Romo Syafii Sah Pimpin Koordinator MN KAHMI, Usulkan Presiden Prabowo Jadi Anggota Kehormatan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
- visibility 85
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: MN KAHMI Nasional
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Linidaily.id – Estafet kepemimpinan di jajaran Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) resmi terjadi. Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H. M.Hum. secara resmi mengemban amanah sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI, menggantikan Abdullah Puteh dalam serah terima jabatan yang berlangsung khidmat, Senin (13/7/2026).
Acara tersebut dilaksanakan dalam rangkaian rapat harian organisasi, dan dihadiri langsung oleh seluruh anggota presidium, pengurus pusat, serta tokoh-tokoh senior KAHMI yang hadir dari berbagai wilayah di Indonesia. Simbol penyerahan dokumen amanah kepemimpinan menjadi penanda berjalannya kelanjutan perjuangan organisasi ini dalam memberikan pengabdian bagi umat, bangsa, dan negara.
Dengan latar belakang pengalaman yang luas di bidang hukum, pemerintahan, serta pengelolaan organisasi kemasyarakatan, pengangkatan Romo Syafii—yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI—diharapkan mampu memperkokoh posisi strategis KAHMI. Organisasi ini dipandang semakin mampu beradaptasi menjawab berbagai dinamika kebangsaan, sekaligus menjadi kekuatan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional.
Di bawah kepemimpinan yang baru, MN KAHMI menegaskan komitmen untuk terus memperkuat konsolidasi internal, mempererat kerja sama antar Majelis Wilayah maupun Majelis Daerah, serta meningkatkan peran aktif para alumni dalam berbagai sektor utama, mulai dari pendidikan, perekonomian, kesejahteraan sosial, hingga penyusunan arah kebijakan publik.
Dalam kesempatan pertemuan yang sama, Romo Syafii menyampaikan sejumlah usulan strategis yang menjadi langkah awal arah kebijakan kepemimpinannya. Salah satu yang paling menonjol adalah usulan pemberian status Anggota Kehormatan MN KAHMI kepada Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, ia juga mengajukan agar pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI tahun 2027 nanti diselenggarakan di Jakarta. Keputusan ini dinilai akan memudahkan kehadiran Presiden Prabowo dalam agenda puncak organisasi tersebut.
“Sebaiknya Munas nanti dilaksanakan saja di Jakarta, supaya Presiden tidak perlu jauh-jauh untuk hadir dalam acara penting ini,” ujar Romo Syafii.
Ia pun segera memerintahkan jajaran pengurus yang baru untuk segera membentuk kepanitiaan persiapan, sekaligus menyusun seluruh kerangka agenda Munas yang nantinya akan dibahas secara mendalam dalam Rapat Kerja Nasional mendatang.
Tak hanya soal tempat pelaksanaan, pembenahan struktur organisasi juga masuk dalam agenda utama. Romo Syafii mengusulkan penyempurnaan mekanisme kepemimpinan di tubuh MN KAHMI. Menurut pandangannya, bentuk komposisi presidium tetap dipertahankan seperti struktur yang berjalan saat ini, namun perlu ditetapkan jabatan koordinator yang bersifat permanen untuk menjaga kestabilan arah organisasi.
“Hal ini akan menjadi tugas Panitia Pengarah atau Steering Committee, dan materi perubahannya akan kita masukkan ke dalam bahasan Munas KAHMI pada tahun 2027 nanti,” tegasnya.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar