Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

PUKAT Maluku Utara Ikuti Onboarding Fase 2 Program Blue Ventures Indonesia di Bali: Memperkuat Konservasi Perikanan Berbasis Masyarakat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jimbaran, Bali – Juni 2026. Sebanyak empat perwakilan PUKAT (Pusat Kolaborasi Riset) Maluku Utara mengikuti kegiatan Onboarding Fase 2 Program Blue Ventures Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dari tanggal 8 hingga 11 Juni 2026, di Hotel Movenpick Jimbaran, Bali. Tim PUKAT dipimpin langsung oleh Dr. Muhammad Assagaf selaku Direktur Proyek, bersama tiga anggota tim lainnya.

Kegiatan ini mengumpulkan perwakilan dari sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai mitra yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan dari tiga wilayah, yakni Maluku Utara, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat kapasitas para pelaksana/mitra program di lapangan dalam mendorong konservasi perikanan berbasis masyarakat.

Selama empat hari penuh, peserta mengikuti serangkaian sesi intensif yang dirancang secara komprehensif. Hari pertama dibuka dengan penguatan pemahaman ekosistem melalui sesi Baku Pancing dan permainan interaktif tentang konektivitas ekosistem laut, dilanjutkan dengan pengenalan rencana kelola perikanan serta pelatihan pemetaan dan penggunaan GPS. Materi ini memberikan landasan konseptual yang kuat bagi para peserta dalam memahami dinamika sumber daya pesisir.

Pada hari kedua, peserta mendalami praktik pengolahan data spasial menggunakan QGIS, sistem data BV, serta penggunaan formulir Community Profiling dan Household Survey. Sesi ini sangat relevan mengingat kebutuhan mendesak akan data perikanan yang akurat dan berbasis komunitas di wilayah pesisir Maluku Utara, yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan data terstruktur.

Hari ketiga difokuskan pada validasi data survei rumah tangga, pengumpulan data komoditas seperti gurita, ikan karang, lobster, kepiting, dan udang, serta praktik pendataan perikanan melalui sesi roleplay lapangan menggunakan formulir Landings Monitoring dan Landings Profiling. Adapun hari keempat diisi dengan penyusunan rencana kerja multi-tahun, workplan clinic, serta asesmen kapasitas teknis dan organisasi melalui OCAT Assessment.

Dr. Muhammad Assagaf menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis yang besar bagi keberlanjutan program konservasi pesisir dan laut di Maluku Utara. “Kapasitas teknis yang kami bangun di sini, mulai dari pemetaan, pengolahan data spasial, hingga pendataan perikanan berbasis komunitas, adalah fondasi yang menentukan efektivitas kerja kami di lapangan kedepan,” ujarnya.

Ke depan, penguatan kapasitas yang diperoleh melalui onboarding ini diharapkan mampu mendorong pengelolaan sumber daya perikanan LMMA yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data di wilayah Morotai dan sekitarnya dalam menjaga ekosistem laut Maluku Utara untuk generasi yang akan dating (MAS).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    Catatan Hari Buku 17 Mei 17 Mei (kemarin) bangsa Indonesia memperingati hari buku Nasional. Dicetuskan pertama kali pada 2002 oleh Menteri Pendidikan Nasional saat itu, A. Malik Fajar. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional RI (PERPUSNAS) berdasarkan Keputusan Mendikbud nomor 0164/0/1980. Peringatan hari buku ini sebenarnya berangkat dari keprihatinan Mendikbud pada […]

  • Nobar Pesta Babi : Yang Membubarkan dan Yang Membolehkan

    Nobar Pesta Babi : Yang Membubarkan dan Yang Membolehkan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    Film dokumenter Pesta Babi karya Dandy Laksono menjadi polemik dan menjadi perhatian Masyarakat luas. Acara nonton bareng (Nobar)nya banyak dibubarkan. Apakah karena Isi Film memuat kehidupan adat Papua yang terampas? Ataukah ada alasan lain sehingga dibubarkan? Film documenter hasil keroyokan Watchdoc, Media Jubi, Greenpeace Indonesia, Pusaka Bentala Rakyat, LBH Papua Merauke dan Ekspedisi Indonesia Baru […]

  • Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Seorang ibu dari Kelurahan Kalumpang, Ternate, kemarin pagi berdiri lama di depan lapak beras pasar Bahari Berkesan. Bukan karena memilih-milih kualitas. Tapi karena menghitung ulang uang di tangannya yang tidak cukup. Harga beras naik lagi. Bukan untuk pertama kali. Dan hampir pasti bukan untuk terakhir kali. Kejadian sederhana itu sebenarnya menyimpan kisah yang jauh lebih […]

  • Trash Hero Ternate Gandeng WIA Al-Khairaat Edukasi Pengurangan Sampah Rumah Tangga dalam Kegiatan  Chapter Family Meeting Trash Hero Ternate

    Trash Hero Ternate Gandeng WIA Al-Khairaat Edukasi Pengurangan Sampah Rumah Tangga dalam Kegiatan  Chapter Family Meeting Trash Hero Ternate

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • 1Komentar

    TERNATE – Trash Hero Ternate menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah bersama Wanita Islam Al-Khairaat (WIA) di Aula Pondok Pesantren Alkhairaat Kalumpang, Kota Ternate, Ahad (17/5). Kegiatan ini dihadiri sekitar 40 peserta dari WIA dan delapan relawan Trash Hero Ternate. Kegiatan bertajuk “Chapter Family Meeting Trash Hero Ternate Melibatkan WIA” tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya […]

  • Kekerasan Seksual; Luka Dalam Diam

    Kekerasan Seksual; Luka Dalam Diam

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • 0Komentar

    Kekerasan seksual merupakan salah satu persoalan sosial yang paling mengkhawatirkan di Indonesia saat ini. Kejahatan ini tidak hanya merampas hak, martabat, dan rasa aman korban, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam serta berdampak pada kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Di Provinsi Maluku Utara, fenomena kekerasan seksual menunjukkan tren yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah, […]

  • LPP Tipikor Soroti Aktivitas PT STS di Kawasan Hutan Haltim, Desak Penindakan ke Tingkat Pusatj

    LPP Tipikor Soroti Aktivitas PT STS di Kawasan Hutan Haltim, Desak Penindakan ke Tingkat Pusatj

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • 0Komentar

    Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Maluku Utara terkait aktivitas pertambangan di Halmahera Timur kembali memunculkan sorotan atas kepatuhan perusahaan terhadap aturan kehutanan dan lingkungan. Salah satu yang kini disorot adalah aktivitas PT Sambaki Tambang Sentosa (STS) yang disebut berlangsung di luar izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil […]

expand_less