Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara. Foto: Rekan Halut Setara
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus menunjukkan keseriusan dan memperkuat komitmennya dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya.
Hal ini ditegaskan dalam Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, pada Senin (25/5/2026).
Rapat koordinasi strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi Ahmad, M.Pd., didampingi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Halmahera Utara. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Ns. Jolius Garo, S.Kep., Kepala Dinas Kesehatan, Selphianus Herman Kaya, S.Kep., beserta jajaran lintas sektor dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa penanganan dan pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas utama daerah yang tidak bisa ditangani secara parsial.
Menurutnya, keberhasilan menekan angka stunting sangat bergantung pada kerja sama yang terpadu, sinergis, dan berkelanjutan dari seluruh elemen pemerintahan maupun masyarakat.
“Percepatan penurunan stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat, komitmen tinggi, serta langkah-langkah nyata dari seluruh pihak. Hal ini agar setiap program yang kita jalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” tegas Dr. Kasman Hi Ahmad.
Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pelaksanaan evaluasi berkala terhadap seluruh kegiatan penanganan stunting yang berjalan di setiap wilayah kecamatan hingga desa. Ia mengingatkan bahwa evaluasi rutin, khususnya secara triwulanan, diperlukan untuk mengukur efektivitas program sekaligus mendeteksi sejak dini hambatan atau kendala yang terjadi di lapangan.

“Evaluasi rutin sangat krusial. Melalui evaluasi, kita bisa memantau perkembangan, mengetahui apa yang menjadi kendala, dan memastikan setiap intervensi yang dilakukan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai program berjalan, namun sasaran dan tujuannya tidak tercapai,” ujarnya.
Agenda utama dalam rapat TPPS kali ini adalah pembahasan strategi percepatan penanganan stunting yang lebih komprehensif.
Berbagai langkah disepakati, mulai dari penguatan intervensi gizi spesifik maupun sensitif, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, intensifikasi edukasi kesehatan dan gizi kepada keluarga, hingga optimalisasi peran pendampingan di tingkat desa dan kecamatan.
Selain merumuskan strategi baru, pertemuan ini juga menjadi momen evaluasi terhadap capaian kinerja program yang telah berjalan sejauh ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan target penurunan angka stunting di Halmahera Utara dapat tercapai sesuai dengan standar dan target yang ditetapkan pemerintah pusat.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap sinergitas antar instansi semakin kokoh. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam upaya mewujudkan generasi muda Halmahera Utara yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sebagai modal utama menuju pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar