Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Desakan Gubernur Malut Berkantor di Sofifi Menguat, Pengamat Buka Suara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 75
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Desakan agar Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda lebih sering berada di Sofifi kembali mengemuka di tengah dorongan memperkuat ibu kota provinsi itu sebagai pusat pemerintahan yang sesungguhnya. Bagi sebagian kalangan, Sofifi tidak cukup hanya menjadi alamat administratif, tetapi harus hidup melalui kehadiran langsung para pejabat utamanya.

Sorotan publik muncul karena ada kesan ketidakseimbangan antara kebijakan yang mendorong instansi dan aparatur bergerak ke Sofifi dengan praktik keseharian kepala daerah yang dinilai masih lebih banyak beraktivitas di Ternate. Situasi ini memunculkan perdebatan baru soal konsistensi komitmen terhadap pembangunan ibu kota provinsi.

Pengamat politik nasional Muslim Arbi menilai reaksi publik wajar muncul ketika kepala daerah dianggap belum memberi contoh langsung dalam proses pemindahan pusat aktivitas pemerintahan. Menurut dia, masyarakat dan aparatur sudah diminta beradaptasi dengan keterbatasan demi menghidupkan Sofifi, sehingga pimpinan daerah semestinya menunjukkan sikap yang sama.

“Rakyatnya hidup susah di hol-hol sementara Gubernurnya sudah difasilitasi rumah dinas mewah, tapi masih asik tinggal di hotel berbintang mewah miliknya. Ya rakyat kecewa kan,” ujar Muslim Arbi.

Pandangan senada disampaikan pakar hukum dan politik Dr. Hendra Karianga, S.H., M.H. Ia menilai, keberadaan gubernur di pusat pemerintahan merupakan bagian dari tanggung jawab etis sekaligus administratif agar roda pemerintahan berjalan selaras.

“Wajar itu. Gubernur harus tinggal di Sofifi,” tegas Hendra.

Ia menambahkan, pemimpin daerah semestinya menjadi contoh dalam proses penguatan ibu kota provinsi. Tanpa keteladanan dari pucuk pimpinan, menurut dia, upaya memindahkan pusat aktivitas pemerintahan akan sulit memperoleh dukungan penuh dari jajaran birokrasi dan masyarakat.

Sementara itu, Muzakir Dodaradaga menyebut gelombang desakan ini sebagai akumulasi kekecewaan yang telah lama menumpuk. Ia mempertanyakan alasan gubernur belum sepenuhnya berkantor di Sofifi, padahal lembaga lain diminta mengikuti arah yang sama.“Saya heran kenapa Sherly enggan ke Sofifi padahal instansi vertikal dia paksakan ke Sofifi,” ungkapnya.

Menurut Muzakir, persoalan ini bukan hanya soal tempat tinggal pejabat, tetapi juga menyangkut cara memimpin dan memberi teladan. Jika pemimpin tidak menunjukkan keberpihakan nyata, ia menilai sulit berharap masyarakat dan aparatur bersedia ikut berkorban demi pembangunan ibu kota provinsi.

“Gerakan ini bakal bergelinding kencang, jika Sherly pongah,” peringatnya.

Di sisi lain, gerakan yang mendorong gubernur menetap di Sofifi disebut tengah mengonsolidasikan langkah lanjutan. Aspirasi itu dipandang sebagai tekanan moral agar Pemprov Maluku Utara lebih serius menjadikan Sofifi sebagai pusat pemerintahan yang aktif, bukan sekadar simbol di atas peta administrasi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKSD UMMU Edukasi Siswa SMPN 13 Tidore Kepulauan tentang Bahaya Narkoba

    KKSD UMMU Edukasi Siswa SMPN 13 Tidore Kepulauan tentang Bahaya Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id TIDORE KEPULAUAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Kelompok 4 Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sukses melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Bahaya Narkoba dan Pentingnya Pendidikan” di SMP Negeri 13 Tidore Kepulauan (TIKEP), Desa Bale, pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang laboratorium komputer sekolah dan diikuti secara antusias oleh siswa-siswi kelas […]

  • Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    Rahmatan lil-‘âlamîn dan Masa Depan Ekologi Halmahera Timur

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kerusakan ekologis sering kali tidak datang tiba-tiba dan begitu saja. Tapi perlahan, nyaris sunyi. Hingga kita terbiasa melihatnya sebagai bagian dari kehidupan seharihari yang lazim dan biasa saja. Dan tampaknya itulah yang sedang terjadi di sini, di Halmahera Timur ini. Tak perlu mengambil contoh di hutan Papua atau Amazon di Brazil. Tapi lihatlah setiap kali […]

  • KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    KEGAGALAN BIROKRASI DAN PENGKHIANATAN AMANAH PEMBANGUNAN

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • 0Komentar

    Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Halmahera Barat yang semula digadang-gadang sebagai solusi utama atas keterbatasan fasilitas kesehatan, kini justru menjadi cermin buram wajah tata kelola pemerintahan daerah. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp 42,9 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, proyek ini sejatinya membawa harapan besar bagi masyarakat yang selama ini hidup terisolasi […]

  • Sigaro Festival Buku Maluku Utara 2026

    Sigaro Festival Buku Maluku Utara 2026

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • 0Komentar

    Sigaro dalam Bahasa lokal Maluku Utara terutama Ternate bermakna ajakan, baku pangge, Sigaro Malaha artinya saling mengajak pada kebaikan. Pertama kali saya melihat Agenda Festival Buku Maluku Utara 2026 yang akan di laksanakan pada bulan Agustus 2026, disampaikan lewat pemberitahuan beberapa kolega di Whatsapp Group dengan mengisi formulir pendataan buku dan penulis di Maluku Utara, […]

  • Pemimpin Berdandan Gunakan APBD, Rakyat Bisa Apa

    Pemimpin Berdandan Gunakan APBD, Rakyat Bisa Apa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JANGAN sampai kita merasa beruntung, karena memiliki pemimpin yang tepat. Ternyata, pilihan kita tidaklah tepat. Inilah yang dirasakan saat ini di Maluku Utara. Karena itu, tulisan pendek ini akan mencoba untuk mengulik fenomena yang terjadi di Maluku Utara (Malut), yang belum lama ini mendapat banyak sorotan dari media berkaitan dengan alokasi anggaran tata rias untuk […]

  • 7 Tuntutan HMI Ternate Saat Unjuk Rasa di Bandara Babullah

    7 Tuntutan HMI Ternate Saat Unjuk Rasa di Bandara Babullah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bandara Sultan Babullah, Kota Ternate, pada Minggu (15/6/2026). Aksi ini bertujuan menyuarakan tujuh tuntutan mendesak terkait persoalan ekonomi, keadilan sosial, serta penegakan hukum di Maluku Utara (Malut). Massa aksi memilih bandara sebagai lokasi simbolis untuk menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi […]

expand_less