Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate Gelar Dialog Publik tentang Ekologi Kampung di Desa Payo

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALBAR – linidaily.id, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar dialog publik bersama pemuda dan masyarakat Desa Payo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Kamis (17/9/2026) malam.

Kegiatan yang mengangkat tema “Ekologi Kampung: Menjaga Keseimbangan Alam dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian mahasiswa selama melaksanakan KKN Mandiri di Desa Payo.

Dialog publik ini menjadi ruang diskusi antara mahasiswa, pemuda, masyarakat, serta sejumlah narasumber untuk membahas pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola potensi alam secara bijaksana. Meskipun tidak seluruh masyarakat dapat menghadiri kegiatan tersebut, antusiasme pemuda dan warga yang hadir terlihat cukup tinggi.

Sejumlah persoalan lingkungan menjadi topik utama dalam diskusi, mulai dari pengelolaan sumber daya alam, perizinan pemanfaatan lingkungan, hingga persoalan persampahan dan upaya menjaga keseimbangan ekosistem di Desa Payo.

Salah satu narasumber, Rivan Basis, Ketua SEMA Halbar, menyampaikan bahwa ekologi merupakan isu penting yang perlu dibahas secara lebih kontekstual dengan kondisi masyarakat. Menurutnya, pembahasan mengenai ekologi akan lebih bermakna apabila dikaitkan langsung dengan persoalan dan pertanyaan yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Alexander dalam pemaparannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan dialog tersebut sebagai ruang belajar bersama. Ia menjelaskan bahwa ekologi berkaitan dengan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan.

Menurutnya, alam memiliki peran penting dalam menopang kehidupan manusia sehingga keseimbangan lingkungan perlu dijaga. Ia juga menyoroti aspek perizinan dalam pemanfaatan lingkungan.

“Perizinan adalah alat untuk memanfaatkan lingkungan. Kita bisa mengizinkan, tetapi harus melihat terlebih dahulu manfaatnya,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Adrisal Hena, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menyoroti sejumlah potensi yang dimiliki Desa Payo. Menurutnya, salah satu hal yang menjadi kekuatan masyarakat Payo adalah semangat mabari atau gotong royong, selain potensi alam seperti air panas dan panas bumi.

Dalam kesempatan tersebut, Adrisal juga menyoroti persoalan persampahan yang dinilai menjadi salah satu persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian. Ia menyampaikan perlunya solusi bersama melalui pengelolaan dan pengangkutan sampah, termasuk pengelolaan sampah organik serta peningkatan edukasi lingkungan kepada masyarakat.

Selain membahas persampahan, ia juga menyinggung pentingnya menjaga kawasan pesisir dan teluk serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama mencegah kerusakan lingkungan.

Sementara itu, Saiful Albart menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai keagamaan. Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap ekologi bukan hanya muncul dalam konteks krisis lingkungan saat ini, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak lama.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Mandiri IAIN Ternate, Ikhlas Munawar, mengatakan bahwa dialog publik tersebut berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan di Desa Payo.

Menurut Ikhlas, gagasan pelaksanaan dialog muncul setelah mahasiswa melakukan survei dan berdiskusi dengan para pemuda serta masyarakat setempat mengenai berbagai persoalan yang dihadapi desa.

“Kegiatan dialog publik ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan di Desa Payo. Sesuai dengan survei yang telah kami lakukan dan diskusi dengan pemuda-pemuda, kemudian timbul ide untuk membuat dialog publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya mahasiswa untuk mempererat hubungan dan membangun kebersamaan dengan masyarakat selama pelaksanaan KKN Mandiri.

Selain dialog publik, mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate juga membuka ruang diskusi bersama para narasumber dan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan, keluhan, maupun aspirasi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan kondisi lingkungan di Desa Payo.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate berharap keberadaan mereka selama berada di Desa Payo tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan program akademik, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dialog publik ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun solidaritas, memperkuat komunikasi, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN Mandiri dengan masyarakat Desa Payo selama masa pengabdian.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TRANSPARANSI ANGGARAN DESA DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KEPADA MASYARAKAT

    TRANSPARANSI ANGGARAN DESA DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KEPADA MASYARAKAT

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • 0Komentar

    Desa merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, penyelenggaraan pemerintahan desa tidak seharusnya hanya dipahami sebagai urusan administratif pemerintah, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi semakin penting ketika pemerintah desa mengelola anggaran yang bersumber dari keuangan publik. Dalam perspektif administrasi publik, transparansi […]

  • Viral Lagu ‘My Little Bolu Ketan’ untuk Bahlil Lahadalia, Golkar: Lucu, Menghibur, dan Bentuk Apresiasi

    Viral Lagu ‘My Little Bolu Ketan’ untuk Bahlil Lahadalia, Golkar: Lucu, Menghibur, dan Bentuk Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id– Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan dengan viralnya sebuah lagu unik yang berisi rangkaian pujian khusus untuk Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Lagu yang menyita perhatian warganet di Instagram hingga TikTok itu diberi judul ‘My Little Bolu Ketan’. Lagu tersebut memiliki lirik yang cukup menggelitik […]

  • Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, Foto: Istimewa

    Pengamat Hukum; Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Jangan Cuma Janji

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pengamat Hukum yang juga Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Abdul Aziz Hakim mengingatkan Janji Kejati dalam mengumumkan para tersangka dugaan korupsi tnjangan DPRD jangan Cuma janji. Karena menurutnya, sampai sekarang janji tersebut tidak berwujud. “Menurut saya, sebagaimana pernyataan pihak Kejati Malut bahwa dalam kasus ini bukti-buktinya sudah cukup, walaupun masih menunggu hasil BPK. Jika […]

  • Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    TIDORE, Linidaily.id Di tengah tekanan berat kondisi keuangan daerah akibat pemangkasan dana transfer pusat, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara tegas menyatakan akan membela dan menjamin keberlanjutan kerja seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta pegawai paruh waktu di lingkungan pemerintah daerah. Ia menegaskan menolak keras langkah merumahkan atau memutus hubungan kerja mereka […]

  • HARITA GRUP DAN KOLONIALISME BARU ATAS RUANG HIDUP KAWASI

    HARITA GRUP DAN KOLONIALISME BARU ATAS RUANG HIDUP KAWASI

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • 0Komentar

    Membaca Relokasi Warga Kawasi ke Ecovillage dalam Perspektif Michel Foucault dan Pierre Bourdieu Tulisan ini bisa saja di katakan bagian dari kepingan Puzzle tulisan saya sebelumnya tentang Harita Grup Dan Paradoks Kemakmuran Halmahera Selatan. Namun bukan berarti tulisan ini mengekspresikan kecencian penulis atas Harita Grup. Melainkan sebagai bahan refleksi agar ada perbaikan di masyarakat. Terutama […]

  • Malut United Pindah Home Base dan Berganti Nama Jateng United

    Malut United Pindah Home Base dan Berganti Nama Jateng United

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    SEMARANG, Linidaily.id – Kabar mengejutkan datang dari Malut United FC yang secara resmi mengubah identitas dan domisili untuk menghadapi musim kompetisi 2026–2027. Melalui surat resmi nomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026, badan hukum PT Malut Maju Sejahtera memberitahukan kepada PSSI bahwa klub yang jadi kebanggaan pencinta Bola Maluku Utara kini berganti nama menjadi Jateng United […]

expand_less