BPL HMI Cabang Ternate 2026–2027 Resmi Dilantik, Teguhkan Kualitas Instruktur dan Perkaderan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
- visibility 76
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kegiatan Rapat Kerja Pengurus BPL HMI Ternate di Aula Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun Ternate. Foto: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TERNATE — Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate periode 2026–2027 resmi dilantik pada Selasa, 1 September 2026. Pelantikan yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun Ternate tersebut dirangkaikan dengan Rapat Kerja Pengurus.
Kegiatan mengusung tema “BPL HMI Cabang Ternate: Meneguhkan Kualitas Instruktur, Mengawal Masa Depan Perkaderan.” Agenda tersebut dihadiri sejumlah kader dan alumni HMI.
Jajaran pengurus BPL HMI Cabang Ternate resmi dilantik oleh Ketua Umum HMI Cabang Ternate, Yusril Buang, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 038/KPTS/A/11/1447. SK tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Bidang PAO HMI Cabang Ternate.
Ketua Panitia Pelaksana, Haerul M. Tengku, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan pelaksanaan pelantikan serta rapat kerja tersebut.
Sementara itu, Demisioner Ketua Umum BPL HMI Cabang Ternate, Suryanto Rauf, menekankan pentingnya posisi BPL dalam struktur organisasi HMI. Menurutnya, BPL memiliki tanggung jawab strategis dalam mencetak instruktur sekaligus menjaga tradisi intelektual dalam proses perkaderan.
“BPL harus menjadi perhatian KAHMI. Lembaga ini bukan sekadar pelengkap administratif, melainkan simpul penting penentu arah perkaderan,” tegas Suryanto.
Ketua Umum BPL HMI Cabang Ternate periode 2026–2027, Subhan Samsudin, mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk menghadirkan perubahan nyata dalam proses perkaderan.
“Pelantikan ini adalah garis start perjuangan satu periode BPL HMI Cabang Ternate,” ujar Subhan.
Ia menambahkan, tantangan utama BPL ke depan adalah memastikan sistem perkaderan tetap relevan di tengah perubahan zaman. Menurutnya, pola kaderisasi tidak boleh hanya mengulang formula lama karena berpotensi membuat kader gagap dalam membaca perubahan dan realitas sosial.
“Perkaderan harus mampu menjawab tantangan zaman. Kader tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus memiliki kemampuan membaca realitas sosial dan merespons perkembangan yang terjadi,” jelasnya.
Dukungan moral dan strategis juga datang dari kalangan alumni HMI. Dr. Abd. Rauf Wajo, S.HI., M.Ag., akademisi yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Ternate, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran alumni diharapkan dapat menjadi jembatan mentoring bagi pengurus BPL HMI Cabang Ternate, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas instruktur secara berkelanjutan.
Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Pengurus. Melalui agenda tersebut, BPL HMI Cabang Ternate berkomitmen untuk tidak terjebak pada rutinitas seremonial, tetapi membangun sistem perkaderan yang terukur, kritis, dan responsif terhadap perkembangan teknologi serta dinamika umat dan bangsa.
Subhan menegaskan, kepengurusan baru akan menjadikan hasil rapat kerja sebagai pijakan dalam menjalankan agenda lembaga selama satu periode ke depan.
“Pelantikan telah usai, kini komitmen kepengurusan ditantang untuk membuktikan jargon perekat lembaga: BPL kuat, HMI Hebat,” tutup Subhan.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar