Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kebudayaan sebagai Tonggak Peradaban

  • account_circle M. Kadifi Munir
  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kebudayaan merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia karena menjadi dasar terbentuknya identitas, nilai, dan cara hidup suatu masyarakat. Kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan kesenian, bahasa, pakaian, atau tradisi, tetapi juga mencakup pengetahuan, norma, kepercayaan, adat istiadat, serta kebiasaan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui kebudayaan, manusia belajar memahami lingkungan, membangun hubungan sosial, serta menentukan cara yang dianggap baik dan sesuai dalam kehidupan bersama. Oleh karena itu, kebudayaan dapat dipandang sebagai tonggak yang menopang terbentuknya sebuah peradaban.

Kata, Edward Burnett Tylor:

Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, serta kemampuan dan kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Sedangkan kata koejarningrat : berkembang melalui proses panjang yang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaannya.

Kini telah timbul satu Pertanyaan:generasi muda saat ini sudah mampu tidak memahami dan menerapkan kebudayaannya secara individu individu? Ini merupakan pertanyaan yang sangat mendasar akan tetapi masi ada banyak anak muda yang belum mampu menjwab pertanyaan pertanyaan tersebut.

Di karenakan Kebudayaan merupakan Nilai yang hidup dalam masyarakat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang teratur dan harmonis. Misalnya, nilai gotong royong, musyawarah, saling menghormati, dan rasa tanggung jawab dapat memperkuat hubungan antarmanusia. Ketika nilai-nilai tersebut terus dipelihara dan diwariskan, masyarakat memiliki fondasi sosial yang kuat untuk menghadapi berbagai perubahan zaman. Dengan demikian, kemajuan suatu masyarakat bukan hanya dapat dilihat dari perkembangan teknologi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai kebudayaannya.maka dari itu sudah seharusnya dan sudah sepatutnya masyarakat secara umum,secara khusus bagi generasi muda untuk mampu memahami, megetahui budayanya masing masing agar mampuh beradaptasi dengan derasnya arus teknologi yang komplex hari ini. Sebab kebudayaan adalah sebuah formulah yang lahir dari ide manusia itu sendiri.

Di tengah perkembangan globalisasi, kebudayaan menghadapi berbagai tantangan. Masuknya berbagai budaya dari luar melalui teknologi, media sosial, pendidikan, dan komunikasi dapat memengaruhi pola pikir serta gaya hidup masyarakat. Perubahan tersebut tidak selalu harus dipandang sebagai ancaman, karena kebudayaan pada dasarnya dapat mengalami perubahan dan perkembangan. Namun, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilih dan menyaring pengaruh dari luar tanpa kehilangan identitas budaya sendiri. Pelestarian bahasa daerah, adat istiadat, kesenian tradisional, pengetahuan lokal, dan nilai-nilai sosial merupakan salah satu cara untuk menjaga keberlanjutan kebudayaan di tengah perubahan zaman.

Dalam konteks Indonesia, keberagaman kebudayaan merupakan kekayaan yang memiliki peranan penting dalam membangun peradaban bangsa. Setiap daerah memiliki sejarah, bahasa, tradisi, dan sistem sosial yang berbeda, tetapi semuanya menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, kebudayaan perlu ditempatkan sebagai bagian penting dalam pembangunan manusia dan masyarakat. Generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan dengan mempelajari tradisi, menghargai keberagaman, serta memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan budaya kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan menjaga kebudayaan sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan, masyarakat dapat membangun peradaban yang tidak hanya maju secara material, tetapi juga memiliki identitas, nilai, dan karakter yang kuat untuk beradaptasi dengan derasnya perkembagan zaman hari ini.

  • Penulis: M. Kadifi Munir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa yang juga menjabat sebagai pimpinan redaksi media lokal di Maluku Utara diduga telah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi. Kasus ini kini mendapat sorotan serius dari Korps Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) Maluku Utara. KOPRI menegaskan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas, sekaligus memastikan korban memperoleh keadilan dan […]

  • Kasman Hi Ahmad: Pejabat yang Menulis dan Berpikir

    Kasman Hi Ahmad: Pejabat yang Menulis dan Berpikir

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk dunia birokrasi dan politik di Maluku Utara, di mana banyak pejabat lebih sibuk mengejar pencitraan dan kekuasaan, sosok Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd. tampak berdiri sendiri dengan jejak yang berbeda. Sebagai Wakil Bupati Halmahera Utara, ia bukan hanya sibuk mengurusi administrasi pemerintahan atau hadir di seremonial belaka — ia menjadikan pikiran, renungan, […]

  • Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Ketua Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU), Arsad S. Sangaji, meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, ST, agar memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berjalan secara transparan, adil, dan tidak memberikan ruang bagi praktik monopoli proyek. Menurut […]

  • Maluku Utara Siapkan Tim Studi Banding Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan ke NTB

    Maluku Utara Siapkan Tim Studi Banding Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan ke NTB

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, linidaily.id Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama sejumlah mitra pembangunan akan memberangkatkan tim untuk mengikuti kegiatan studi banding pengelolaan perikanan berkelanjutan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 31 Agustus hingga 3 September 2026, ini sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan […]

  • Narasi Transparansi yang Problematik

    Narasi Transparansi yang Problematik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini ada beberapa persoalan yang kemudian telah menjelma dan dapat divonis menjadi penyakit dalam tubuh induk lembaga kemahasiswaan Universitas Khairun, sebut saja Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Khairun (BEM UNKHAIR), yang telah menjadi rahasia umum, baik dalam rentetan kegagalan mereka dan manajemen tata kelola organisasi yang begitu memprihatinkan. Tidak hanya itu, bahkan pihak Rektorat Universitas […]

  • Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif Pertanyakan duit Penerangan Jalan Umum (PJU) ke Pemerintah Kota Ternate. Pertanyaan itu ditulis melalui status akun FB nya; Kemana Larinya Duit PJU Warga Ternate? Rakyat Bayar Tiap Bulan, Jalanan tetap Gelap Gulita. Anggota Dewan Kota Ternate yang dikenal kritis ini juga menulis, Setiap kali kita […]

expand_less