Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Didatangi Tim Korsupgah KPK, Pemprov Malut Tepis Dugaan Monopoli Proyek dan Rangkap Jabatan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SOFIFI Linidaily.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menegaskan komitmennya untuk mematuhi seluruh regulasi pengadaan barang dan jasa pasca kunjungan tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kunjungan tersebut dilakukan di kediaman dinas Wakil Gubernur Malut di Ternate pada Kamis (11/6/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Samsuddin Abdul Kadir, menjelaskan bahwa kehadiran tim KPK bersifat preventif untuk memperkuat supervisi dan mencegah potensi penyimpangan, menyusul sejumlah isu yang berkembang terkait tata kelola pengadaan di lingkungan pemprov.

“Kedatangan mereka dalam rangka Korsupgah adalah untuk melakukan supervisi, memastikan kita tidak melanggar rambu-rambu yang telah disepakati bersama,” ujar Samsuddin saat ditemui awak media, Rabu (10/6/2026).

Ia memastikan Pemprov Malut akan segera menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi dari lembaga antirasuah tersebut melalui instrumen Monitoring Center for Prevention (MCP).

Kaji Ulang Isu Rangkap Jabatan

Sejak Mei 2026, Pemprov Malut menghadapi sorotan publik terkait dugaan monopoli proyek hingga isu personel Kelompok Kerja (Pokja) di Biro Pemilihan Barang dan Jasa (PBJ) yang merangkap jabatan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Menanggapi hal ini, Samsuddin menyatakan pihaknya tengah mengkaji ulang posisi tersebut, khususnya terkait status Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang juga memegang jabatan definitif. Ia mengakui bahwa kebijakan sebelumnya diambil demi efisiensi dan percepatan penyerapan anggaran berdasarkan advis tertentu.

Namun, ia menegaskan prinsip kepatuhan hukum menjadi prioritas utama. “Jika hal tersebut melanggar aturan, tentu tidak boleh. Namun, jika ketentuan tidak melarang, maka tidak ada masalah. Kami akan kembalikan sesuai koridor hukum yang berlaku,” tegas mantan Pj Bupati Morotai itu.

Bantah Pengkondisian Proyek

Sekda juga menepis tudingan adanya praktik pengkondisian proyek yang diduga menyebabkan sepi nya partisipasi kontraktor lokal dalam dua tahun terakhir. Menurut Samsuddin, penurunan minat rekanan lokal lebih disebabkan oleh faktor eksternal, yakni pengetatan syarat Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan penyesuaian standar harga pasca-reviu Inspektorat.

“Kami tidak bisa memaksa kontraktor untuk berpartisipasi jika mereka merasa tidak berminat karena standar harga yang turun. Namun, apabila ada pihak yang merasa sengaja dihalangi, silakan melaporkan kepada kami dan akan kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Transisi ke E-Katalog

Sebagai langkah jangka panjang untuk meminimalisasi risiko penyimpangan dan meningkatkan efisiensi anggaran, Pemprov Malut kini tengah mendorong migrasi sistem pengadaan ke platform e-katalog. Meskipun demikian, pemerintah menyadari masih adanya tantangan adaptasi dari para pelaku usaha lokal terhadap sistem digital tersebut.

Pemprov Malut berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola pengadaan agar transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    TIDORE, Linidaily.id Di tengah tekanan berat kondisi keuangan daerah akibat pemangkasan dana transfer pusat, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara tegas menyatakan akan membela dan menjamin keberlanjutan kerja seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta pegawai paruh waktu di lingkungan pemerintah daerah. Ia menegaskan menolak keras langkah merumahkan atau memutus hubungan kerja mereka […]

  • Malut United Pindah Home Base dan Berganti Nama Jateng United

    Malut United Pindah Home Base dan Berganti Nama Jateng United

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    SEMARANG, Linidaily.id – Kabar mengejutkan datang dari Malut United FC yang secara resmi mengubah identitas dan domisili untuk menghadapi musim kompetisi 2026–2027. Melalui surat resmi nomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 tertanggal 17 Juni 2026, badan hukum PT Malut Maju Sejahtera memberitahukan kepada PSSI bahwa klub yang jadi kebanggaan pencinta Bola Maluku Utara kini berganti nama menjadi Jateng United […]

  • HMI Cabang Ternate Gelar Rapat Pleno I, Dorong “Konsolidasi HMI Return” untuk Kembalikan Marwah Organisasi

    HMI Cabang Ternate Gelar Rapat Pleno I, Dorong “Konsolidasi HMI Return” untuk Kembalikan Marwah Organisasi

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menggelar pembukaan Rapat Pleno I pada Senin malam, 10 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi momentum evaluasi internal sekaligus upaya mengembalikan marwah HMI Cabang Ternate secara utuh melalui tema “Konsolidasi HMI Return.” Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat KAHMI Provinsi Maluku Utara, Kota Ternate, itu dimulai sekitar […]

  • KKSD UMMU Edukasi Siswa SMPN 13 Tidore Kepulauan tentang Bahaya Narkoba

    KKSD UMMU Edukasi Siswa SMPN 13 Tidore Kepulauan tentang Bahaya Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id TIDORE KEPULAUAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Bahaya Narkoba dan Pentingnya Pendidikan” di SMP Negeri 13 Tidore Kepulauan (TIKEP), Desa Bale, pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang laboratorium komputer sekolah dan diikuti secara antusias oleh siswa-siswi kelas […]

  • BUDAYA REMPAH

    BUDAYA REMPAH

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    “…Rempah bukan hanya tentang rasa, melainkan tentang kehidupan itu sendiri…” Rempah, bukan sekadar bumbu dapur semata. Sejarah masyarakat kepulauan di Indonesia mencatat, rempah merupakan identitas kebudayaan, sumber pengetahuan lokal, simbol spiritualitas, hingga penyangga ekonomi keluarga. Pada wilayah Timur Indonesia, terutama Maluku Utara, pala, cengkih, dan berbagai tanaman aromatik lainnya telah membentuk cara hidup masyarakat selama […]

  • Untuk Indonesia, Saya lillahî ta’āla

    Untuk Indonesia, Saya lillahî ta’āla

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    Kata yang keluar dari mulut Prof. Lafran Pane, salah satu pendiri organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), ‘’Untuk Indonesia, saya lillahi ta’ala’’. Lafran yang lahir 5 Februari 1922, di Padang Sidempuan itu menegaskan niat ikhlasnya untuk beribadah atau berbuat kebaikan semata-mata mengharap ridha Allah SWT. Bukan karena pamrih. Lafran meninggal tanggal 25 Januari 1991, dikebumikan di […]

expand_less