Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Kelangkaan Pertalite di Ternate: Sopir Angkot Terlantar, Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, LIniDaily.id Ratusan sopir angkutan kota (angkot) berpelat kuning di Kota Ternate terpaksa mematikan kendaraannya dan menunggu berjam-jam di SPBU Batu Anteru sejak kemarin, Senin (22/6) pukul 11.00 WIT hingga Selasa (23/6). Mereka hanya mendapat jawaban dari pihak pengelola bahwa stok Pertalite telah habis dan baru akan tersedia kembali pada 1 Juli 2026.

Menunggu pasokan selama lebih dari seminggu berarti memaksa para sopir untuk berhenti bekerja sementara waktu. Sebagai pekerja harian, pendapatan mereka sangat bergantung pada keberangkatan kendaraan setiap harinya—jika tidak beroperasi, maka kebutuhan sehari-hari keluarga pun terancam terpenuhi.

 Dugaan Penyimpangan Penyaluran BBM Subsidi

Muncul pertanyaan mendasar di tengah masyarakat: jika Pertamina menyatakan kuota pasokan dalam kondisi aman, mengapa Pertalite justru menghilang untuk angkutan umum resmi?

Berdasarkan pantauan di lapangan, dugaan kuat mengarah pada adanya penyalahgunaan kuota BBM bersubsidi. Diduga, pasokan tersebut dialihkan ke pengecer tidak resmi melalui modifikasi tangki kendaraan. Mobil yang dilengkapi tangki rakitan diketahui mampu menyedot hingga 100 liter per pengisian, sedangkan sepeda motor modifikasi bisa menampung sekitar 25 liter.

Oknum tersebut diduga berulang kali mengisi bahan bakar menggunakan sistem barcode yang seharusnya mengatur pembatasan volume. Akibatnya, kuota yang diperuntukkan bagi kendaraan resmi justru habis terlebih dahulu. Sementara itu, di sejumlah lokasi pinggir jalan, Pertalite masih dijual secara eceran dengan harga yang lebih tinggi dari harga resmi.

Situasi ini memunculkan pertanyaan: jika sistem pendigitalan pembelian sudah diterapkan, mengapa masih bisa dimanipulasi? Pihak SPBU juga dinilai belum transparan soal besaran kuota harian yang diterima serta catatan pengisian bahan bakar.

 Tuntutan Organisasi Pengusaha Angkutan

Menanggapi kondisi tersebut, DPC Organda Kota Ternate bersama ISSAP Kota Ternate telah menyiapkan langkah pengawasan dan menyampaikan pemberitahuan resmi kepada pihak terkait. Dalam waktu 1 x 24 jam, mereka menuntut tiga hal konkret:

1. Penyaluran pasokan darurat: Segera kirimkan cadangan Pertalite khusus untuk angkutan umum agar operasional kendaraan dapat kembali berjalan hari ini juga.

​2. Transparansi data: Buka akses logbook digital SPBU Batu Anteru agar publik dapat melihat ke mana aliran BBM bersubsidi tersebut disalurkan.

​3. Penertiban tegas: Lakukan pemeriksaan mendadak dan tindak tegas oknum yang menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi di seluruh wilayah SPBU Kota Ternate.

 Janji Satgas Pengawasan yang Belum Berjalan

Sebelumnya, Walikota Ternate, Tauhid Soleman, bersama Kapolda Maluku Utara telah mengumumkan pembentukan Satgas Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi. Satgas ini dibentuk dengan tujuan mengawasi jalannya distribusi, mencegah penyimpangan, serta menjamin BBM subsidi tepat sasaran.

Namun hingga saat ini, keberadaan dan kinerja satgas tersebut belum terasa di lapangan. Masyarakat dan pelaku usaha angkutan mempertanyakan efektivitas tim tersebut, mengingat kelangkaan dan dugaan penyalahgunaan tetap terjadi.

Pihak Organda dan ISSAP mengingatkan jika pihak berwenang, Pertamina, dan pemerintah daerah tetap mengabaikan keluhan ini, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan aksi mogok operasional secara massal yang dapat mengganggu mobilitas warga Kota Ternate.

Rakyat tidak hanya membutuhkan penjelasan soal stok habis, melainkan kepastian pasokan dan keadilan dalam penyaluran energi bersubsidi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GPM Maluku Utara Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran di Haltim

    GPM Maluku Utara Desak KPK dan Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran di Haltim

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung memperluas penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Organisasi itu juga meminta aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa Sekretaris Daerah Haltim, Ricky Chairul Richfat, yang dikaitkan dengan sejumlah persoalan tata kelola daerah. Desakan tersebut […]

  • Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    Halmahera Utara: Jadilah Tuan Rumah Porprov Berkelas

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    Ketika bendera Porprov Maluku Utara ke-V dikibarkan dan obor semangat dinyalakan di tanah Halmahera Utara, bukan hanya ajang olahraga yang berlangsung. Di balik setiap pertandingan, setiap senyum penyambut, dan setiap fasilitas yang siap pakai, tersimpan sebuah pesan kuat: Halmahera Utara hadir bukan sekadar menjadi tuan rumah, melainkan menjadi sahabat terbaik bagi seluruh putra-putri Maluku Utara […]

  • Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Bupati Kasman Hi.Ahmad: Pemuda GMIH Harus Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Linidaily.id Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi.Ahmad, menghadiri sekaligus menjadi pembicara dalam kegiatan Kemah Raya dan Rapat Kerja Tahunan (RAKERTA) IV Pemuda GMIH Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Lakukanlah untuk Kemuliaan Allah” (1 Korintus 10:31) ini berlangsung di Desa Tagalaya, Pulau Tagalaya, Kecamatan Tobelo, Rabu (1/7/2026). Dalam sambutannya, Dr. Kasman menegaskan […]

  • Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    Dapur Kami di Ujung Ketidakpastian Dunia

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Seorang ibu dari Kelurahan Kalumpang, Ternate, kemarin pagi berdiri lama di depan lapak beras pasar Bahari Berkesan. Bukan karena memilih-milih kualitas. Tapi karena menghitung ulang uang di tangannya yang tidak cukup. Harga beras naik lagi. Bukan untuk pertama kali. Dan hampir pasti bukan untuk terakhir kali. Kejadian sederhana itu sebenarnya menyimpan kisah yang jauh lebih […]

  • Sengkarut MBG: Antara Urgensi Gizi Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

    Sengkarut MBG: Antara Urgensi Gizi Rakyat dan Tantangan Tata Kelola

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat dimaknai melalui dua kata kunci: make sense atau masuk akal. Urgensi program ini dibangun di atas fondasi regulasi yang kuat dan kebutuhan riil rakyat akan pemenuhan gizi. Namun, sebagai sebuah kebijakan baru yang bersifat kolosal, MBG tentu menghadapi kompleksitas implementasi. Potensi penyimpangan harus disempitkan melalui revitalisasi aspek operasional, penguatan […]

  • Didatangi Tim Korsupgah KPK, Pemprov Malut Tepis Dugaan Monopoli Proyek dan Rangkap Jabatan

    Didatangi Tim Korsupgah KPK, Pemprov Malut Tepis Dugaan Monopoli Proyek dan Rangkap Jabatan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    SOFIFI Linidaily.id Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menegaskan komitmennya untuk mematuhi seluruh regulasi pengadaan barang dan jasa pasca kunjungan tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kunjungan tersebut dilakukan di kediaman dinas Wakil Gubernur Malut di Ternate pada Kamis (11/6/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Samsuddin Abdul Kadir, menjelaskan bahwa kehadiran tim […]

expand_less