Ketua Trash Hero Chapter Ternate Jadi Narasumber Pembekalan KKN Unkhair, Soroti Pengelolaan Sampah Perkotaan dengan Pendekatan Zero Waste
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pembekalan mahasiswa KKN Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Banau Kampus I Universitas Khairun. Foto: istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TERNATE – Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I Tahun Akademik 2026/2027 pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Aula Banau Kampus I Universitas Khairun, Kelurahan Akehuda, Ternate Utara. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair ini mengusung tema “KKN Berdampak, Literasi Cerdas, Kreatifitas dan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan”.
Salah satu narasumber yang tampil dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Ir. Muhammad Assagaf, MSi, yang dikenal sebagai Ketua Relawan Trash Hero Chapter Ternate. Beliau hadir membawakan materi bertajuk “Pengelolaan Sampah Perkotaan dengan Pendekatan Zero Waste” pada sesi pertama yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIT.
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Assagaf menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menangani permasalahan sampah yang kian kompleks di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Ternate. Sebagai ketua organisasi relawan lingkungan yang selama ini aktif bergerak di lapangan, Dr. Assagaf menegaskan bahwa pendekatan zero waste bukan sekadar slogan, melainkan sebuah gerakan nyata yang harus dimulai dari perubahan perilaku individu, keluarga, hingga komunitas.
“Mahasiswa KKN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Mereka bisa menjadi motor penggerak gerakan zero waste di desa atau kelurahan tempat mereka mengabdi,” ujar Dr. Assagaf dalam pemaparannya di hadapan lebih dari 1000 mahasiswa peserta KKN Unkhair dan dosen pendamping.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Trash Hero Chapter Ternate selama ini telah aktif melakukan berbagai kegiatan bersih-bersih lingkungan, edukasi pengurangan sampah plastik, serta mendorong masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.
Kegiatan pembekalan KKN ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Khairun, Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM, serta dihadiri oleh Kepala LPPM Unkhair, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd, yang sebelumnya memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta. Turut hadir pula sejumlah narasumber penting lainnya, di antaranya Bupati Halmahera Tengah yang memaparkan model KKN Berdampak melalui Kolaborasi Pentahelix, serta Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, yang membawakan materi tentang strategi pengembangan ekonomi hijau dan keberlanjutannya untuk kesejahteraan masyarakat kota.
Ketua Panitia KKN Tahap I, Dr. Azis Hasyim, SE., MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini dirancang secara komprehensif guna mempersiapkan mahasiswa agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di lokasi KKN masing-masing. “Kami menghadirkan narasumber yang benar-benar kompeten dan berpengalaman di bidangnya, termasuk para praktisi yang langsung bersentuhan dengan isu-isu sosial, lingkungan, dan ekonomi di Maluku Utara,” kata Dr. Azis.
Kehadiran Dr. Muhammad Assagaf sebagai narasumber mendapat respons positif dari para peserta. Banyak mahasiswa mengaku termotivasi untuk mengintegrasikan nilai-nilai pengelolaan lingkungan berbasis zero waste ke dalam program KKN mereka. Dengan semangat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas seperti Trash Hero, diharapkan KKN Unkhair tahun ini benar-benar mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar