Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Diduga Gelapkan Dana BOS, PB HMT Desak Kemenag Usut Bendahara SMAK Harapan Kasih

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, Linidaily.id Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Taliabu (PB HMT) mendesak Inspektorat Jenderal (Insjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAK Harapan Kasih, Desa Tolong, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Desakan ini muncul akibat dugaan penyalahgunaan anggaran oleh bendahara sekolah yang dinilai tidak transparan dan merugikan hak siswa.

Sekretaris Jenderal PB HMT menyatakan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah masukan dari elemen masyarakat dan civitas akademika terkait kejanggalan dalam pelaporan keuangan sekolah. Puncak ketegangan terjadi saat rapat pelaporan transparansi penggunaan dana BOS, di mana bendahara diduga meninggalkan ruangan tanpa memberikan pertanggungjawaban yang jelas kepada pihak sekolah maupun wali murid.

“Terdapat indikasi ketidaksesuaian antara laporan penggunaan Dana BOS dengan kondisi riil di lapangan. Minimnya sosialisasi dan keterbukaan informasi kepada dewan guru serta kepala sekolah semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak akuntabel,” ujar Sekjen PB HMT dalam keterangan tertulisnya.

Menyikapi hal tersebut, PB HMT menyampaikan lima poin tuntutan strategis:

Mendesak Insjen Kemenag RI segera melakukan investigasi mendalam terhadap aliran dana BOS di SMAK Harapan Kasih.

Meminta Bimas Kristen dan Kepala Sekolah untuk bersikap tegas dengan memberhentikan bendahara dari jabatannya apabila terbukti bersalah.

Mendorong pihak sekolah membuka laporan pertanggungjawaban keuangan secara transparan kepada seluruh stakeholder pendidikan.

Mengajak aparat penegak hukum turut mengawal proses pemeriksaan jika ditemukan unsur tindak pidana korupsi atau penggelapan.

Menggerakkan masyarakat Desa Tolong untuk bersama-sama mengawal transparansi anggaran demi masa depan generasi penerus.

PB HMT menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Pengelolaan anggaran yang tidak transparan bertentangan dengan prinsip akuntabilitas publik dan keadilan sosial. Mereka juga memberikan tenggat waktu bagi instansi terkait untuk merespons secara profesional.

“Jika persoalan ini tidak ditindaklanjuti dengan serius, kami akan membawa kasus ini ke Aparat Penegak Hukum (APH) dengan sejumlah barang bukti yang telah kami kantongi,” ancamnya.

Sementara itu, Kepala SMAK Harapan Kasih, Ferderika Palalang, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang dilontarkan oleh PB HMT. Masyarakat setempat berharap adanya kejelasan status dana BOS agar operasional sekolah dan fasilitas bagi siswa tidak terganggu selama proses pemeriksaan berlangsung.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    Kasus Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif: Menanti Taring KPK

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    Kasus dugaan perjalanan dinas (perjadin) fiktif di lingkungan DPRD Kota Ternate kini memasuki babak baru. Laporan yang diajukan Tim Hukum Nurjaya Hi. Ibrahim ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 11 Mei 2026 menjadi titik penentu: apakah kasus ini akan benar-benar diusut atau justru berakhir menjadi tumpukan berkas yang berdebu di meja birokrasi penegak hukum. Kasus […]

  • Di Mana Gubernur saat Hutan Maluku Utara Membara?

    Di Mana Gubernur saat Hutan Maluku Utara Membara?

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • 0Komentar

    Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan perbatasan Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, hingga Halmahera Selatan bukan sekadar bencana alam biasa. Ini adalah jeritan ekologis sekaligus potret kelam penderitaan masyarakat Maluku Utara yang harus menghirup asap pekat dan menyaksikan ruang hidup mereka perlahan musnah dilahap api. Namun, di tengah situasi kritis yang merenggut ketenangan […]

  • Di Balik Achmad Bakrie Award: Haedar Nashir Ungkap Filosofi “Jalan Sunyi” Muhammadiyah

    Di Balik Achmad Bakrie Award: Haedar Nashir Ungkap Filosofi “Jalan Sunyi” Muhammadiyah

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA, Linidaily.id – Di tengah hingar-bingar dunia publik yang kerap mengagungkan visibilitas, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir memilih untuk tetap setia pada apa yang ia sebut sebagai “jalan sunyi”. Penerimaan Penghargaan Achmad Bakrie XXII 2026 Bidang Pemikiran Sosial bukan sekadar validasi personal bagi Haedar, melainkan sebuah pengakuan terhadap ribuan kerja sosial yang […]

  • Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    Tanpa AMDAL, PT Feni Haltim Diduga Cemari Sungai Kukuba: LATAMLA Minta Penegakan Hukum Tegas

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    Halmahera Timur – Lembaga Advokasi Tambang dan Laut (LATAMLA) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup beserta seluruh jajaran aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran berat yang dilakukan PT Feni Haltim, unit pengolahan nikel di Halmahera Timur yang merupakan anak usaha PT Antam Tbk. Perusahaan ini disinyalir beroperasi tanpa persyaratan lingkungan utama berupa dokumen Analisis Dampak […]

  • Ternate Dikepung Asap Pekat, Sekolah Diliburkan, Penerbangan Terganggu

    Ternate Dikepung Asap Pekat, Sekolah Diliburkan, Penerbangan Terganggu

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • 0Komentar

    Ternate — Linidaily.id, Kabut asap pekat akibat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru di Kelurahan Takome, Kota Ternate, yang telah memasuki hari kesepuluh, berdampak luas pada kehidupan warga Kota Ternate. Dua sektor utama yang terdampak langsung adalah pendidikan dan pelayanan penerbangan. Merespons memburuknya kualitas udara, Dinas Pendidikan Kota Ternate memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar […]

  • Polda Malut Selidiki Ketidaksesuaian Data Tagihan Limbah B3 PT IWIP

    Polda Malut Selidiki Ketidaksesuaian Data Tagihan Limbah B3 PT IWIP

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    WEDA, Linidaily.id  Dugaan adanya penyimpangan administrasi dalam proses penagihan jasa pengangkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menjadi perhatian serius Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Utara. Penyelidikan kini difokuskan pada PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), setelah ditemukan perbedaan data antara catatan internal perusahaan dengan dokumen tagihan yang diajukan. Sebagai langkah awal, penyidik […]

expand_less