Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus menunjukkan keseriusan dan memperkuat komitmennya dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, pada Senin (25/5/2026).

Rapat koordinasi strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, M.Pd., didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Halmahera Utara. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Ns. Jolius Garo, S.Kep., Kepala Dinas Kesehatan, Selphianus Herman Kaya, S.Kep., beserta jajaran lintas sektor dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas utama daerah yang tidak bisa ditangani secara parsial.

Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting sangat bergantung pada kerja sama yang terpadu, sinergis, dan berkelanjutan dari seluruh elemen pemerintahan maupun masyarakat.

“Percepatan penurunan stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat, komitmen tinggi, serta langkah-langkah nyata dari seluruh pihak. Hal ini agar setiap program yang kita jalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tegas Dr. Kasman Hi Ahmad.

Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan evaluasi berkala terhadap seluruh kegiatan penanganan stunting yang berjalan di setiap wilayah kecamatan hingga desa. Ia mengingatkan bahwa evaluasi rutin, khususnya secara triwulanan, diperlukan untuk mengukur efektivitas program sekaligus mendeteksi sejak dini hambatan atau kendala yang terjadi di lapangan.

Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara. Foto: Rekan Halut Setara

“Evaluasi rutin sangat krusial. Melalui evaluasi, kita bisa memantau perkembangan, mengetahui apa yang menjadi kendala, dan memastikan setiap intervensi yang dilakukan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai program berjalan, namun sasaran dan tujuannya tidak tercapai,” ujarnya.

Agenda utama dalam rapat TPPS kali ini adalah pembahasan strategi percepatan penanganan stunting yang lebih komprehensif.

Berbagai langkah disepakati, mulai dari penguatan intervensi gizi spesifik maupun sensitif, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, intensifikasi edukasi kesehatan dan gizi kepada keluarga, hingga optimalisasi peran pendampingan di tingkat desa dan kecamatan.

Selain merumuskan strategi baru, pertemuan ini juga menjadi momen evaluasi terhadap capaian kinerja program yang telah berjalan sejauh ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan target penurunan angka stunting di Halmahera Utara dapat tercapai sesuai dengan standar dan target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap sinergitas antar instansi semakin kokoh. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam upaya mewujudkan generasi muda Halmahera Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sebagai modal utama menuju pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Tertinggal dari Workshop Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Yang Tertinggal dari Workshop Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pada 14 Februari 2026, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Cabang Maluku Utara menyelenggarakan sebuah workshop bertajuk “Nasionalisme, Potensi Lokal dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan”. Forum intelektual ini menghadirkan dua narasumber yang relevan secara kelembagaan dan akademik: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Utara yang memaparkan materi bertajuk Strategi Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Provinsi Maluku Utara, […]

  • Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP-UMMU, Rasid Pora, S.IP,M.IP

    Akreditasi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMMU Naik Level

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi calon mahasiswa baru yang akan memilih untuk kuliah. Karena saat ini program studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara memperoleh akreditasi “Baik Sekali” setelah divisitasi dua asesor pada 13-14 Mei 2026. Dua asesor yang melakukan visitasi adalah Dr. Suranto yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Yogjakarta, […]

  • BUDAYA REMPAH

    BUDAYA REMPAH

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    “…Rempah bukan hanya tentang rasa, melainkan tentang kehidupan itu sendiri…” Rempah, bukan sekadar bumbu dapur semata. Sejarah masyarakat kepulauan di Indonesia mencatat, rempah merupakan identitas kebudayaan, sumber pengetahuan lokal, simbol spiritualitas, hingga penyangga ekonomi keluarga. Pada wilayah Timur Indonesia, terutama Maluku Utara, pala, cengkih, dan berbagai tanaman aromatik lainnya telah membentuk cara hidup masyarakat selama […]

  • Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Linidaily.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menjadi sorotan publik setelah menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan yang dikategorikan sebagai perilaku LGBT. Sanksi yang ditetapkan bisa berujung pada pemberhentian sebagai mahasiswa secara tidak hormat. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Disiplin dan Etika Mahasiswa UMY yang menekankan pemeliharaan nilai-nilai Islam, […]

  • Waspadai Pemimpin Bertopeng

    Waspadai Pemimpin Bertopeng

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    KEPEMIMPINAN publik kerap kali tampil dengan wajah ganda. Di depan panggung publik terlihat santun, moralis, humanis, dan seolah pro rakyat (populis). Tapi, di balik layar ia angkuh, arogan, diskriminatif, dan sadisnya membunuh harapan-harapan rakyatnya sendiri. Bengis, nir kepekaan sosial. Sukar dipungkiri bahwa pemimpin memiliki ‘’wajah’’ ganda. Artinya, rakyat sebagai pemberi mandat kekuasaan harus mengerti hal […]

  • KURIKULUM REMPAH

    KURIKULUM REMPAH

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    Wilayah-wilayah penghasil rempah di Indonesia, terutama di kawasan timur (seperti Maluku dan Maluku Utara), memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dunia. Cengkih, dan pala, serta berbagai tanaman aromatik lainnya, bukanlah sekadar komoditas ekonomi, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Ironisnya, banyak siswa SD, SMP, dan SMA yang hidup di wilayah rempah justru kurang memahami sejarah, […]

expand_less