Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Koalisi Anti Korupsi Maluku Utara Gelar Aksi di Jakarta: Tuntut Transparansi Rehab Rumah Dinas & Batalkan Pinjaman Rp1 Triliun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Linidaily.id Sentral Koalisi Anti Korupsi Maluku Utara Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jalan Kuningan Persada Kav. 4, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026). Sekitar 15 orang massa menuntut KPK segera memanggil dan memeriksa Gubernur Maluku Utara Sherly Djuanda terkait dugaan penyimpangan proyek rehabilitasi rumah dinas gubernur senilai Rp8,8 miliar pada tahun anggaran 2025.

Aksi yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB ini juga menyuarakan penolakan terhadap rencana Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengajukan pinjaman sebesar Rp1 triliun kepada Bank Jakarta. Massa menilai rencana utang tersebut tidak solutif, berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta bertentangan dengan janji politik Gubernur pasca-Pilkada 2024 yang berjanji membawa uang dari pusat tanpa membebani daerah.

Ketua Pelaksana Aksi, Amec, dalam orasinya menegaskan bahwa diplomasi fiskal yang sesungguhnya bukan sekadar mencari pinjaman, melainkan memperluas ruang fiskal (fiscal space) melalui optimalisasi transfer pusat, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH). Ia menyoroti inkonsistensi kebijakan Gubernur Sherly Djuanda yang justru memilih skema utang sebagai solusi utama pembangunan infrastruktur.

“Rencana pinjaman Rp1 triliun adalah kekonyolan yang tidak solutif. Ini akan menguras APBD bukan hanya untuk pokok utang, tetapi juga bunga puluhan miliar per tahun. Rakyat berhak tahu apakah ini pilihan paling rasional setelah seluruh potensi pendapatan non-utang dioptimalkan?” tegas Amec di hadapan gedung KPK.

Massa juga mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan evaluasi substantif terhadap kapasitas fiskal Maluku Utara sebelum memberikan persetujuan administratif atas pinjaman tersebut. Mereka mengingatkan agar Kemendagri tidak hanya memeriksa aspek formalitas, tetapi juga kemampuan pembayaran, proyeksi pendapatan, Debt Service Coverage Ratio (DSCR), serta dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan APBD, sesuai amanat UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah serta PP Nomor 1 Tahun 2024.

Selain itu, koalisi meminta Bank Jakarta menerapkan prinsip perbankan yang hati-hati (prudential banking) dan uji tuntas (due diligence) secara objektif. Bank diminta tidak hanya menghitung kemampuan meminjam, tetapi juga kemampuan APBD mengembalikan kewajiban, termasuk beban bunga yang dapat menyedot alokasi pelayanan publik.

Terkait fungsi pengawasan, massa mendesak DPRD Provinsi Maluku Utara tidak mereduksi peran anggarannya menjadi sekadar persetujuan politik. DPRD dinilai wajib membuka seluruh kajian kelayakan, menguji analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis), membandingkan alternatif pembiayaan non-utang, serta memastikan tidak terjadi pengurangan ruang fiskal untuk kepentingan rakyat.

Sebelumnya, pada 5 Agustus 2026, Gerakan Laskar Anti Korupsi telah menyerahkan laporan resmi ke KPK terkait proses perencanaan, penganggaran, penetapan mekanisme swakelola, pelaksanaan, pengawasan, hingga pertanggungjawaban proyek rehabilitasi rumah dinas gubernur senilai Rp8,8 miliar. Massa berharap KPK segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memanggil Gubernur Sherly Djuanda untuk dimintai keterangan secara transparan.

Aksi berjalan tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Massa menggunakan spanduk, poster, bendera Merah Putih, serta satu unit mobil komando bernomor polisi D 8560 TD sebagai alat peraga. Usai menyampaikan orasi dan tuntutan, massa membubarkan diri secara damai dengan komitmen terus mengawal kedua isu strategis tersebut hingga ada tindak lanjut nyata dari KPK, Kemendagri, dan DPRD Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAGAMA Maluku Utara Bersinergi dengan FK-KMK UGM Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Kota Tidore Kepulauan

    KAGAMA Maluku Utara Bersinergi dengan FK-KMK UGM Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Kota Tidore Kepulauan

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    TIDORE KEPULAUAN — Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) Maluku Utara bersinergi dengan Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Bakti sosial ini mulai dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Rumah Sakit Daerah Kota […]

  • KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Halmahera Barat yang semula digadang-gadang sebagai solusi utama atas keterbatasan fasilitas kesehatan, kini justru menjadi cermin buram wajah tata kelola pemerintahan daerah. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 42,9 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, proyek ini sejatinya membawa harapan besar bagi masyarakat yang selama ini hidup terisolasi […]

  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Ternate Hapus Denda PBB

    Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Ternate Hapus Denda PBB

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 pada tahun 2026, Pemerintah Kota Ternate merilis kebijakan istimewa bagi seluruh warga: pembebasan sepenuhnya denda administratif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Keputusan ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, Selasa (30/6/2026). Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk […]

  • Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Seorang ibu dari Kelurahan Kalumpang, Ternate, kemarin pagi berdiri lama di depan lapak beras pasar Bahari Berkesan. Bukan karena memilih-milih kualitas. Tapi karena menghitung ulang uang di tangannya yang tidak cukup. Harga beras naik lagi. Bukan untuk pertama kali. Dan hampir pasti bukan untuk terakhir kali. Kejadian sederhana itu sebenarnya menyimpan kisah yang jauh lebih […]

  • Desakan Gubernur Malut Berkantor di Sofifi Menguat, Pengamat Buka Suara

    Desakan Gubernur Malut Berkantor di Sofifi Menguat, Pengamat Buka Suara

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    Desakan agar Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda lebih sering berada di Sofifi kembali mengemuka di tengah dorongan memperkuat ibu kota provinsi itu sebagai pusat pemerintahan yang sesungguhnya. Bagi sebagian kalangan, Sofifi tidak cukup hanya menjadi alamat administratif, tetapi harus hidup melalui kehadiran langsung para pejabat utamanya. Sorotan publik muncul karena ada kesan ketidakseimbangan antara kebijakan […]

  • KURIKULUM REMPAH

    KURIKULUM REMPAH

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    Wilayah-wilayah penghasil rempah di Indonesia, terutama di kawasan timur (seperti Maluku dan Maluku Utara), memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dunia. Cengkih, dan pala, serta berbagai tanaman aromatik lainnya, bukanlah sekadar komoditas ekonomi, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Ironisnya, banyak siswa SD, SMP, dan SMA yang hidup di wilayah rempah justru kurang memahami sejarah, […]

expand_less