Ternate Dikepung Asap Pekat, Sekolah Diliburkan, Penerbangan Terganggu
- account_circle Redaksi
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ternate — Linidaily.id, Kabut asap pekat akibat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru di Kelurahan Takome, Kota Ternate, yang telah memasuki hari kesepuluh, berdampak luas pada kehidupan warga Kota Ternate. Dua sektor utama yang terdampak langsung adalah pendidikan dan pelayanan penerbangan.
Merespons memburuknya kualitas udara, Dinas Pendidikan Kota Ternate memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP, terhitung mulai tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Ternate, demi melindungi kesehatan peserta didik dari risiko paparan kabut asap.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Ridwan Ali, menyampaikan bahwa selama masa peliburan, siswa tetap diberikan tugas untuk diselesaikan di rumah. Orang tua diimbau membatasi aktivitas anak-anak di luar ruangan dan menggunakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar rumah. Guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas seperti biasa di sekolah. Pemerintah Kota Ternate juga berencana mendistribusikan masker ke seluruh satuan pendidikan sebagai langkah perlindungan tambahan. Evaluasi kondisi udara akan terus dilakukan bersama instansi terkait untuk menentukan apakah masa libur dapat berakhir sesuai jadwal atau perlu diperpanjang.
Tak hanya dunia pendidikan, aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Babullah Ternate juga terdampak serius. Kepala Bandara Sultan Babullah, Sigit Budiarto, menyebutkan bahwa Senin (12/10/2026) sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan, bahkan ada yang dialihkan ke bandara lain karena jarak pandang yang terbatas akibat asap tebal. Maskapai yang terdampak meliputi Lion Air, Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia. Meski demikian, Bandara Sultan Babullah tetap beroperasi dan belum ditutup sepenuhnya. Waktu pemulihan jadwal penerbangan belum dapat dipastikan, tergantung perbaikan kondisi cuaca dan penurunan intensitas asap.
Pemerintah Kota Ternate terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengatasi dampak kabut asap sekaligus memantau perkembangan situasi kebakaran TPA agar aktivitas warga dapat berjalan normal kembali sesegera mungkin.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar