40 JUTA HARI INI , TAPI MEMATIKAN DINAMIKA KONFERCAP YANG AKAN DATANG
- account_circle Anjas Kaimudin
- calendar_month Senin, 12 Okt 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jangan salahkan kader yang memukul.
Dia bukan pelaku utama. Dia hanya aktor terakhir yang meledak di atas panggung yang sudah lama disiram bensin oleh orang lain. Dia hanya korban dari forum pelantikan yang sudah kehilangan adab, dari senior yang hobi mengadu domba, dari provokator yang memulai duluan dengan lisan dan manuver curang.
Yang harus disalahkan adalah kesepakatan 40 juta hari ini.
Salahkan kesepakatan 40 juta hari ini yang telah memastikan Konfercab besok tidak akan ada lagi dinamika.
40 juta hari ini bukan menyelesaikan masalah. 40 juta hari ini adalah cara paling halus untuk membunuh HMI Cabang Ternate secara permanen.
Hari ini kalian berpikir masalah selesai karena laporan polisi dicabut. Padahal hari ini kalian baru saja menciptakan undang-undang tidak tertulis di Cabang Ternate.
“Setiap dinamika ada harganya, dan harganya adalah 40 juta.”
Ketika tiba Konfercab nanti, jangan harap akan ada lagi dialektika yang panas. Jangan harap akan ada lagi kader yang berani berdiri, interupsi, mengkritik kebijakan cabang, atau menolak kandidat titipan,Semua akan diam.Semua akan setuju.Semua akan angguk-angguk.
Bukan karena HMI Cabang Ternate sudah dewasa dan solid. Tapi karena semua kader sudah menghitung di kepalanya.
“Jika saya kritis hari ini, saya akan diprovokasi. Jika saya terpancing, saya akan dipancing untuk memukul. Dan jika saya memukul, saya harus menyiapkan 40 juta di kantor polisi.”
Kalian tidak sedang mendewasakan organisasi. Kalian sedang menciptakan generasi kader yang penakut, generasi yang lebih takut pada laporan polisi daripada takut pada kemunduran organisasi.
Kalian tidak sedang berdamai hari ini. Kalian sedang menggadaikan masa depan dialektika HMI Cabang Ternate seharga 40 juta.
Ini bukan islah. Islah itu gratis, karena kita bersaudara. Islah itu di sekretariat, dengan air mata dan pelukan,bukan dengan kwitansi dan materai di ruang penyidik yang sebesar 40juta itu.
Apa yang kalian lakukan hari ini adalah transaksi. Kalian menggadaikan marwah pelantikan yang sakral, kalian menggadaikan otonomi cabang yang harusnya bisa diselesaikan oleh MW KAHMI dan BADKO.
Malah kalian menggadaikan masa depan kader-kader kritis yang besok akan bungkam karena takut dimiskinkan oleh konflik internalnya sendiri.
40 juta hari ini akan menjadi hantu di setiap forum HMI Cabang Ternate. Hantu yang akan membisiki setiap kader: “Jangan kritis, nanti mahal.”
Hari ini pelantikan berakhir dengan transaksi. Besok Konfercab berakhir dengan keheningan yang dipaksakan.
Itulah yang akan terjadi. Konfercab nanti akan terlihat damai, tertib, dan kondusif. Tapi itu adalah kedamaian palsu. Keheningan yang dipaksakan. Keheningan kuburan.
Karena dialektika telah mati,dibunuh oleh kesepakatan 40 juta di luar forum.
Dan ketika dialektika mati,maka HMI Cabang Ternate tidak lagi melahirkan pemimpin.Yang lahir hanyalah pedagang konflik yang tahu cara mengubah provokasi menjadi uang.
Itulah harga dari perdamaian yang dibeli di kantor polisi.40 juta Tapi taruhannya adalah masa depan satu cabang dan para kader kedepan.
YAKIN USAHA SAMPAI 40juta.
YAKUSA.
- Penulis: Anjas Kaimudin

Saat ini belum ada komentar