Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Resmi Jadi Tersangka Korupsi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Linidaily.id-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara akhirnya resmi menetapkan mantan Bupati Pulau Taliabu dua periode, Aliong Mus, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan proyek strategis daerah, yaitu Istana Daerah (Isda). Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 tersebut memiliki nilai mencapai Rp17,5 miliar.

Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah tim penyidik Kejati Malut dinilai telah mengantongi alat bukti yang cukup, baik dari hasil pengembangan kasus maupun pendalaman terkait aliran dana dan pelaksanaan proyek yang dinilai tidak wajar. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Sufari, saat dimintai keterangan pada Senin (25/5/2026).

“Iya, benar Aliong Mus sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Langkah selanjutnya, kita akan segera memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa di Kejati dalam kapasitasnya sebagai tersangka,” tegas Sufari dengan tegas.

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dihimpun sementara, kasus dugaan korupsi ini diduga kuat telah merugikan keuangan negara atau daerah dengan jumlah yang fantastis, yakni diperkirakan lebih dari Rp8 miliar. Kerugian besar ini dipicu oleh sejumlah pelanggaran berat yang ditemukan penyidik, mulai dari dugaan penyalahgunaan wewenang dan anggaran, pelaksanaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi maupun ketentuan perundang-undangan, hingga adanya indikasi kuat pengondisian proyek agar menguntungkan pihak-pihak tertentu.

Sebelum menjerat Aliong Mus yang merupakan mantan kepala daerah, tim penyidik Kejati Maluku Utara sebenarnya telah lebih dulu menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara yang sama. Ketiga tersangka awal tersebut adalah YS, Komisaris PT Damai Sejahtera Membangun (rekanan pelaksana proyek); S, Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu dan MPR, Pelaksana Kegiatan pada proyek pembangunan Istana Daerah tersebut.

Dengan ditetapkannya Aliong Mus, penyidik menilai rantai peristiwa hukum dalam kasus bernilai miliaran rupiah ini semakin terang. Pihak Kejati Maluku Utara memastikan pengusutan kasus korupsi Istana Daerah Pulau Taliabu ini tidak akan berhenti di sini, melainkan akan terus dikembangkan secara mendalam.

Penyidik juga mengaku tidak menutup kemungkinan akan muncul nama-nama baru yang terlibat dan akan diseret menjadi tersangka, jika ditemukan keterlibatan pihak lain.

Saat ini, surat panggilan resmi untuk pemeriksaan Aliong Mus dalam kapasitasnya sebagai tersangka sedang dipersiapkan dan rencananya akan segera disampaikan.

Publik menunggu langkah hukum selanjutnya, mengingat kasus ini melibatkan seorang mantan Bupati.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Trash Hero Chapter Ternate Jadi Narasumber Pembekalan KKN Unkhair, Soroti Pengelolaan Sampah Perkotaan dengan Pendekatan Zero Waste

    Ketua Trash Hero Chapter Ternate Jadi Narasumber Pembekalan KKN Unkhair, Soroti Pengelolaan Sampah Perkotaan dengan Pendekatan Zero Waste

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Aula Banau Kampus I Universitas Khairun, Kelurahan Akehuda, Ternate Utara. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair ini mengusung tema “KKN Berdampak, Literasi Cerdas, Kreatifitas […]

  • LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat

    LKBHMI Cabang Ternate Datangi Penyidik Sat Reskrim Polres Ternate, Tindak Lanjut Dugaan Delik Pemalsuan Surat

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Pengurus Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Ternate kembali mengambil langkah hukum dengan mendatangi penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Ternate pada Minggu, 21 Juni 2026, dalam rangka menindaklanjuti laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat yang diduga melibatkan Saudara Ismail A. Maniputy dan Saudara Baslan Aliasin. Laporan polisi […]

  • PHK Massal Weda Bay Nickel Ancam Ribuan Pekerja, DPRD Malut Minta Pemprov Segera Cari Solusi

    PHK Massal Weda Bay Nickel Ancam Ribuan Pekerja, DPRD Malut Minta Pemprov Segera Cari Solusi

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id – Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang akan dilakukan PT Weda Bay Nickel (WBN) akibat pemangkasan kuota produksi nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2025 menuai sorotan serius dari DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut). Kebijakan pengurangan kuota produksi nasional yang ditetapkan pemerintah pusat diperkirakan berdampak terhadap sekitar 10 ribu tenaga kerja […]

  • RAPOR HITAM BUAT BUPATI HALMAHERA SELATAN

    RAPOR HITAM BUAT BUPATI HALMAHERA SELATAN

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    (Logika Sesat Penghapus Beasiswa kuliah untuk Mahasiswa Halsel di luar daerah) Kebijakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang meniadakan program beasiswa bagi mahasiswa luar daerah pada tahun anggaran 2026 adalah sebuah ironi besar dan langkah mundur dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalih tekanan fiskal dan keterlambatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) pusat tidak boleh menjadi […]

  • HMI Desak PLN Copot Kepala ULP Saketa, Polda Diminta Ambil Alih

    HMI Desak PLN Copot Kepala ULP Saketa, Polda Diminta Ambil Alih

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    Ternate, Linidaily.id Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate mendesak PT PLN (Persero) mengevaluasi dan mencopot Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, menyusul dugaan pencurian BBM bersubsidi jenis solar yang disebut mencapai sekitar 30 ton. Desakan disampaikan Kabid Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Ternate, Rizky Ramli. Ia menilai penanganan perkara di tingkat Polsek berjalan sangat […]

  • Diduga Terlibat Korupsi, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Mundur

    Diduga Terlibat Korupsi, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Mundur

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Linidaily.id Nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, kini resmi menjadi sorotan publik setelah terseret dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Berdasarkan informasi yang dihimpun mengutip Suara.com, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah meminta Febrie untuk mengundurkan diri secara kekeluargaan demi menjaga […]

expand_less