Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Trash Hero Chapter Ternate Hadiri Pentas Seni SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Bawa Pesan Peduli Lingkungan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ternate, 20 Juni 2026 — Suasana pagi di Asrama Haji terasa semarak saat SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 menggelar acara Pentas Seni pada Sabtu, 20 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, Trash Hero Chapter Ternate hadir sebagai pihak yang diundang, menambah warna pada pelaksanaan acara yang diikuti sekitar 150 anak dari kelas 1 sampai 5, orang tua murid, serta tamu undangan.

Sejak pagi, kegiatan berlangsung dengan ramai namun tertib. Kehadiran para siswa dari berbagai jenjang kelas membuat suasana acara terasa hidup. Orang tua murid dan tamu undangan juga tampak menjadi bagian penting dalam jalannya kegiatan, sehingga Pentas Seni tidak hanya menjadi ruang tampil bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ajang kebersamaan bagi lingkungan sekolah.

Kepala SD Alkhairaat 05 Falajawa 2, Dr. Hindun Smith, memimpin pelaksanaan kegiatan yang menghadirkan nuansa edukatif sekaligus hangat. Di tengah suasana pentas yang meriah, ada satu kebijakan yang menjadi perhatian utama, yakni seluruh peserta tidak diperkenankan membawa air minum dalam kemasan.

Kebijakan tersebut telah disampaikan sejak awal melalui undangan resmi acara. Dalam undangan itu, para tamu diminta membawa botol minum ulang pakai atau tumbler karena panitia telah menyediakan air isi ulang. Langkah ini menjadi salah satu sisi paling menarik dari pelaksanaan Pentas Seni, karena memperlihatkan bahwa sebuah acara sekolah juga dapat menjadi ruang belajar tentang kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Kebijakan tanpa air minum kemasan itu memberi pesan yang sederhana, tetapi kuat. Di tengah kegiatan yang melibatkan banyak peserta, pilihan untuk menyediakan air isi ulang menunjukkan upaya mengurangi penggunaan barang sekali pakai. Bagi anak-anak, pengalaman semacam ini bukan hanya soal mengikuti aturan acara, melainkan juga belajar langsung tentang pentingnya membawa wadah minum sendiri.

Nilai edukasi lingkungan terasa semakin nyata karena diterapkan di tengah kegiatan yang akrab dengan keseharian peserta. Anak-anak, orang tua, dan tamu undangan tidak hanya datang untuk menyaksikan atau mengikuti acara, tetapi juga diajak menjalankan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab. Dengan cara seperti ini, pesan tentang kepedulian lingkungan hadir bukan dalam bentuk ceramah, melainkan melalui praktik yang langsung dijalani bersama.

Ketua Trash Hero Chapter Ternate, Dr. Muhammad Assagaf, mengapresiasi inisiatif SD Alkhiraat 05 Falajawa 2 yang dinilainya sebagai langkah nyata dan berani dalam dunia pendidikan. “Kami sangat bangga diundang ke acara yang luar biasa ini. Ini bukan sekadar Pentas Seni biasa namun ini adalah pernyataan sikap sebuah sekolah bahwa masa depan lingkungan kita ada di tangan generasi muda,” ujarnya dengan penuh semangat. Dr. Assagaf menegaskan bahwa kebijakan membawa tumbler yang diterapkan oleh pihak sekolah sejalan dengan nilai inti gerakan Trash Hero, yakni mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia pun menyampaikan pesan langsung kepada seluruh siswa yang hadir: “Anak-anak, kalian adalah pahlawan lingkungan sejati. Setiap kali kalian membawa tumbler, menolak sedotan plastik, atau memungut sampah yang kalian temukan maka dengan sendirinya kalian sedang menjaga laut Maluku Utara, menjaga ikan-ikan kita, menjaga rumah kita. Mulailah dari rumah, ajak orang tua, ajak teman-teman. Karena perubahan besar selalu dimulai dari keberanian kecil seorang anak.”

