Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Mahasiswa Unkhair Raih Juara 3 KMI Expo XVII 2026 Lewat Inovasi Briket Aromaterapi Limbah Bonggol Pisang

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PURWOKERTO, Linidaily.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate dalam ajang KMI Expo XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, 29 September–1 Oktober 2026.

Tim mahasiswa Unkhair yang mengembangkan Usaha Banabriq (Briket Aromaterapi dari Limbah Pisang) berhasil meraih Juara 3 Usaha Kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan Tahap Awal, sekaligus memperoleh Juara Harapan III Kirab Budaya KMI Expo XVII Tahun 2026.

Pengumuman juara disampaikan oleh Panitia pada penutupan EXPO KMI Kamis, 1 Oktober 2026 malam.

Tim yang terdiri dari Alyssa R. Husen dan Faisal Rizik dari Program Studi Farmasi, serta Salwa Salsabilla S. Oesman dan Nurjana Hasanah Fahmi dari Program Studi Akuntansi didampingi pendamping dari Apt. Sandrawati, S.Si., M.Si. yang juga dosen Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Khairun Ternate.

Sebelum mengikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Tim ini dinyatakan lulus P2MW atau Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha.

Program ini merupakan program hibah pendanaan, pembinaan, dan pendampingan usaha dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bagi mahasiswa Indonesia yang merintis atau mengembangkan bisnis.

Tujuan program ini adalah mencetak wirausaha muda dari kalangan mahasiswa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing, memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi dan mendorong hilirisasi produk atau hasil riset mahasiswa agar berdampak nyata bagi masyarakat.

Adapun Kategori Usaha adalah Makanan dan Minuman, Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan, Manufaktur dan Teknologi Terapan, Bisnis Digital, Budidaya, Industri KreatifTahapan dan Pendanaan Usaha.

Tahap Awal Usaha yang memiliki prototipe/rencana dan validasi awal dengan pendanaan maksimal Rp15.000.000.

Tahap Bertumbuh, Usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan, memiliki transaksi penjualan, serta laporan keuangan, dengan pendanaan maksimal Rp.20.000.000.

Mengolah Limbah Bonggol Pisang Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

Banabriq merupakan inovasi usaha yang memanfaatkan limbah pisang sebagai bahan dasar briket aromaterapi. Gagasan tersebut tidak hanya menawarkan pemanfaatan limbah organik, tetapi juga mengarah pada penciptaan produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.

Keikutsertaan Banabriq dalam kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan menunjukkan upaya mahasiswa Unkhair dalam mengembangkan gagasan kewirausahaan berbasis inovasi dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut menghasilkan gagasan akademik, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi produk inovatif dan model usaha yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.

Bawa Nama Unkhair di Ajang NasionalKMI Expo merupakan salah satu ruang nasional bagi mahasiswa untuk memperkenalkan dan mengembangkan berbagai inovasi serta usaha yang mereka rintis.

Dalam ajang tersebut, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi berkompetisi sekaligus membangun jejaring kewirausahaan.

Bagi Universitas Khairun, capaian tim Banabriq menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam membawa nama Maluku Utara dan Unkhair ke panggung kewirausahaan mahasiswa tingkat nasional.

Selain prestasi di bidang usaha, tim Unkhair juga mencatatkan capaian dalam Kirab Budaya KMI Expo XVII, dengan meraih Juara Harapan III. Capaian ini memperlihatkan keterlibatan mahasiswa Unkhair tidak hanya dalam inovasi kewirausahaan, tetapi juga dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah dalam kegiatan nasional.

Mendorong Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Keberhasilan Banabriq dapat menjadi contoh bahwa limbah yang selama ini dipandang sebagai persoalan lingkungan dapat dikembangkan menjadi bahan baku produk inovatif apabila didukung kreativitas, teknologi, dan kemampuan kewirausahaan.

Pengembangan usaha semacam ini juga sejalan dengan semangat perguruan tinggi dalam mendorong mahasiswa menjadi pencipta inovasi dan lapangan usaha, bukan hanya sebagai pencari pekerjaan.

Dengan raihan Juara 3 Manufaktur dan Teknologi Terapan Tahap Awal serta Juara Harapan III Kirab Budaya, tim Banabriq telah memberikan catatan positif bagi Universitas Khairun dalam KMI Expo XVII Tahun 2026.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa Unkhair untuk terus mengembangkan Banabriq, baik dari sisi kualitas produk, inovasi teknologi, model bisnis, maupun perluasan pasar, sehingga gagasan yang lahir dari kompetisi dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi serta lingkungan.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Galela ke Filipina, Komaruddin Nursi Kasman Bawa Sejarah Maluku Utara ke Panggung Internasional

    Dari Galela ke Filipina, Komaruddin Nursi Kasman Bawa Sejarah Maluku Utara ke Panggung Internasional

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    FILIPINA — Sejarah lokal Maluku Utara kembali mendapat ruang di forum akademik internasional. Kali ini, perhatian tertuju pada Komaruddin Nursi Kasman Abdul Rahim, mahasiswa Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tampil dalam National Conference on Local History and Heritage di Filipina. Mahasiswa berusia 19 tahun yang akrab disapa Komar […]

  • Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    Wali Kota Tidore Tegas: Tidak Akan Biarkan PPPK dan Pegawai Paruh Waktu Dirumahkan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    TIDORE, Linidaily.id Di tengah tekanan berat kondisi keuangan daerah akibat pemangkasan dana transfer pusat, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen secara tegas menyatakan akan membela dan menjamin keberlanjutan kerja seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta pegawai paruh waktu di lingkungan pemerintah daerah. Ia menegaskan menolak keras langkah merumahkan atau memutus hubungan kerja mereka […]

  • Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

    Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus menunjukkan keseriusan dan memperkuat komitmennya dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, pada Senin (25/5/2026). Rapat koordinasi strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. […]

  • Di Mana Gubernur saat Hutan Maluku Utara Membara?

    Di Mana Gubernur saat Hutan Maluku Utara Membara?

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • 0Komentar

    Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan perbatasan Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, hingga Halmahera Selatan bukan sekadar bencana alam biasa. Ini adalah jeritan ekologis sekaligus potret kelam penderitaan masyarakat Maluku Utara yang harus menghirup asap pekat dan menyaksikan ruang hidup mereka perlahan musnah dilahap api. Namun, di tengah situasi kritis yang merenggut ketenangan […]

  • HMPS Ilmu Pemerintahan UMMU Gelar PAJ, Perkuat Kekeluargaan dan Bentuk Kader Kritis Berjiwa Good Governance


    HMPS Ilmu Pemerintahan UMMU Gelar PAJ, Perkuat Kekeluargaan dan Bentuk Kader Kritis Berjiwa Good Governance


    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • 0Komentar

    TERNATE – Linidaily id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan (HMPS-IPM), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), menggelar kegiatan Pengenalan Alam Jurusan (PAJ) pada Jumat, 9 Oktober 2026, hingga Minggu pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIT ini berlangsung di Pantai Jambula, Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Selatan, dengan […]

  • Tobo-Tobo Safar: Menjadi Kenangan

    Tobo-Tobo Safar: Menjadi Kenangan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • 0Komentar

    Maluku Utara merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Keberagaman tersebut dapat dilihat dari banyaknya suku, agama, adat istiadat, serta bahasa yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Meskipun memiliki perbedaan dalam bahasa dan kebudayaan, masyarakat Maluku Utara tetap memiliki ikatan persaudaraan yang kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, bahasa Melayu […]

expand_less