utara, Halmahera Selatan (Halsel) sudah meluas ke beberapa desa. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, jika api terus meluas, tanaman yang telah mereka rawat selama bertahun tahun akan ikut terbakar walaupun sudah ada upaya pencegahan yang di lakukan agar api tidak terus meluas. Namun […]

  • Ternate Mengering di Bawah Bayang-Bayang El Niño: Jangan Tunggu Krisis Air

    Ternate Mengering di Bawah Bayang-Bayang El Niño: Jangan Tunggu Krisis Air

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • 0Komentar

    Hampir sebulan tanpa hujan, siang yang terasa menyengat, dan angin kencang yang bertiup berjam-jam mulai menjadi pengalaman sehari-hari warga Ternate. Situasi ini tidak layak dibaca sebagai panas musiman biasa. Pada pertengahan Agustus 2026, Indonesia memang sedang menghadapi El Niño yang kuat. BMKG mencatat anomali suhu muka laut di wilayah Niño 3.4 pada Dasarian I Agustus […]

  • Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kasus dugaan perjalanan dinas (perjadin) fiktif di lingkungan DPRD Kota Ternate kini memasuki babak baru. Laporan yang diajukan Tim Hukum Nurjaya Hi. Ibrahim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Mei 2026 menjadi titik penentu: apakah kasus ini akan benar-benar diusut atau justru berakhir menjadi tumpukan berkas yang berdebu di meja birokrasi penegak hukum. Kasus […]

  • Belajar dari NTB: Skema BLUD Jadi Kunci Keberlanjutan Pembiayaan Kawasan Konservasi Perairan

    Belajar dari NTB: Skema BLUD Jadi Kunci Keberlanjutan Pembiayaan Kawasan Konservasi Perairan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Tim studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan dari Maluku Utara pulang membawa satu pelajaran penting dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB): keberlanjutan pembiayaan pengelolaan kawasan konservasi perairan tidak bisa terus bergantung pada anggaran pemerintah semata. Dalam kunjungan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTB, rombongan mempelajari langsung praktik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) […]

expand_less