Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Demo di Depan KPK: SKAK Malut-Jakarta Desak Usut Tuntas Anggaran Perjadin DPRD Ternate yang Capai Rp26,3 Miliar

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mendapat desakan keras untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran perjalanan dinas di lingkungan DPRD Kota Ternate, Maluku Utara. Desakan ini disampaikan secara tegas oleh Sentra Koalisi Anti Korupsi (SKAK) Malut-Jakarta melalui aksi unjuk rasa yang digelar di depan gedung KPK RI, Senin (19/5/2026).

Dalam aksinya, Koordinator SKAK Malut-Jakarta, M. Reza A. Syadik, menegaskan bahwa kasus ini wajib ditelusuri secara mendalam dan menyeluruh. Pasalnya, nilai anggaran yang diduga bermasalah ini sangat fantastis, yakni mencapai sekitar Rp26,3 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 hingga 2025.

Menurut Reza, nilai anggaran sebesar itu tidak wajar dan harus diuji kepatuhannya secara terbuka. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara realisasi pengeluaran, kinerja nyata lembaga DPRD, serta manfaat apa yang telah diterima masyarakat dari belanja negara yang jumlahnya sangat besar tersebut.

“Angka Rp26,3 miliar ini adalah uang rakyat yang jumlahnya sangat besar. Kami minta KPK menelusuri satu per satu dokumen pertanggungjawaban perjalanan dinas seluruh 30 anggota DPRD Kota Ternate periode 2024–2029,” tegas Reza di hadapan massa aksi.

Dokumen yang diminta untuk dibuka dan diperiksa lengkap tersebut meliputi tiket perjalanan, bukti biaya penginapan, uang harian, laporan hasil kegiatan, hingga tujuan dari setiap perjalanan yang dibiayai publik. Hal ini sangat krusial untuk membuktikan ada atau tidaknya indikasi perjalanan dinas fiktif, penggelembungan anggaran, penyalahgunaan fasilitas negara, maupun bentuk penyimpangan administrasi lainnya.

Lebih rinci lagi, SKAK juga menyoroti adanya 66 item kegiatan perjalanan dinas yang tercatat dalam dokumen anggaran. Item tersebut mencakup kategori perjalanan dinas biasa, perjalanan dinas tetap, hingga paket kegiatan rapat atau pertemuan di dalam kota dengan metode pelaksanaan swakelola. Menurut Reza, seluruh rincian ini mengandung potensi penyimpangan yang tidak boleh luput dari sorotan penyidik.

Poin yang makin memperkuat dugaan ketidakwajaran ini, menurut Reza, adalah fakta bahwa alokasi anggaran tersebut justru berbanding terbalik dengan kebijakan pemerintah pusat. Padahal, Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 secara tegas mengamanatkan efisiensi anggaran dan pengurangan drastis belanja perjalanan dinas. Namun kenyataannya, anggaran DPRD Kota Ternate justru terkesan membengkak dan tidak patuh pada aturan efisiensi tersebut.

Koalisi masyarakat sipil ini menyatakan dukungan penuh terhadap laporan resmi yang telah masuk ke meja KPK sebelumnya. Mereka menuntut agar lembaga antirasuah tidak sekadar menerima laporan, Bu tetapi segera bergerak cepat memanggil pihak-pihak terkait, agar kasus ini tidak berhenti hanya di tahap pengaduan dan sekadar menjadi isu publikasi belaka.

Adapun dalam tuntutan resmi yang dibacakan di depan gedung KPK, massa aksi menuntut lima poin utama. Poin pertama, Memanggil dan memeriksa Ketua DPRD Kota Ternate, Rusli A. Im, S.T., beserta Sekretariat Dewan (sekwan) DPRD Kota Ternate selaku pengelola anggaran. Kedua, Mengusut tuntas dugaan penyimpangan penggunaan anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) tahun 2024–2025 yang nilainya mencapai Rp26,3 miliar. Ketiga, Menelusuri jejak dugaan perjalanan dinas fiktif dalam anggaran Sekretariat DPRD Kota Ternate.

Keempat, Memeriksa rincian 66 item kegiatan, mulai dari perjalanan biasa, tetap, hingga paket rapat dalam kota.

Dan Kelima, Memanggil dan memeriksa seluruh 30 anggota DPRD Kota Ternate periode 2024–2029 untuk dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Resmi Jadi Tersangka Korupsi

    Mantan Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus Resmi Jadi Tersangka Korupsi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara akhirnya resmi menetapkan mantan Bupati Pulau Taliabu dua periode, Aliong Mus, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan proyek strategis daerah, yaitu Istana Daerah (Isda). Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023 tersebut memiliki nilai mencapai Rp17,5 miliar. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah […]

  • Dialog Publik: Perempuan dan Krisis Ekologis Kepulauan

    Dialog Publik: Perempuan dan Krisis Ekologis Kepulauan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Krisis ekologis di wilayah kepulauan kini tidak lagi sekadar dipahami sebagai isu kerusakan lingkungan, melainkan telah menjadi tantangan serius yang berdampak langsung pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Di tengah situasi ini, perspektif perempuan dinilai sangat penting untuk mendorong lahirnya kebijakan yang lebih inklusif serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu […]

  • FGD Tomaba Perkuat Kolaborasi Ekonomi Biru Hijau

    FGD Tomaba Perkuat Kolaborasi Ekonomi Biru Hijau

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • 0Komentar

    TOBELO, Linidaily.id Upaya memperkuat konektivitas ekonomi di Maluku Utara melalui kerjasama antar-daerah semakin matang. Tiga kabupaten strategis, yakni Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai, menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan model kolaborasi berbasis ekonomi biru dan hijau. Acara yang berlangsung pada Senin (7/9/2026) di Hotel Greenland, Tobelo, ini menjadi langkah konkret dalam menginisiasi […]

  • Dari Semangkuk Bubur Manado, Lahir Gagasan Besar untuk Pangan Maluku Utara

    Dari Semangkuk Bubur Manado, Lahir Gagasan Besar untuk Pangan Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    Ternate 18 Juni 2026!. Kamis pagi itu udara Ternate terasa segar. Di sudut warung Bubur Manado yang berdiri tak jauh dari pagar Stadion Gelora Kieraha, enam orang duduk mengelilingi meja kayu sederhana. Uap panas mengepul dari mangkuk-mangkuk bubur yang baru disajikan, sementara percakapan di antara mereka perlahan mengalir, dari basa-basi pagi hari menuju sesuatu yang […]

  • Banyak Proyek Mangkrak; Masyarakat Tagih Janji Bupati Taliabu

    Banyak Proyek Mangkrak; Masyarakat Tagih Janji Bupati Taliabu

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id – Harapan besar masyarakat Pulau Taliabu terhadap sosok pemimpin muda, cerdas, dan berpendidikan tinggi yang diwakili Bupati Salsabila Mus atau akrab disapa Sasha, kini perlahan runtuh berubah menjadi kekecewaan mendalam. Sosok yang sebelumnya dielu-elukan, bahkan disebut-sebut sebagai lulusan pendidikan luar negeri, kini kian dipertanyakan kualitas kepemimpinannya setelah resmi memimpin daerah ini berpasangan dengan Wakil […]

  • Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kerusakan ekologis sering kali tidak datang tiba-tiba dan begitu saja. Tapi perlahan, nyaris sunyi. Hingga kita terbiasa melihatnya sebagai bagian dari kehidupan seharihari yang lazim dan biasa saja. Dan tampaknya itulah yang sedang terjadi di sini, di Halmahera Timur ini. Tak perlu mengambil contoh di hutan Papua atau Amazon di Brazil. Tapi lihatlah setiap kali […]

expand_less