Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Gubernur Sherly Lakukan Perombakan Kabinet: Dua PLT Kepala Dinas Dicopot, 15 OPD Lainnya Dievaluasi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Linidaily.id – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi mengambil langkah tegas dalam penataan birokrasi daerah. Sebagai bukti nyata janjinya, pejabat nomor satu di provinsi ini resmi memberhentikan dua pejabat yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, Jumat (29/5/2026).

Keputusan ini diambil menyusul hasil evaluasi kinerja mendalam yang dilakukan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dua nama yang dicopot dari jabatannya terhitung mulai tanggal 29 Mei 2026 adalah Anwar Husen, yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian, serta Fauji Momole, pemegang jabatan Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprov Maluku Utara belum merilis nama-nama pejabat baru yang akan mengisi kekosongan posisi strategis tersebut.

Langkah pergantian ini sekaligus menuntaskan janji politik Gubernur Sherly yang sebelumnya telah menyampaikan rencananya untuk melakukan penataan menyeluruh terhadap struktur birokrasi paling lambat akhir bulan Mei 2026 ini.

Tidak berhenti pada dua dinas tersebut, proses pembenahan aparatur negara ternyata masih terus berjalan. Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengonfirmasi bahwa saat ini sedang melakukan peninjauan kinerja terhadap setidaknya 15 OPD lainnya yang hingga kini masih dipimpin oleh pejabat berstatus Pelaksana Tugas (Plt) maupun Pelaksana Harian (Plh).

Sejumlah lembaga strategis yang menjadi fokus utama dalam evaluasi ini mencakup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Selain itu, daftar tersebut juga meliputi Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ), Badan Kepegawaian Daerah (BKD), hingga Sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara.

Kepala BKD Maluku Utara dalam kapasitas Plt, Zulkifli Bian, menjelaskan bahwa alasan utama dilakukan penataan ini dikarenakan sebagian besar pejabat yang berstatus Plt/Plh tersebut telah memangku jabatan dalam kurun waktu lebih dari enam bulan.

“Kondisi ini tentu tidak ideal dalam manajemen pemerintahan. Gubernur Sherly secara khusus memberikan catatan penting dan perhatian lebih terhadap OPD-OPD strategis, khususnya yang ruang lingkup kerjanya berkaitan langsung dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ungkap Zulkifli.

Lebih lanjut dijelaskan, tujuan utama dari seluruh proses evaluasi dan pergantian pejabat ini adalah untuk memastikan setiap program unggulan dan prioritas pemerintahan yang dipimpin Gubernur Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe dapat berjalan dengan cepat, tepat sasaran, dan tanpa hambatan birokrasi.

Dengan struktur kepemimpinan yang lebih mapan dan definitif, diharapkan seluruh kebijakan pembangunan dapat segera terakselerasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KDEKS Maluku Utara Lakukan  Kajian Pembangunan Ekonomi Syariah ke Lima Kabupaten/Kota

    KDEKS Maluku Utara Lakukan Kajian Pembangunan Ekonomi Syariah ke Lima Kabupaten/Kota

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Maluku melakukan Kajian Pembangunan Ekonomi Syariah sekaligus penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Ekonomi Syariah Provinsi Maluku Utara. Setelah sebelumnya dimulai di tiga daerah, kegiatan pengumpulan data dan pemetaan potensi kini telah mencakup lima wilayah, yaitu Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Tengah, Kota Ternate, Kabupaten Halmahera […]

  • Material Diduga Limbah Cemari Pesisir Obi Utara, Warga Laporkan Kematian Ikan

    Material Diduga Limbah Cemari Pesisir Obi Utara, Warga Laporkan Kematian Ikan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    Kemunculan material berwarna kecokelatan di sepanjang pesisir Pulau Obi Utara, Halmahera Selatan, memicu kekhawatiran masyarakat. Material yang menyebar di garis pantai hingga perairan dangkal itu diduga sebagai limbah dan dinilai telah mengganggu aktivitas warga pesisir. Warga setempat menilai material tersebut tidak menyerupai lumut alami, baik dari segi warna maupun bentuk. Selain itu, keberadaannya disebut semakin […]

  • Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU) menggelar Dialog Terbuka dengan tema krusial yang menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan keadilan ekonomi daerah: “Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur: Antara Konflik Kepentingan, Transparansi dan Keadilan Publik”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 20.00 WIT hingga selesai, bertempat […]

  • Transformasi IAIN Ternate Menuju UIN : 60 Tahun Mengabdi

    Transformasi IAIN Ternate Menuju UIN : 60 Tahun Mengabdi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    Enam puluh tahun bukan sekadar hitungan usia, melainkan jejak panjang pengabdian. Sejak berdiri tahun 1965, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate telah menjadi mercusuar pendidikan Islam di kawasan Timur Indonesia. Dari rahim lembaga ini lahir ribuan guru, dai, birokrat, akademisi, hingga pemimpin masyarakat yang mengabdi di Maluku Utara dan berbagai daerah Nusantara. Kini, pada momentum […]

  • Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    Pencabutan status daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terhadap Kabupaten Pulau Taliabu tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Bagi pemerintah, keputusan tersebut dapat dimaknai sebagai bukti bahwa pembangunan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan sehingga daerah ini dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai daerah tertinggal. Namun, pertanyaan yang patut diajukan adalah: apakah perubahan status tersebut benar-benar […]

  • BUDAYA REMPAH

    BUDAYA REMPAH

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    “…Rempah bukan hanya tentang rasa, melainkan tentang kehidupan itu sendiri…” Rempah, bukan sekadar bumbu dapur semata. Sejarah masyarakat kepulauan di Indonesia mencatat, rempah merupakan identitas kebudayaan, sumber pengetahuan lokal, simbol spiritualitas, hingga penyangga ekonomi keluarga. Pada wilayah Timur Indonesia, terutama Maluku Utara, pala, cengkih, dan berbagai tanaman aromatik lainnya telah membentuk cara hidup masyarakat selama […]

expand_less