Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Pindah Markas ke Semarang Didukung Pemprov Jateng, Malut United Evakuasi Bus Tim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, Linidaily.id Rencana pemindahan markas tim sepak bola Malut United dari Kota Ternate, Maluku Utara menuju Kota Semarang, Jawa Tengah kian terlihat nyata dalam beberapa hari terakhir. Di satu sisi, langkah ini telah mendapatkan dukungan resmi dari pemerintah setempat di Jawa Tengah, namun di sisi lain, sikap manajemen yang belum memberikan penjelasan rinci justru memicu gelombang kekecewaan yang mendalam di kalangan pendukung asli tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut.

Kepastian dukungan terhadap rencana penggunaan Stadion Jatidiri sebagai kandang baru Malut United untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 disampaikan dalam pertemuan dialog yang berlangsung beberapa waktu lalu. Rapat tersebut mempertemukan berbagai pihak terkait, antara lain Pengurus Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, jajaran manajemen Malut United, pihak pengurus PSIS Semarang, serta perwakilan kelompok suporter besar Laskar Mahesa Jenar yaitu Panser Biru dan Snex.

Dalam pembahasan tersebut, kehadiran Malut United di Semarang dinilai membawa banyak dampak positif bagi perkembangan sepak bola di provinsi tersebut. Keberadaan tim baru ini diharapkan dapat menghidupkan kembali gairah dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola Jawa Tengah, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Stadion Jatidiri yang selama ini menjadi kebanggaan warga Semarang. Selain aspek olahraga, kehadiran tim ini juga diproyeksikan turut mendukung pembinaan talenta pemain muda lokal serta memberikan dampak berputarnya roda perekonomian daerah di sektor pariwisata dan jasa terkait pertandingan.

Presiden Malut United, Sofyan Lestaluhu, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan alasan pemilihan Kota Semarang sebagai lokasi markas baru. Menurutnya, Semarang adalah kota yang dinilai aman, sangat bersahabat bagi pendatang, serta memiliki potensi dan ekosistem sepak bola yang besar dan terus berkembang. Ia juga menegaskan satu poin penting bahwa pihaknya tidak akan menyisipkan atau menggunakan nama “Semarang” dalam identitas klub, sebagai bentuk penghormatan yang tinggi terhadap sejarah dan identitas milik PSIS Semarang yang sudah ada lebih dulu, meskipun sebelumnya tersiar kabar bahwa klub berencana melakukan perubahan nama secara keseluruhan.

Sementara perkembangan di Jawa Tengah berjalan positif, suasana berbeda terasa di Ternate. Kabar kepindahan ini semakin diperkuat dengan adanya aktivitas pemindahan aset tim. Berdasarkan pantauan Linidaily.id bus resmi Malut United sudah terlihat terparkir rapi di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, tepatnya pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIT. Kendaraan yang biasa digunakan untuk mengantar perjalanan tim ini diduga kuat sedang dalam persiapan untuk segera dinaikkan ke atas kapal penyeberangan guna dibawa keluar dari Pulau Ternate.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan atau keterangan tertulis maupun lisan dari pihak manajemen Malut United terkait pemindahan kendaraan tersebut, apalagi penjelasan rinci mengenai latar belakang dan kepastian kepindahan markas tim. Sikap diam yang berlangsung cukup lama ini pun mulai memancing reaksi dan kekecewaan di kalangan pendukung setia yang selama ini menjadi tuan rumah bagi Laskar Kie Raha.

Salah satu kelompok suporter yang menyuarakan kekecewaan secara terbuka adalah The Salawaku, yang menilai keputusan pemindahan ini seolah dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan atau sekadar memberi kabar kepada basis pendukung utama di Maluku Utara.

Mereka menyayangkan sikap manajemen yang memilih bungkam terhadap berbagai isu dan informasi yang berkembang dalam dua pekan terakhir ini. Sampai detik ini belum ada alasan yang jelas kenapa MU harus meninggalkan Ternate.

Sebagai suporter yang selalu mendukung di mana saja, The Salawaku memiliki hak yang sama untuk mengetahui kebenaran dan alasan di balik keputusan besar tersebut.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Kelangkaan Pertalite, Pemkot Ternate Efektifkan Kembali Satgas BBM untuk Awasi Distribusi

    Atasi Kelangkaan Pertalite, Pemkot Ternate Efektifkan Kembali Satgas BBM untuk Awasi Distribusi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    TERNATE, LiniDaily.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berencana mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengatasi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan kenaikan harga Pertalite di tingkat pengecer. Langkah ini diambil sebagai respons atas terbatasnya kuota BBM subsidi yang berdampak pada stabilitas pasokan di wilayah setempat. Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menegaskan […]

  • Tim Gabungan Gelar Penggeledahan di Cafe de’CLAN Signature, Dokumen dan Barang Bukti Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Besar

    Tim Gabungan Gelar Penggeledahan di Cafe de’CLAN Signature, Dokumen dan Barang Bukti Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Besar

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Linidaily.id Kegiatan penggeledahan besar-besaran dilakukan oleh tim gabungan Komando Tugas Penindakan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya di lokasi usaha Cafe de’CLAN Signature, yang beralamat di Jalan Cipete Raya Nomor 63, RT 06/RW 04, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Operasi tersebut berlangsung selama […]

  • Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    Pimpred Media Lokal di Malut Diduga Perkosa Mahasiswi, KOPRI Mengawal Sampai Tuntas

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    Seorang mahasiswa yang juga menjabat sebagai pimpinan redaksi media lokal di Maluku Utara diduga telah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi. Kasus ini kini mendapat sorotan serius dari Korps Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) Maluku Utara. KOPRI menegaskan akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas, sekaligus memastikan korban memperoleh keadilan dan […]

  • Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    Keseriusan BK DPRD Malut Atas pernyataan provokatif  AK  “Tara Jelas”

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    Linidaily.id. – Kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Maluku Utara kini dipertanyakan kredibilitas dan keseriusannya dalam menuntaskan kasus dugaan pelanggaran etik serta sumpah jabatan. Sorotan tajam ini dilontarkan oleh Dewan Eksekutif Rampai Nusantara Maluku Utara, menyusul mandeknya penanganan kasus yang menyeret salah satu anggota dewan berinisial AK dari Fraksi Partai Demokrat. Sekretaris Dewan Eksekutif Rampai […]

  • Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

    Pemkab Halmahera Utara Perkuat Komitmen Turunkan Angka Stunting

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terus menunjukkan keseriusan dan memperkuat komitmennya dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di wilayahnya. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Halmahera Utara yang berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, pada Senin (25/5/2026). Rapat koordinasi strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. […]

  • Nobar Pesta Babi : Yang Membubarkan dan Yang Membolehkan

    Nobar Pesta Babi : Yang Membubarkan dan Yang Membolehkan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    Film dokumenter Pesta Babi karya Dandy Laksono menjadi polemik dan menjadi perhatian Masyarakat luas. Acara nonton bareng (Nobar)nya banyak dibubarkan. Apakah karena Isi Film memuat kehidupan adat Papua yang terampas? Ataukah ada alasan lain sehingga dibubarkan? Film documenter hasil keroyokan Watchdoc, Media Jubi, Greenpeace Indonesia, Pusaka Bentala Rakyat, LBH Papua Merauke dan Ekspedisi Indonesia Baru […]

expand_less