Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

HMI FISIP UMMU Gelar Aksi Refleksi Hari Lahir Pancasila: Soroti Krisis Keadilan di Maluku Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Linidaily.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) menggelar aksi refleksi Hari Lahir Pancasila di depan Kantor Wali Kota Ternate, pada Senin, 1 Juni 2026.

Dalam aksi tersebut, HMI Komisariat FISIP UMMU mengangkat isu “Maluku Utara Krisis Keadilan”. Tema ini dipilih sebagai penegasan bahwa kondisi sosial dan pemerintahan di Provinsi Maluku Utara saat ini dinilai sedang mengalami kemunduran dalam penegakan keadilan bagi masyarakat luas.

Ketua Umum HMI Komisariat FISIP UMMU Ternate, Hakim Hi Sale, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dari serangkaian aksi refleksi yang akan dilakukan oleh pengurus periode 2026–2027.

“Ini adalah awal dari gerakan pengawalan kebijakan dan aspirasi masyarakat yang akan kami lakukan secara berkelanjutan,” ujar Hakim.

Dalam orasi dan pernyataan sikapnya, HMI menyampaikan tujuh tuntutan tegas kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Ternate, serta pemerintah kabupaten/kota se-Maluku Utara, antara lain:

  • Mengungkap aktor di balik kasus pembegalan di Kota Ternate secara transparan dan bertanggung jawab.
  • Membatasi keberadaan tenaga kerja asing serta memprioritaskan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja lokal.
  • Mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak sesuai aturan dan merugikan lingkungan di wilayah Maluku Utara.
  • Melakukan evaluasi kinerja terhadap Direktur Utama RSUD Chasan Boesorie guna perbaikan pelayanan kesehatan.
  • Mengungkap pelaku dan motif kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.
  • Meminta Pemerintah Kota Ternate segera menghadirkan solusi konkret dan pasti bagi para pedagang di Pasar Gamalama.7. Menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap aktivis lingkungan yang memperjuangkan kelestarian alam.

Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Sofyan Z. Selang, menegaskan kegiatan ini merupakan alarm penting bagi seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Pemerintah diminta segera menyadari dan menyelesaikan berbagai persoalan yang menumpuk di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kota Ternate dan daerah sekitarnya.

Di akhir aksi, HMI Komisariat FISIP UMMU menyatakan komitmennya untuk terus mengawal setiap permasalahan yang terjadi di Provinsi Maluku Utara. Mereka juga menuntut secara tegas kepada pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar menyelesaikan setiap masalah yang ada dengan cepat, tepat, dan berkeadilan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skor Integritas ‘Merah’, KPK Beri Ultimatum 3 Bulan untuk Pemprov & DPRD Malut

    Skor Integritas ‘Merah’, KPK Beri Ultimatum 3 Bulan untuk Pemprov & DPRD Malut

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE Linidaily.id – Suasana tegang menyelimuti Kediaman Dinas Wakil Gubernur Maluku Utara, Kamis (11/6). Selama sembilan jam, mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIT, rapat koordinasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berlangsung tertutup rapat. Personel Satpol PP berjaga ketat di pintu masuk, melarang akses bagi staf eselon III-IV maupun wartawan. […]

  • Menyelamatkan Ternate dari Sesaknya Sampah

    Menyelamatkan Ternate dari Sesaknya Sampah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pagi di Ternate selalu punya cara membuat orang jatuh cinta: laut yang biru, Gamalama yang berdiri gagah, aroma ikan bakar, dan percakapan hangat di pasar. Tetapi di balik keindahan itu, ada persoalan yang pelan-pelan menumpuk, berbau, dan mengancam masa depan kota pulau ini: sampah. Ternate bukan kota dengan daratan luas yang bisa terus-menerus “menyembunyikan” sampah […]

  • BERJUMPA IBU DI PENANG YANG RAMAI

    BERJUMPA IBU DI PENANG YANG RAMAI

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • 0Komentar

    Pagi ini aku memilih meja nomor 4 di _Tanjong Ria Coffee_, Lokasinya selemparan batu dari _Hotel Loop_; di Lebuh Leith, George Town. Mejaku letaknya di sisi kanan pintu masuk jika dilihat dari arah kasir. Tidak ada alasan khusus memilih meja ini. Dari sana aku bisa melihat orang keluar-masuk, meja pemesanan di depan, deretan kursi rotan, […]

  • Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    Soal LGBT: UMY Mempertegas Identitas Keislaman

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA Linidaily.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menjadi sorotan publik setelah menegaskan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada mahasiswa yang terbukti melakukan tindakan yang dikategorikan sebagai perilaku LGBT. Sanksi yang ditetapkan bisa berujung pada pemberhentian sebagai mahasiswa secara tidak hormat. Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Disiplin dan Etika Mahasiswa UMY yang menekankan pemeliharaan nilai-nilai Islam, […]

  • Direktur LKBHMI Ternate Tanggapi Temuan BPK atas PT JAS; Harus Jadi Pintu Masuk Penegakan Hukum Lingkungan

    Direktur LKBHMI Ternate Tanggapi Temuan BPK atas PT JAS; Harus Jadi Pintu Masuk Penegakan Hukum Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Nomor 30/LHP/DJPKN-VI.TER/PPD.03/12/2025, menjadi salah satu dokumen negara yang paling penting dalam menguji keseriusan penegakan hukum lingkungan di sektor pertambangan, khususnya di Provinsi Maluku Utara. Dokumen tersebut mengungkap bahwa PT Jaya Abadi Semesta (PT JAS) yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur belum […]

  • Belajar dari NTB: Skema BLUD Jadi Kunci Keberlanjutan Pembiayaan Kawasan Konservasi Perairan

    Belajar dari NTB: Skema BLUD Jadi Kunci Keberlanjutan Pembiayaan Kawasan Konservasi Perairan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Tim studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan dari Maluku Utara pulang membawa satu pelajaran penting dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB): keberlanjutan pembiayaan pengelolaan kawasan konservasi perairan tidak bisa terus bergantung pada anggaran pemerintah semata. Dalam kunjungan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTB, rombongan mempelajari langsung praktik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) […]

expand_less