Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

FPPPMU: Semangat Pembentukan Maluku Utara Adalah Keadilan, Bukan Monopoli Kekuasaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Forum Perjuangan Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan di Maluku Utara agar tetap berada pada koridor keadilan, transparansi, dan kepentingan publik.

Melalui dialog terbuka bertajuk “Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur”, FPPPMU memandang bahwa setiap dugaan penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan perlu dibahas secara terbuka, objektif, dan berdasarkan fakta. Dialog ini bukanlah bentuk penghakiman, melainkan bagian dari kontrol sosial yang dijamin dalam negara demokrasi, tegas Arsad Sangaji (Ketua FPPPMU)

FPPMU mengingatkan bahwa Provinsi Maluku Utara lahir bukan sekadar karena kebutuhan administratif, tetapi karena adanya semangat perjuangan untuk menghadirkan pemerataan pembangunan, keadilan wilayah, dan kesempatan yang setara bagi seluruh rakyat Maluku Utara. Oleh karena itu, setiap praktik yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, ketidakadilan, atau kesan monopoli harus mendapat perhatian serius.

Sebagai organisasi yang lahir dari rahim perjuangan pemekaran, FPPPMU memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk mengawal setiap kepala daerah agar menjalankan amanah rakyat secara adil, profesional, dan menjunjung tinggi prinsip good governance. Kekuasaan adalah mandat, bukan hak istimewa yang dapat diwariskan atau dipersepsikan menguntungkan kelompok tertentu.

FPPPMU menegaskan bahwa tuduhan atau dugaan harus dibuktikan melalui mekanisme yang sah dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun demikian, ruang dialog dan kritik tidak boleh dibungkam, sebab demokrasi yang sehat justru tumbuh dari keberanian masyarakat untuk bertanya dan meminta penjelasan kepada para pemegang kekuasaan.

“Kami ingin mengingatkan bahwa spirit awal pembentukan Provinsi Maluku Utara adalah keadilan. Jika hari ini muncul pertanyaan publik terkait dugaan monopoli proyek oleh kerabat kepala daerah, maka hal tersebut harus dijawab secara terbuka dan transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat,” demikian pernyataan FPPMU yang di sampaikan Arsad Sangaji.

Arsad, menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat, mengedepankan data dan argumentasi, serta bersama-sama memastikan bahwa pembangunan di Maluku Utara benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat, bukan kepada kepentingan segelintir pihak.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Dakwah di Ruang Publik, Muhammadiyah Luncurkan Komunitas Kucing dan Terbitkan KTAM Hewan Peliharaan

    Perluas Dakwah di Ruang Publik, Muhammadiyah Luncurkan Komunitas Kucing dan Terbitkan KTAM Hewan Peliharaan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, Linidaily.id Muhammadiyah memperluas jangkauan dakwahnya ke komunitas pecinta hewan melalui peluncuran resmi Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu). Program inovatif ini diluncurkan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta bersamaan dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan kucing gratis di halaman Gedung Muhammadiyah DIY, Minggu (5/7/2026). Langkah ini merupakan wujud konkret semangat rahmatan lil […]

  • Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Resmi Ditahan Terkait Korupsi Istana Daerah Rp17,5 Miliar

    Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Resmi Ditahan Terkait Korupsi Istana Daerah Rp17,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id Komitmen Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dalam menindak tegas kasus korupsi kembali dibuktikan. Hari ini, Jumat (26/6/2026), Aliong Mus yang menjabat Bupati Pulau Taliabu selama dua periode resmi ditetapkan sebagai tersangka sekaligus ditahan terkait dugaan penyimpangan proyek pembangunan Istana Daerah senilai Rp17,5 miliar. Anggaran proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah […]

  • Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 1Komentar

    Ada sesuatu yang janggal ketika sebuah negara kecil tanpa satu pohon cengkeh pun mampu mengemas sejarah rempah menjadi daya tarik wisata berkelas dunia, sementara kota yang melahirkan rempah itu justru terdiam dalam kesunyian naratif. Singapura membangun Spice Garden di Fort Canning Park, menyajikan gastro-tourism beraroma rempah dalam setiap sudut kotanya, dan dengan lihai menenun sejarah […]

  • HIV/AIDS di Maluku Utara; Ancaman Diam yang Terus Meluas

    HIV/AIDS di Maluku Utara; Ancaman Diam yang Terus Meluas

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar

    Provinsi Maluku Utara yang sedang berbenah dengan masuknya investasi raksasa dan pembangunan infrastruktur, ternyata menyimpan satu masalah kesehatan masyarakat yang semakin mengkhawatirkan: penyebaran HIV/AIDS yang terus meningkat dari tahun ke tahun, menyebar ke hampir seluruh kabupaten/kota tanpa terkecuali. Data yang dikumpulkan dari berbagai Dinas Kesehatan daerah menunjukkan tren kenaikan yang nyata — bukan hanya di […]

  • Kasman Hi Ahmad: Pejabat yang Menulis dan Berpikir

    Kasman Hi Ahmad: Pejabat yang Menulis dan Berpikir

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi dan politik di Maluku Utara, di mana banyak pejabat lebih sibuk mengejar pencitraan dan kekuasaan, sosok Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd. tampak berdiri sendiri dengan jejak yang berbeda. Sebagai Wakil Bupati Halmahera Utara, ia bukan hanya sibuk mengurusi administrasi pemerintahan atau hadir di seremonial belaka — ia menjadikan pikiran, renungan, […]

  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Ternate Hapus Denda PBB

    Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Ternate Hapus Denda PBB

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada tahun 2026, Pemerintah Kota Ternate merilis kebijakan istimewa bagi seluruh warga: pembebasan sepenuhnya denda administratif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Keputusan ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, Selasa (30/6/2026). Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk […]

expand_less