Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

GPM Maluku Utara Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran di Haltim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung memperluas penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Organisasi itu juga meminta aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat, yang dikaitkan dengan sejumlah persoalan tata kelola daerah.

Desakan tersebut disampaikan GPM melalui siaran pers yang diterima redaksi pada Jumat (31/7/2026). GPM menilai penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi harus menelusuri pihak-pihak yang diduga memberi ruang, melindungi, atau mengatur aktivitas yang melanggar hukum.

Ketua DPD GPM Maluku Utara, Sartono Halek, menyebut dugaan pelanggaran di Haltim tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian persoalan tata kelola sumber daya alam dan pemerintahan daerah yang perlu diusut tuntas.

Hingga kini, menurut GPM, aktivitas pengerukan bijih nikel di Dusun Subaim, Kecamatan Wasile, masih diduga berlangsung tanpa penindakan tegas. Organisasi itu menduga kondisi tersebut berkaitan dengan relasi antara perusahaan dan pihak-pihak tertentu di pemerintahan daerah.

GPM juga mengklaim memiliki sejumlah bukti, termasuk rekaman suara berdurasi sekitar 21 menit yang disebut beredar sejak 2022. Rekaman itu diduga memuat percakapan terkait penyediaan uang untuk perubahan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu, GPM menyebut adanya dokumentasi foto pertemuan di sebuah penginapan di Kota Maba yang memperlihatkan uang tunai pecahan besar, tas hitam yang diduga berisi uang, serta cek senilai sekitar Rp2 miliar.

Selain isu pertambangan, GPM menyoroti deretan dugaan penyimpangan lain yang disebut turut menyeret nama Sekda Haltim. Di antaranya proyek pembangunan kanal senilai Rp71,7 miliar, dugaan manipulasi anggaran pembangunan Ruang Terbuka Hijau Masjid Raya Agung Iqra, serta kasus pengadaan penanganan Covid-19 tahun 2020 senilai Rp9,07 miliar.

GPM juga menyinggung dugaan manipulasi izin usaha pertambangan, termasuk perubahan koordinat IUP PT Position dari 8 menjadi 68 titik pada 2010, serta dugaan praktik jual beli izin bagi sejumlah perusahaan pada 2009–2010. Selain itu, organisasi tersebut menyoroti penyaluran dana hibah sekitar Rp9 miliar yang dinilai bermasalah, serta belanja publikasi daerah senilai Rp7,77 miliar yang dianggap tidak efisien.

Selain Sekda, GPM meminta pemeriksaan terhadap Ardiansyah Madjid, mantan Kepala Bagian Hukum yang kini menjabat Plt Kepala Dinas DPLH Halmahera Timur.

Sorotan lain datang dari pembahasan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek pabrik feronikel milik PT Feni Halmahera Timur (FHT), anak perusahaan PT Antam, yang disebut digelar di Jakarta. GPM menilai langkah itu berpotensi mengurangi ruang partisipasi masyarakat dari sekitar 10 desa di wilayah lingkar tambang yang terdampak langsung.

Menurut Sartono, pembahasan AMDAL seharusnya melibatkan masyarakat sejak awal proses perencanaan hingga pemantauan. Ia menilai pelaksanaan di luar daerah justru berisiko menutup akses warga untuk menyampaikan pendapat secara langsung.

GPM menilai minimnya pelibatan publik dapat memicu konflik sosial dan memperbesar risiko kerusakan lingkungan di wilayah yang selama ini menanggung beban aktivitas industri tambang. Karena itu, mereka meminta pemerintah daerah tidak memfasilitasi atau menyetujui dokumen lingkungan yang disusun tanpa partisipasi warga terdampak.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Status Nurlaela Syarif Tentang PJU Cepat di Respon

    Status Nurlaela Syarif Tentang PJU Cepat di Respon

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    Tidak menunggu waktu yang lama, tulisan Nurlaela Syarif di akun yang mempertanyakan Duit PJU Warga mendapat respon dari Pemerintah kota, terutama Dinas Perhubungan Kota Ternate. Informasi ini ditulis Nurlaela di status medsos FB nya; Jalan di Ngade So Terang. Lampu Jalan Sebelah Mana Lagi yang Masih Gelap? Nurlaela bersyukur Pemerintah Kota merespon keluhannya “​Alhamdulillah, laporan […]

  • Kantor DPRD Provinsi Maluku Utara, Foto: Istimewa

    Pengamat Hukum; Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Jangan Cuma Janji

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pengamat Hukum yang juga Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Abdul Aziz Hakim mengingatkan Janji Kejati dalam mengumumkan para tersangka dugaan korupsi tnjangan DPRD jangan Cuma janji. Karena menurutnya, sampai sekarang janji tersebut tidak berwujud. “Menurut saya, sebagaimana pernyataan pihak Kejati Malut bahwa dalam kasus ini bukti-buktinya sudah cukup, walaupun masih menunggu hasil BPK. Jika […]

  • Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    Buku: Media Abadi di Tengah Digitalisasi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    Catatan Hari Buku 17 Mei 17 Mei (kemarin) bangsa Indonesia memperingati hari buku Nasional. Dicetuskan pertama kali pada 2002 oleh Menteri Pendidikan Nasional saat itu, A. Malik Fajar. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional RI (PERPUSNAS) berdasarkan Keputusan Mendikbud nomor 0164/0/1980. Peringatan hari buku ini sebenarnya berangkat dari keprihatinan Mendikbud pada […]

  • LKBHMI Cabang Ternate Tindak Lanjut Melalui Dialog Publik “Orang Malut Bicara Maluku Utara”

    LKBHMI Cabang Ternate Tindak Lanjut Melalui Dialog Publik “Orang Malut Bicara Maluku Utara”

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id Caffe Rotasi, Kelurahan Kalumata, pada Jumat malam (3/7/2026) pukul 20.30 WIT, puluhan orang berkumpul bukan untuk menikmati secangkir kopi semata. Mereka datang membawa keresahan yang sama: bagaimana masa depan Maluku Utara harus dibangun di tengah melimpahnya kekayaan alam yang belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyatnya. Keresahan itu kemudian dipertemukan dalam sebuah dialog […]

  • Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id. – Kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara kini dipertanyakan kredibilitas dan keseriusannya dalam menuntaskan kasus dugaan pelanggaran etik serta sumpah jabatan. Sorotan tajam ini dilontarkan oleh Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Maluku Utara, menyusul mandeknya penanganan kasus yang menyeret salah satu anggota dewan berinisial AK dari Fraksi Partai Demokrat. Sekretaris Dewan Eksekutif Rampai […]

  • Menyelamatkan Ternate dari Sesaknya Sampah

    Menyelamatkan Ternate dari Sesaknya Sampah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pagi di Ternate selalu punya cara membuat orang jatuh cinta: laut yang biru, Gamalama yang berdiri gagah, aroma ikan bakar, dan percakapan hangat di pasar. Tetapi di balik keindahan itu, ada persoalan yang pelan-pelan menumpuk, berbau, dan mengancam masa depan kota pulau ini: sampah. Ternate bukan kota dengan daratan luas yang bisa terus-menerus “menyembunyikan” sampah […]

expand_less