Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Merawat Ingatan Kolektif: BEM FIB UNKHAIR Bersama UKM LEKSAS FIB Gelar Refleksi September Hitam di Landmark Ternate

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, linidaily.id – 12 September 2026 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (BEM FIB UNKHAIR) bersama UKM Lembaga Kesenian dan Sastra (LEKSAS) FIB UNKHAIR menggelar BERSASTRA — MENOLAK LUPA di Landmark Ternate, Sabtu (12/9).

Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dalam momentum September Hitam untuk merawat ingatan kolektif terhadap berbagai peristiwa kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.

Refleksi tidak hanya disampaikan melalui orasi, tetapi juga melalui instrumen seni, seperti pembacaan puisi, penyampaian pesan reflektif, dan berbagai bentuk ekspresi lainnya. Seni digunakan sebagai medium untuk menghadirkan kembali ingatan tentang korban sekaligus membuka percakapan mengenai kekerasan, kemanusiaan, dan persoalan keadilan.

Ketua BEM FIB UNKHAIR, M. Tamhier Tamrin, mengatakan bahwa September Hitam perlu ditempatkan sebagai momentum untuk membaca kembali sejarah secara kritis, bukan sekadar sebagai agenda mengenang peristiwa masa lalu.

“Menolak lupa bukan sekadar mengingat bahwa sebuah peristiwa pernah terjadi. Kita perlu mengingat korban, membaca konteks peristiwanya, dan mempertanyakan persoalan keadilan yang masih menyertainya. Menjaga ingatan adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan,” ujar Tamhier.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab intelektual untuk memastikan berbagai persoalan kemanusiaan tetap menjadi bagian dari percakapan publik. Karena itu, penggunaan sastra dan seni dalam aksi tersebut menjadi salah satu cara untuk menyampaikan kritik sekaligus membangun kesadaran melalui pendekatan kebudayaan.

Sementara itu, Ketua Umum UKM LEKSAS FIB UNKHAIR, M. Ilham Almadani, mengatakan bahwa seni memiliki posisi strategis dalam menyampaikan pesan sosial.

“Seni tidak hanya berbicara tentang keindahan, tetapi juga tentang apa yang terjadi di sekitar kita. Melalui puisi dan ekspresi seni, kita dapat menyampaikan ingatan, keresahan, dan sikap terhadap persoalan kemanusiaan dengan cara yang lebih reflektif,” kata Almadani.

Kolaborasi BEM FIB UNKHAIR dan LEKSAS membawa refleksi tersebut ke ruang publik Landmark Ternate. Persoalan sejarah, kekerasan, dan kemanusiaan tidak hanya ditempatkan sebagai diskusi akademik, tetapi juga dihadirkan melalui bahasa seni agar dapat menjadi bagian dari percakapan masyarakat.

Melalui BERSASTRA — MENOLAK LUPA, BEM FIB UNKHAIR bersama LEKSAS menegaskan bahwa merawat ingatan bukan sekadar melihat kembali masa lalu. Ingatan menjadi penting untuk memastikan pengalaman korban tidak hilang dari sejarah dan pertanyaan mengenai keadilan tetap hidup dalam kesadaran publik.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menristekdikti Respons Keluhan 143 Ribu: Hentikan Beban Administratif Dosen 20 JP

    Menristekdikti Respons Keluhan 143 Ribu: Hentikan Beban Administratif Dosen 20 JP

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id – Kabar melegakan datang bagi para dosen penerima Sertifikat Pendidik (Serdos) di seluruh Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, resmi mengumumkan penghentian sementara kewajiban pemenuhan 20 Jam Pelajaran (JP) kegiatan pengembangan diri. Keputusan ini diambil setelah pemerintah menilai beban tersebut terlalu berat bagi sekitar 143 ribu dosen penerima tunjangan […]

  • Belajar dari NTB: Kemandirian Pokmaswas Petrando dan Kekuatan Jejaring Forum Jadi Kunci Pengawasan Laut Berkelanjutan

    Belajar dari NTB: Kemandirian Pokmaswas Petrando dan Kekuatan Jejaring Forum Jadi Kunci Pengawasan Laut Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Satu lagi pembelajaran dibawa pulang tim studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan Maluku Utara dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB): bagaimana kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) bisa mandiri secara ekonomi sekaligus terhubung dalam jejaring yang kuat. Kunjungan kali ini menyasar Forum Pokmaswas NTB dan salah satu kelompok binaannya, Pokmaswas Petrando, yang mengawasi kawasan perairan Gili […]

  • Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kerusakan ekologis sering kali tidak datang tiba-tiba dan begitu saja. Tapi perlahan, nyaris sunyi. Hingga kita terbiasa melihatnya sebagai bagian dari kehidupan seharihari yang lazim dan biasa saja. Dan tampaknya itulah yang sedang terjadi di sini, di Halmahera Timur ini. Tak perlu mengambil contoh di hutan Papua atau Amazon di Brazil. Tapi lihatlah setiap kali […]

  • Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat masa kampanye telah menyita perhatian publik dan memicu berbagai kontroversi. Di satu sisi, program ini diapresiasi di sejumlah daerah karena dianggap solutif; di sisi lain, muncul keluhan terkait insiden keracunan makanan dan dugaan pemborosan anggaran negara. Latar belakang utama program ini berangkat dari […]

  • Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali Meninggal Dunia di Makassar

    Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali Meninggal Dunia di Makassar

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2019–2024, M. Al Yasin Ali, meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (14/8/2026) malam. Almarhum mengembuskan napas terakhir dalam usia 68 tahun di salah satu rumah sakit di Kota Makassar sekitar pukul 22.10 WIT. Kepergian M. Al Yasin Ali menjadi kabar kehilangan bagi […]

  • Coffee, Care, and Power

    Coffee, Care, and Power

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    Catatan Milad KOHATI ke-60 tentang Habitus Patriarki di tubuh HMI Cabang Ternate Milad KOHATI ke-60 seharusnya menjadi lebih dari sekadar perayaan ulang tahun organisasi. Enam puluh tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk meninjau kembali bagaimana HMI memperlakukan kader-kader perempuannya, terutama di tingkat cabang. Sudah sejauh mana perempuan diberi ruang untuk tumbuh sebagai pemimpin, dan […]

expand_less