Kehadiran Trash Hero Chapter Ternate dalam acara ini pun memperkuat pesan tersebut. Undangan kepada komunitas yang dikenal membawa semangat kepedulian lingkungan memberi makna tambahan pada Pentas Seni yang digelar sekolah. Acara ini menunjukkan bahwa kegiatan sekolah dapat berjalan meriah sekaligus memuat nilai pembelajaran yang relevan bagi anak-anak.

Melalui pelaksanaan Pentas Seni di Asrama Haji pagi itu, SD Alkhairaat 05 Falajawa 2 menghadirkan lebih dari sekadar panggung kegiatan. Di hadapan sekitar 150 anak, para orang tua murid, dan tamu undangan, acara ini juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah yang dekat, sederhana, dan dilakukan bersama.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KURIKULUM REMPAH

    KURIKULUM REMPAH

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    Wilayah-wilayah penghasil rempah di Indonesia, terutama di kawasan timur (seperti Maluku dan Maluku Utara), memiliki sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dunia. Cengkih, dan pala, serta berbagai tanaman aromatik lainnya, bukanlah sekadar komoditas ekonomi, melainkan bagian dari identitas budaya masyarakatnya. Ironisnya, banyak siswa SD, SMP, dan SMA yang hidup di wilayah rempah justru kurang memahami sejarah, […]

  • Dialog Publik: Perempuan dan Krisis Ekologis Kepulauan

    Dialog Publik: Perempuan dan Krisis Ekologis Kepulauan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Krisis ekologis di wilayah kepulauan kini tidak lagi sekadar dipahami sebagai isu kerusakan lingkungan, melainkan telah menjadi tantangan serius yang berdampak langsung pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Di tengah situasi ini, perspektif perempuan dinilai sangat penting untuk mendorong lahirnya kebijakan yang lebih inklusif serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu […]

  • Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    Ketika bendera Porprov Maluku Utara ke-V dikibarkan dan obor semangat dinyalakan di tanah Halmahera Utara, bukan hanya ajang olahraga yang berlangsung. Di balik setiap pertandingan, setiap senyum penyambut, dan setiap fasilitas yang siap pakai, tersimpan sebuah pesan kuat: Halmahera Utara hadir bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan menjadi sahabat terbaik bagi seluruh putra-putri Maluku Utara […]

  • Waspadai Pemimpin Bertopeng

    Waspadai Pemimpin Bertopeng

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    KEPEMIMPINAN publik kerap kali tampil dengan wajah ganda. Di depan panggung publik terlihat santun, moralis, humanis, dan seolah pro rakyat (populis). Tapi, di balik layar ia angkuh, arogan, diskriminatif, dan sadisnya membunuh harapan-harapan rakyatnya sendiri. Bengis, nir kepekaan sosial. Sukar dipungkiri bahwa pemimpin memiliki ‘’wajah’’ ganda. Artinya, rakyat sebagai pemberi mandat kekuasaan harus mengerti hal […]

  • Demo di Depan KPK: SKAK Malut-Jakarta Desak Usut Tuntas Anggaran Perjadin DPRD Ternate yang Capai Rp26,3 Miliar

    Demo di Depan KPK: SKAK Malut-Jakarta Desak Usut Tuntas Anggaran Perjadin DPRD Ternate yang Capai Rp26,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mendapat desakan keras untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kota Ternate, Maluku Utara. Desakan ini disampaikan secara tegas oleh Sentra Koalisi Anti Korupsi (SKAK) Malut-Jakarta melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan gedung KPK RI, Senin (19/5/2026). Dalam aksinya, Koordinator […]

  • Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    Di Bawah Bayang-Bayang “Zona Merah”: KPK Beri Ultimatum 3 Bulan, Pemkot Ternate Dipaksa Benahi Lubang Hitam Anggaran dan PBJ

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE Linidaily.id – Status Kota Ternate sebagai daerah yang berada dalam kategori “rentan korupsi” bukan lagi sekadar peringatan dini, melainkan alarm darurat yang menuntut aksi nyata. Setelah hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 menempatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate di zona merah. Lembaga antirasuah tersebut turun langsung memberikan ultimatum tegas: lakukan […]

expand_less