Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Dialog Terbuka FPPPMU Sorot Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur Maluku Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE – Linidaily.id Forum Pejuang Pemekaran Provinsi Maluku Utara (FPPPMU) menggelar Dialog Terbuka dengan tema krusial yang menyentuh aspek tata kelola pemerintahan dan keadilan ekonomi daerah: “Dugaan Monopoli Proyek Daerah oleh Kerabat Gubernur: Antara Konflik Kepentingan, Transparansi dan Keadilan Publik”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 20.00 WIT hingga selesai, bertempat di Rotasi Café, Jalan Makugawene, di depan Kantor Kemenhumkam Ternate.

Menurut Arsad Sadik Sangaji, Ketua FPPMU dialog ini dihadirkan sebagai wadah kritis untuk mengawasi jalannya pembangunan daerah, mendorong transparansi pengelolaan keuangan negara, serta memastikan persaingan usaha yang sehat dan adil bagi seluruh pelaku usaha di Maluku Utara.

“Melalui kegiatan ini, FPPPMU mengajak masyarakat, pelaku usaha, akademisi, hingga lembaga penegak hukum untuk bersatu menyuarakan pentingnya pengelolaan daerah yang bersih dari praktik kolusi, nepotisme, maupun dominasi yang merugikan kepentingan umum.” Ungkapnya.

Dialog ini masih menurut Arsad, menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang yang memiliki wewenang maupun keahlian terkait isu tersebut, di antaranya, Wakil Pimpinan Bidang Pencegahan dan Pemantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,  Wakil Pimpinan Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Perwakilan Kepolisian Daerah Maluku Utara, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Maluku Utara, Staf Khusus Gubernur Maluku Utara, Dr. Abjan Sofyan, M.Si, Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa (KARO BPBJ) Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, Perwakilan kalangan pengusaha daerah, yaitu Jhoni Laos dan Shaldi Kharie, Pakar Ekonomi Universitas Khairun (UNKHAIR), Dr. Aziz Hasyim, M.Si, dan Pakar Hukum Tata Negara sekaligus penulis buku politik hukum pengelolaan keuangan daerah, Dr. Hendra Karianga, SH, MH.

Sesi diskusi akan dipandu oleh Dr. Faisal Malik, SH, MH, yang diharapkan mampu mengarahkan pembahasan agar tajam, berimbang, dan menghasilkan panduan yang bermanfaat bagi upaya perbaikan tata kelola pembangunan di daerah.

Menurut Arsad atau biasa di sapa Caken, Inisiatif ini muncul di tengah maraknya keluhan yang beredar di kalangan masyarakat dan pelaku usaha di Maluku Utara. Banyak pihak menilai bahwa pengadaan proyek-proyek pemerintah daerah cenderung dikuasai oleh sekelompok pihak yang memiliki kedekatan dengan pejabat tertinggi di daerah, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya praktik monopoli dan persaingan yang tidak sehat.

Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan yang serius, menurunkan kualitas hasil pembangunan, serta menghambat peluang tumbuhnya usaha lokal yang kompeten. Selain itu, hal ini juga dianggap bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

Melalui dialog terbuka ini, menurut Arsad, FPPPMU berharap dapat, Mengungkap fakta dan dinamika yang terjadi dalam pengelolaan proyek pemerintah daerah; Memberikan ruang klarifikasi bagi pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi; Menyusun rekomendasi kebijakan yang dapat memperkuat sistem pengawasan dan pengelolaan pengadaan barang/jasa; Mendorong lembaga penegak hukum dan lembaga pengawas untuk menelusuri serta menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang terjadi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seruan untuk Pengelolaan Daerah yang Bersih dan Berkeadilan

Dalam diskusi  ini, FPPPMU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari pengawasan publik. Melalui semboyan yang diusung: “Awasi, Kritisi, Wujudkan Pengelolaan Daerah yang Bersih dan Berkeadilan!”, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama rakyat, melawan segala bentuk kolusi, serta mewujudkan Maluku Utara yang transparan, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.

Partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat sangat diharapkan guna memperkuat gerakan bersama demi menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan pemerintahan yang dapat dipercaya.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Rp5 Miliar untuk MTQ XXXI Malut, Kegiatan Malah Digelar di Lantai Bawah Masjid – Biro Kesra Diminta Diusut

    Anggaran Rp5 Miliar untuk MTQ XXXI Malut, Kegiatan Malah Digelar di Lantai Bawah Masjid – Biro Kesra Diminta Diusut

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily.id. Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang berlangsung di Sofifi pada 21–26 Juni 2026 menuai sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan yang dibekali anggaran hibah sebesar Rp5 miliar justru dilaksanakan di ruang terbatas lantai bawah (basement) Masjid Raya Shaful Khairaat. Pemilihan lokasi itu dinilai sangat tidak layak dan […]

  • Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Nadiem Anwar Makarim, Foto : jsmobile.org

    18 Tahun untuk Eks Mendikbudristek

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Kamis 13 Mei 2026. Melansir dari sejumlah media online, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dengan pidana 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. “(meminta majelis hakim) Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Nadiem Anwar Makarim oleh karena […]

  • Kelangkaan Pertalite di Ternate: Sopir Angkot Terlantar, Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran

    Kelangkaan Pertalite di Ternate: Sopir Angkot Terlantar, Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, LIniDaily.id Ratusan sopir angkutan kota (angkot) berpelat kuning di Kota Ternate terpaksa mematikan kendaraannya dan menunggu berjam-jam di SPBU Batu Anteru sejak kemarin, Senin (22/6) pukul 11.00 WIT hingga Selasa (23/6). Mereka hanya mendapat jawaban dari pihak pengelola bahwa stok Pertalite telah habis dan baru akan tersedia kembali pada 1 Juli 2026. Menunggu pasokan selama […]

  • Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    Nurlaela Syarif Pertanyakan Duit PJU Warga Ternate

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Nurlaela Syarif Pertanyakan duit Penerangan Jalan Umum (PJU) ke Pemerintah Kota Ternate. Pertanyaan itu ditulis melalui status akun FB nya; Kemana Larinya Duit PJU Warga Ternate? Rakyat Bayar Tiap Bulan, Jalanan tetap Gelap Gulita. Anggota Dewan Kota Ternate yang dikenal kritis ini juga menulis, Setiap kali kita […]

  • SCRIBERE

    SCRIBERE

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • 0Komentar

    Catatan untuk Pelaksanaan Cendekia Basic Writing II ICMI Ada kata dalam bahasa Latin yang sederhana tetapi memiliki daya gugah yang luar biasa, scribere. Artinya menulis. Kata ini mungkin terdengar tua, bahkan asing bagi sebagian orang. Tetapi gagasan yang dikandungnya justru sangat relevan dengan kehidupan kita hari ini. Di tengah masyarakat yang semakin ramai berbicara, semakin […]

  • Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    Pencabutan Status 3T Pulau Taliabu: Prestasi Administratif atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • 0Komentar

    Pencabutan status daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terhadap Kabupaten Pulau Taliabu tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Bagi pemerintah, keputusan tersebut dapat dimaknai sebagai bukti bahwa pembangunan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan sehingga daerah ini dinilai tidak lagi memenuhi kriteria sebagai daerah tertinggal. Namun, pertanyaan yang patut diajukan adalah: apakah perubahan status tersebut benar-benar […]

expand_less