Rabu, 17 Jun 2026
light_mode

Gubernur Sherly Lakukan Perombakan Kabinet: Dua PLT Kepala Dinas Dicopot, 15 OPD Lainnya Dievaluasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Linidaily.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi mengambil langkah tegas dalam penataan birokrasi daerah. Sebagai bukti nyata janjinya, pejabat nomor satu di provinsi ini resmi memberhentikan dua pejabat yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, Jumat (29/5/2026).

Keputusan ini diambil menyusul hasil evaluasi kinerja mendalam yang dilakukan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dua nama yang dicopot dari jabatannya terhitung mulai tanggal 29 Mei 2026 adalah Anwar Husen, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian, serta Fauji Momole, pemegang jabatan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprov Maluku Utara belum merilis nama-nama pejabat baru yang akan mengisi kekosongan posisi strategis tersebut.

Langkah pergantian ini sekaligus menuntaskan janji politik Gubernur Sherly yang sebelumnya telah menyampaikan rencananya untuk melakukan penataan menyeluruh terhadap struktur birokrasi paling lambat akhir bulan Mei 2026 ini.

Tidak berhenti pada dua dinas tersebut, proses pembenahan aparatur negara ternyata masih terus berjalan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengonfirmasi bahwa saat ini sedang melakukan peninjauan kinerja terhadap setidaknya 15 OPD lainnya yang hingga kini masih dipimpin oleh pejabat berstatus Pelaksana Tugas (Plt) maupun Pelaksana Harian (Plh).

Sejumlah lembaga strategis yang menjadi fokus utama dalam evaluasi ini mencakup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selain itu, daftar tersebut juga meliputi Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), hingga Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara.

Kepala BKD Maluku Utara dalam kapasitas Plt, Zulkifli Bian, menjelaskan bahwa alasan utama dilakukan penataan ini dikarenakan sebagian besar pejabat yang berstatus Plt/Plh tersebut telah memangku jabatan dalam kurun waktu lebih dari enam bulan.

“Kondisi ini tentu tidak ideal dalam manajemen pemerintahan. Gubernur Sherly secara khusus memberikan catatan penting dan perhatian lebih terhadap OPD-OPD strategis, khususnya yang ruang lingkup kerjanya berkaitan langsung dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ungkap Zulkifli.

Lebih lanjut dijelaskan, tujuan utama dari seluruh proses evaluasi dan pergantian pejabat ini adalah untuk memastikan setiap program unggulan dan prioritas pemerintahan yang dipimpin Gubernur Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe dapat berjalan dengan cepat, tepat sasaran, dan tanpa hambatan birokrasi.

Dengan struktur kepemimpinan yang lebih mapan dan definitif, diharapkan seluruh kebijakan pembangunan dapat segera terakselerasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang dan Ancaman HIV/AIDS di Maluku Utara

    Tambang dan Ancaman HIV/AIDS di Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    Di Balik Gemerlap Industri Nikel, Ada Ancaman Sosial yang Mengintai Provinsi Maluku Utara dalam satu dekade terakhir menjelma menjadi salah satu pusat industri tambang nikel terbesar di Indonesia. Kehadiran kawasan industri seperti IWIP di Kabupaten Halmahera Tengah hingga aktivitas pertambangan di Halmahera Timur membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, di balik geliat investasi […]

  • BUDAYA REMPAH

    BUDAYA REMPAH

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    “…Rempah bukan hanya tentang rasa, melainkan tentang kehidupan itu sendiri…” Rempah, bukan sekadar bumbu dapur semata. Sejarah masyarakat kepulauan di Indonesia mencatat, rempah merupakan identitas kebudayaan, sumber pengetahuan lokal, simbol spiritualitas, hingga penyangga ekonomi keluarga. Pada wilayah Timur Indonesia, terutama Maluku Utara, pala, cengkih, dan berbagai tanaman aromatik lainnya telah membentuk cara hidup masyarakat selama […]

  • AKSI BLOKADE JALAN WARGA BANEMO MELAWAN

    AKSI BLOKADE JALAN WARGA BANEMO MELAWAN

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    Ratusan Warga Banemo melakukan unjuk rasa dan aksi blokade akses jalan Trans Halmahera ruas Jalur Desa Remdi, Rabu, 20 Mei 2026. Aksi blokade ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas Warga Banemo Melawan, kepada pemerintah dan kepolisian, menyusul ditemukannya ranjau di perkebunan serta kasus pembunuhan Ustadz Ali Abas yang hingga kini belum ada titik terang. Tensi aksi […]

  • 60 Hari Menanti Keadilan: Pembunuhan Ali Daud Belum Terpecahkan

    60 Hari Menanti Keadilan: Pembunuhan Ali Daud Belum Terpecahkan

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id – Genap sudah 60 hari atau dua bulan berlalu sejak ditemukannya jasad Ali Daud (63 tahun), mantan Kepala Desa Bobane Jaya sekaligus tokoh agama yang sangat disegani masyarakat. Namun hingga hari ini, aparat keamanan belum juga mampu mengungkap siapa pelaku serta apa motif di balik pembunuhan keji tersebut. Lambatnya penanganan dan ketiadaan kejelasan informasi […]

  • Sengkarut MBG: Antara Urgensi Gizi Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

    Sengkarut MBG: Antara Urgensi Gizi Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dimaknai melalui dua kata kunci: make sense atau masuk akal. Urgensi program ini dibangun di atas fondasi regulasi yang kuat dan kebutuhan riil rakyat akan pemenuhan gizi. Namun, sebagai sebuah kebijakan baru yang bersifat kolosal, MBG tentu menghadapi kompleksitas implementasi. Potensi penyimpangan harus disempitkan melalui revitalisasi aspek operasional, penguatan […]

  • Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    Ketika bendera Porprov Maluku Utara ke-V dikibarkan dan obor semangat dinyalakan di tanah Halmahera Utara, bukan hanya ajang olahraga yang berlangsung. Di balik setiap pertandingan, setiap senyum penyambut, dan setiap fasilitas yang siap pakai, tersimpan sebuah pesan kuat: Halmahera Utara hadir bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan menjadi sahabat terbaik bagi seluruh putra-putri Maluku Utara […]

expand_less