Kadis DPMD Halsel Kecewa Tak Satupun BUMDes yang Sukses
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan Pelatihan Penguatan BUM Desa di Kabupaten Halmahera Selatan di hotel Buana Lipu HALSEL. Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LABUHA – Linidaily.id, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) saat ini dijabat oleh M. Zaky Wahab secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penguatan BUM Desa di Kabupaten Halmahera Selatan.
Kadis yang dilantik oleh Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba pada 13 Januari 2026 itu pun menyayangkan tak ada satupun BUMDES yang menorehkan prestasi.
“Dari 249 desa di HALSEL, 30 sudah berbadan hukum, tapi dari 30 itu tak ada satupun yang pengelolaannya bisa menghasilkan produk unggulan. Padahal potensi desa di Halsel banyak. Mulai dari Pariwisata, Pertanian, Perikanan dan juga kuliner, bisa dijadikan produk,” ungkapnya.
Dia beralasan, seharusnya dengan pemberian pelatihan, penguatan berulang-ulang bisa membuat pengelolaan BUMDES bisa termotivasi untuk mengelola secara mandiri usaha yang akan dijalankan.
“Setelah dapat pelatihan, penguatan dan kembali ke desa, mereka justru bingung, mau bikin apa,” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan BUMDES seharusnya dikelola secara serius. Tidak main-main, termasuk juga perlunya pendampingan yang intens sampai menghasilkan.
Dia berharap, pelatihan kali ini bisa membuat peserta dapat menghasilkan pengetahuan dan diterapkan dalam pengelolaan BUMDES.
Pelatihan Penguatan dan Lembaga Ekonomi Lainnya di Tingkat Kabupaten selain di Maluku Utara, juga di Maluku, Papua, Papua Barat , Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Tengah pada 5-10 Oktober 2026.
Penguatan BUMDES yang dilaksanakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang pendanaannya ddukung oleh lembaga donor IFAD atau Internasional Fund foto Agricultural Development melalui program TEKAD atau Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu.
Pelatihan melibatkan sejumlah Akademisi dan juga praktisi yang berlangsung selama 4 (empat hari) di hotel Buana Lipu HALSEL.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar