Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Diduga Terlibat Korupsi, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Mundur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Linidaily.id Nama Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Febrie Adriansyah, kini resmi menjadi sorotan publik setelah terseret dalam penyidikan dugaan korupsi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Berdasarkan informasi yang dihimpun mengutip Suara.com, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah meminta Febrie untuk mengundurkan diri secara kekeluargaan demi menjaga institusi, alih-alih menunggu proses pemecatan administratif.

Pertemuan terkait hal ini dikabarkan berlangsung di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta, pada Kamis pagi (9/7/2026).

Seorang sumber yang mengetahui jalannya pertemuan sebagaimana dikutip media Suara.com mengungkapkan bahwa meskipun ada usulan agar Kejaksaan Agung memecat Febrie, Presiden menolak opsi tersebut. “Presiden ingin yang bersangkutan mengundurkan diri saja agar tidak memperkeruh suasana,” kata sumber tersebut.

Opsi mundur terlebih dahulu sebelum diproses hukum dinilai sebagai langkah elegan untuk menjaga reputasi pejabat negara, serupa dengan kasus Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya. Dalam pertemuan itu, juga sempat dibahas sejumlah nama calon pengganti Febrie.

Pengganti Febri yang santer adalah inisial TTS dan K. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi Suara.com. Namun beredar PLH Jamwas yang akan mengganti posisi Febri.

Operasi Senyap dan Temuan Brankas di Balik Lemari

Sementara itu, gelombang penggeledahan yang dilakukan tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya sejak Rabu (8/7) hingga Kamis dini hari telah mengungkap fakta-fakta mengejutkan. Operasi senyap menyasar 12 titik strategis, termasuk kawasan elite Sentul City, Bogor, dan Jakarta Selatan. Salah satu lokasi utama yang digeledah adalah rumah mewah di Perumahan Golf Hijau, Sentul, yang diduga kuat merupakan milik Febrie Adriansyah. Rumah kedinasan Febrie di Kramat Pela, Jakarta Selatan, juga terpantau dijaga ketat oleh puluhan prajurit TNI bersenjata lengkap pasca-penggeledahan.

Momen paling dramatis terjadi saat polisi menggeledah Cafe de’ClAN Signature di Cipete, Jakarta Selatan. Penyidik menemukan sebuah brankas besi setinggi dua meter yang disembunyikan secara rapi di balik lemari besar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut. Di dalam brankas, polisi mengamankan tumpukan uang tunai dalam denominasi Dollar Singapura (SGD) dan Dollar Amerika Serikat (USD), serta dokumen transaksi keuangan yang krusial. Selain itu, operasi juga merambah ke sebuah unit money changer yang diduga kuat berfungsi sebagai instrumen pencucian uang untuk melegalkan aset hasil kejahatan.

Tiga Kasus Megakorupsi yang Saling Bertaut

Penyidikan terhadap Febrie Adriansyah tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan erat dengan tiga skandal korupsi raksasa yang diduga melibatkan jaringan elit penyelenggara negara. Pertama, dugaan korupsi pengadaan batu bara untuk PT PLN (Persero) yang berdampak fatal berupa krisis energi dan pemadaman listrik (blackout) di Pulau Sumatera. Kedua, penyimpangan dana di PT Asabri periode 2020–2025 yang merugikan keuangan negara dalam jumlah fantastis. Ketiga, dugaan TPPU dalam skema utang-piutang antara PT CBS dan PT KNI.

Pola aliran dana haram yang ditemukan penyidik mengindikasikan adanya upaya sistematis untuk “mengamankan” perkara-perkara besar di institusi penegak hukum. Dengan ditemukannya bukti fisik berupa valas dan dokumen keuangan, arah penyidikan kini semakin mengerucut pada dugaan keterlibatan oknum tinggi di Kejaksaan Agung dalam jaringan korupsi lintas sektor. Tim gabungan Polri masih terus menganalisis barang bukti yang disita untuk memperkuat dakwaan di masa mendatang.

Sumber Linidaily.id mengungkapkan penetapan tersangka akan diumumkan besok pagi.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adhyaksa FC Resmi Berganti Nama Menjadi Persiter, Pindah Markas ke Ternate

    Adhyaksa FC Resmi Berganti Nama Menjadi Persiter, Pindah Markas ke Ternate

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, Linidaily.id – Klub sepak bola Adhyaksa FC resmi mengumumkan perubahan nama serta perpindahan markas utama (home base) menyusul rencana keikutsertaannya pada musim kompetisi 2026–2027. Keputusan ini disampaikan secara resmi melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Berdasarkan surat bernomor 25/K6P/VI/2026 yang dikeluarkan PT Komposisi Enam Penjaga selaku badan […]

  • Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    Ternate dan Paradoks Rempah: Ketika Pemilik Cerita Kehilangan Suaranya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 1Komentar

    Ada sesuatu yang janggal ketika sebuah negara kecil tanpa satu pohon cengkeh pun mampu mengemas sejarah rempah menjadi daya tarik wisata berkelas dunia, sementara kota yang melahirkan rempah itu justru terdiam dalam kesunyian naratif. Singapura membangun Spice Garden di Fort Canning Park, menyajikan gastro-tourism beraroma rempah dalam setiap sudut kotanya, dan dengan lihai menenun sejarah […]

  • Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Policy Network David Viney dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat masa kampanye telah menyita perhatian publik dan memicu berbagai kontroversi. Di satu sisi, program ini diapresiasi di sejumlah daerah karena dianggap solutif; di sisi lain, muncul keluhan terkait insiden keracunan makanan dan dugaan pemborosan anggaran negara. Latar belakang utama program ini berangkat dari […]

  • Warga Maba Boikot PT FHT, Praktisi Hukum Soroti Partisipasi Publik dalam AMDAL

    Warga Maba Boikot PT FHT, Praktisi Hukum Soroti Partisipasi Publik dalam AMDAL

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • 0Komentar

    Praktisi hukum Maluku Utara, Muhammad Tabrani Mutalib, meminta Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan pihak terkait melakukan pengawasan lebih serius terhadap aktivitas PT Feni Halmahera Timur (FHT) di Kabupaten Halmahera Timur. Desakan itu muncul setelah warga di kawasan lingkar tambang Buli melakukan aksi boikot terhadap sejumlah titik kegiatan perusahaan. Menurut Tabrani, jika masyarakat di sekitar […]

  • Anggaran Rp5 Miliar untuk MTQ XXXI Malut, Kegiatan Malah Digelar di Lantai Bawah Masjid – Biro Kesra Diminta Diusut

    Anggaran Rp5 Miliar untuk MTQ XXXI Malut, Kegiatan Malah Digelar di Lantai Bawah Masjid – Biro Kesra Diminta Diusut

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id. Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang berlangsung di Sofifi pada 21–26 Juni 2026 menuai sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan yang dibekali anggaran hibah sebesar Rp5 miliar justru dilaksanakan di ruang terbatas lantai bawah (basement) Masjid Raya Shaful Khairaat. Pemilihan lokasi itu dinilai sangat tidak layak dan […]

  • Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    Ketua FPPPMU Minta Karo BPBJ Malut Tidak Monopoli Proyek, Tekankan Prinsip Transparansi dan Keadilan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Ketua Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU), Arsad S. Sangaji, meminta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, ST, agar memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara berjalan secara transparan, adil, dan tidak memberikan ruang bagi praktik monopoli proyek. Menurut […]

expand_less