Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

7 Tuntutan HMI Ternate Saat Unjuk Rasa di Bandara Babullah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, Linidaily.id– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bandara Sultan Babullah, Kota Ternate, pada Minggu (15/6/2026). Aksi ini bertujuan menyuarakan tujuh tuntutan mendesak terkait persoalan ekonomi, keadilan sosial, serta penegakan hukum di Maluku Utara (Malut).

Massa aksi memilih bandara sebagai lokasi simbolis untuk menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi makro tidak boleh mengabaikan kondisi riil masyarakat yang masih menghadapi himpitan biaya hidup dan ketimpangan kesejahteraan. Dalam aksinya, mereka melakukan boikot terhadap agenda penyambutan pejabat sambil membentangkan spanduk berisi aspirasi rakyat.

Ketua Umum HMI Cabang Ternate, Yusril Buang, menyatakan bahwa Malut selama ini memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional, namun manfaatnya belum dirasakan secara merata oleh masyarakat lokal.

“Kami hadir untuk memastikan suara rakyat tidak hilang dari ruang kebijakan. Pertumbuhan ekonomi harus berbanding lurus dengan penurunan harga kebutuhan pokok dan penyelesaian masalah distribusi BBM,” ujar Yusril di lokasi aksi.

Aksi berlangsung kondusif under pengawalan ketat aparat keamanan. Sempat terjadi dialog singkat antara perwakilan massa dengan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, serta Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto. Kedua pihak sepakat untuk menampung aspirasi dan menindaklanjuti poin-poin tuntutan yang disampaikan.

Yusril J. Todoku, Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Ternate, menekankan bahwa gerakan mahasiswa berfungsi sebagai kontrol sosial. Ia menegaskan aksi ini bukan sekadar penolakan, melainkan dorongan serius agar pemerintah menyelesaikan akar permasalahan.

“Ini tentang keadilan. Mulai dari ekonomi, hukum, hingga perlindungan nyawa warga,” tegasnya.

Tujuh Tuntutan Mendesak

Dalam orasinya, HMI Cabang Ternate menyampaikan tujuh poin tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi Malut dan Pemerintah Kota Ternate, yakni:

Penegakan Hukum Energi: Mengungkap dan menangkap jaringan mafia bahan bakar minyak (BBM) yang diduga merugikan masyarakat di Maluku Utara.

Stabilitas Harga: Menurunkan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang dinilai terus melambung tinggi.

Keadilan Fiskal: Mewujudkan keadilan fiskal bagi Maluku Utara agar daerah penghasil sumber daya alam mendapatkan porsi anggaran yang proporsional.

Keadilan Kasus Kriminal: Mengungkap dan menangkap aktor intelektual di balik kasus pembunuhan di hutan Halmahera yang hingga kini belum tuntas.

Penolakan Eksploitasi Sumber Daya: Menolak kehadiran PT Omonet Geothermal di Halmahera yang dikhawatirkan merusak lingkungan dan mengabaikan hak masyarakat adat.

Perlindungan Aktivis: Menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap aktivis dan elemen masyarakat yang menyuarakan kritik.

Pemberantasan Korupsi Izin: Menangkap pelaku jual beli Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang marak terjadi di Maluku Utara.

Usai menyampaikan aspirasi dan melakukan dialog dengan pihak terkait, HMI bersama perwakilan kepolisian menggelar konferensi pers singkat untuk mendokumentasikan kesepakatan tindak lanjut.

Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dengan komitmen akan terus mengawal realisasi dari ketujuh tuntutan tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kadis Perindag Malut & Anak Buah Tersangka Korupsi

    Mantan Kadis Perindag Malut & Anak Buah Tersangka Korupsi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE — Linidaily.id, Kejaksaan Tinggi Maluku Utara resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Malut. Mereka adalah mantan Kepala Dinas Perindag, Yudhitya Wahab, serta Kepala Bidang Perdagangan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen, Muhammad Abdul Djafar. Penetapan ini diumumkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Malut, Mhateo Matulessy, […]

  • Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate Gelar Dialog Publik tentang Ekologi Kampung di Desa Payo

    Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Ternate Gelar Dialog Publik tentang Ekologi Kampung di Desa Payo

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • 0Komentar

    HALBAR – linidaily.id, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar dialog publik bersama pemuda dan masyarakat Desa Payo, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Kamis (17/9/2026) malam. Kegiatan yang mengangkat tema “Ekologi Kampung: Menjaga Keseimbangan Alam dalam Kehidupan Sehari-hari” tersebut merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian mahasiswa selama melaksanakan […]

  • Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

    Warga Moti Meninggal, HMI Soroti Buruknya Layanan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id. Meninggalnya seorang warga Pulau Moti setelah menunggu proses rujukan menggunakan ambulans laut mendapat sorotan dari Direktur Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) HMI Cabang Ternate, Safril Ismail. Safril menilai peristiwa tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan teknis semata. Menurutnya, kejadian ini menunjukkan adanya persoalan serius dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan yang harus segera […]

  • Krisis identitas, peran  mahasiswa maluku utara di era tekologi: antara ilusi dan  keyataan?

    Krisis identitas, peran mahasiswa maluku utara di era tekologi: antara ilusi dan keyataan?

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Sejak Revolusi Industri 1.0 yang dimulai di Inggris pada abad ke-18 dengan ditemukannya mesin uap hinga hari ini telah capai pada revolusi industri 4.0, kehidupan masyarakat mengalami perubahan yang sangat besar. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi dalam bidang ekonomi, tetapi juga merambah ke bidang […]

  • Ketika Merdeka Hanya dalam Pidato

    Ketika Merdeka Hanya dalam Pidato

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • 0Komentar

    Setiap 17 Agustus, kita selalu mendengar kata-kata dan mantra yang sama: kemerdekaan, perjuangan, persatuan, pembangunan, kesejahteraan, dan Indonesia maju. Bendera Merah Putih dikibarkan. Lagu kebangsaan dinyanyikan. Para pejabat mengenakan pakaian terbaik. Upacara berlangsung khidmat. Pidato dibacakan dengan suara lantang dan penuh semangat. Tetapi setelah upacara selesai, pertanyaan yang lebih penting justru sering terlupakan: apa arti […]

  • BK DPRD Ternate Nyatakan Tuduhan Nurjaya terhadap Anggota Komisi III Tak Terbukti

    BK DPRD Ternate Nyatakan Tuduhan Nurjaya terhadap Anggota Komisi III Tak Terbukti

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • 0Komentar

    Badan Kehormatan DPRD Kota Ternate menyatakan anggota DPRD Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik setelah dinilai berulang kali menyampaikan tuduhan terhadap anggota Komisi III tanpa dukungan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Putusan tersebut dibacakan Ketua BK DPRD Kota Ternate, Mochtar Bian, di Ruang Sidang BK Lantai II Kantor DPRD Ternate, Jumat (7/8/2026). Pembacaan keputusan dihadiri Wakil […]

expand_less