Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kebakaran Hutan di desa Tokaka Jadi Alarm Keras, Pemkab Halsel Jangan Tutup Mata

  • account_circle Hifdan Ibrahim
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • visibility 582
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALMAHERA SELATAN – Kebakaran Yang terjadi di kawasan desa tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, bukan lagi sekedar persoalan sepele. Di balik asap yang tebal, ada kebutuhan masyarakat desa tokaka yang ikut menjadi korban dan terancam hilang dilalap api.

Kondisi ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi pemerintah kabupaten Halmahera Selatan. Sebab, ketika masyarakat melihat tanaman dan kebutuhan hidup mereka di babat api, publik masyarakat bertanya, di mana pemkab halsel di saat masyarakat sudah tidak bisa menangani kebakaran api?

Ironisnya, pemkab halsel sampai saat ini belum mengambil langkah, padahal kebakaran mulai dari tanggal 26 Agustus sampai 10 September tidak ada bantuan dari Pemkab Halsel, puluhan hektar lahan kebun masyarakat yang di makan api,

Jika kebakaran terus dibiarkan tanpa penanganan serius, dampaknya bukan hanya hilangnya vegetasi hutan. Kerusakan lingkungan dapat mengancam sumber air, habitat satwa, lahan masyarakat, kualitas udara, dan kehidupan generasi yang akan datang.

Lahan dan tanaman kelapa, pala, cengkeh, dan buah” menjadi kehidupan masyarakat desa tokaka, akan tetapi di makan habis, gawatnya api telah masuk di lingkungan desa tokaka. _Hifdan Ibrahim_ mahasiswa Tokaka,

Karena itu, pemkab halsel tidak boleh memandang kebakaran di tokaka sebagai peristiwa biasa yang cukup di selesaikan dengan memadamkan api. Api mungkin bisa padam, tetapi kebutuhan masyarakat yang terbakar tidak otomatis kembali.

Hifdan mengecam keras kepada Pemkab Halsel harus turun langsung memastikan kondisi warga dan mendata kerugian yang ditimbulkan. Jika ada kebutuhan masyarakat yang terbakar pemerintah harus menjelaskan apa bentuk tanggung jawab dan bentuk yang akan diberikan.

Kebakaran hutan harus segera mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Halmahera Selatan. Pemerintah perlu memastikan kondisi di lapangan, mengetahui luas wilayah yang terdampak, mencari tahu penyebab kebakaran, serta mengambil langkah konkret untuk mencegah api semakin meluas. Ujarnya.

Desa Tokaka adalah bagian dari Halmahera Selatan. Masyarakat Tokaka juga memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pelayanan pemerintah.

Kini masyarakat menunggu tindakan nyata Pemkab Halmahera Selatan: turun ke lapangan, tangani kebakaran, lindungi masyarakat, dan pastikan kejadian serupa tidak terus berulang.

  • Penulis: Hifdan Ibrahim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan atau Kehendak?

    Aturan atau Kehendak?

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    Kekosongan kepengurusan BEM Universitas Khairun tidak seharusnya membuat aturan organisasi ikut kehilangan tempatnya. Kekosongan memang membutuhkan tindakan administratif agar roda kelembagaan tidak berhenti, tetapi tindakan tersebut tetap harus diletakkan dalam kerangka aturan yang mengatur hubungan antarorganisasi mahasiswa. Sebab, ketika sebuah keputusan lahir atas nama penyelamatan organisasi, pertanyaan yang paling mendasar justru harus diajukan: apakah keputusan […]

  • BUNDA LITERASI MALUKU UTARA DUKUNG PENUH PENYELENGGARAAN BOOKFEST 2026

    BUNDA LITERASI MALUKU UTARA DUKUNG PENUH PENYELENGGARAAN BOOKFEST 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    Siap Berkolaborasi, Fasilitasi Stan UMKM, hingga Penuhi Kebutuhan Konsumsi Kegiatan TERNATE,  Linidaily.id  Upaya menggalakkan budaya literasi di Provinsi Maluku Utara mendapatkan dukungan yang sangat berarti. Hari ini,30 Juni 2026 Panitia Penyelenggara Festival Buku Maluku Utara atau yang dikenal dengan sebutan BookFest 2026 melakukan audiensi dengan Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK […]

  • Bupati Taliabu Apresiasi PT Bintani Megahindah dan Masyarakat Tangani Karhutla

    Bupati Taliabu Apresiasi PT Bintani Megahindah dan Masyarakat Tangani Karhutla

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • 0Komentar

    TALIABU- Linidaily.id, Kekabakaran Hutan dan Lahan di Desa Todoli, Tikong, Ufung Dan Padang, telah berlangsung berhari-hari, Peran semua pihak sangat sangat diharapkan untuk membantu mengatasi Karhutla. Sinergi antara warga Desa Todoli, Ufung, Pasang, Tikong dan PT. Bintani Megahindah mendapat pujian dari Bupati dan rombongan Pemda Taliabu, saat melakukan peninjauan Lokasi terdampak semalam pukul 03.00 WIT […]

  • PERJALANAN MENCARI KEADILAN: KETIKA HIDUP TIDAK BERJALAN SEPERTI YANG DIHARAPKAN

    PERJALANAN MENCARI KEADILAN: KETIKA HIDUP TIDAK BERJALAN SEPERTI YANG DIHARAPKAN

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    Ada masa dalam kehidupan ketika seseorang tidak lagi bertanya mengapa hidup begitu sulit, tetapi mulai bertanya sesuatu yang lebih dalam: mengapa saya harus mengalami semua ini? Pertanyaan itu mungkin tidak mudah dijawab. Sebab ada pengalaman dalam hidup yang tidak cukup dijelaskan hanya dengan kata-kata. Ada keadaan ketika seseorang sudah berusaha, tetapi hasil yang diperoleh tidak […]

  • Kolam Air Mancur di Landmark Ternate Ditimbun Sementara: Alasan Keamanan dan Persiapan JKPI

    Kolam Air Mancur di Landmark Ternate Ditimbun Sementara: Alasan Keamanan dan Persiapan JKPI

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE -LiniDaily.id. Pemerintah Kota Ternate mulai menimbun kolam air mancur yang berada di kawasan Landmark. Langkah ini diambil mengingat fasilitas tersebut sudah lama tidak berfungsi. Sekretaris Daerah Kota Ternate menyampaikan bahwa penimbunan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum atas arahan Wali Kota. Keputusan ini diambil saat meninjau lokasi yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai salah satu tempat […]

  • Di Balik Achmad Bakrie Award: Haedar Nashir Ungkap Filosofi “Jalan Sunyi” Muhammadiyah

    Di Balik Achmad Bakrie Award: Haedar Nashir Ungkap Filosofi “Jalan Sunyi” Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA, Linidaily.id – Di tengah hingar-bingar dunia publik yang kerap mengagungkan visibilitas, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir memilih untuk tetap setia pada apa yang ia sebut sebagai “jalan sunyi”. Penerimaan Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 Bidang Pemikiran Sosial bukan sekadar validasi personal bagi Haedar, melainkan sebuah pengakuan terhadap ribuan kerja sosial yang […]

expand_less